Kemenag Kaji Wacana Haji Jalur Laut, Nostalgia atau Solusi Masa Depan?

Bangun Santoso

Jum'at, 11 Juli 2025 | 18:18 WIB
Kemenag Kaji Wacana Haji Jalur Laut, Nostalgia atau Solusi Masa Depan?
Ilustrasi kapal laut. (Antara)

Suara.com - Wacana pemberangkatan ibadah haji dan umrah menggunakan kapal laut kembali mengemuka. Namun, ide yang terdengar nostalgis ini ternyata dihadapkan pada sejumlah tantangan besar, mulai dari waktu tempuh yang bisa berbulan-bulan hingga efisiensi biaya yang masih jadi pertanyaan.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengakui bahwa gagasan ini tengah dijajaki bersama otoritas Arab Saudi. Namun, ia juga menekankan perlunya kajian yang sangat mendalam sebelum wacana ini bisa direalisasikan.

"Sudah lama diwacanakan itu, tapi Malaysia kayaknya lebih agresif. Kita masih perlu banyak pertimbangan. Pertama dari segi waktu, karena sangat lama," ujar Nasaruddin di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (10/7/2025).

Menag mengingatkan pada sejarah perjalanan haji via laut di masa lalu yang bisa memakan waktu hingga empat bulan. Meskipun kapal modern lebih cepat, efisiensi waktu tetap menjadi kendala utama bagi jamaah Indonesia.

"Sekarang mungkin kapalnya lebih cepat. Jalur laut itu memang ada, tapi lebih cocok untuk negara-negara yang jaraknya lebih dekat, seperti Mesir. Kalau kita kan jauh, jadi perlu dihitung ulang," kata dia.

Kenyataan di lapangan, menurut Menag, juga belum mendukung. Sejumlah perusahaan yang menawarkan konsep ini ternyata belum memiliki armada kapal sendiri.

"Banyak sih perusahaan yang pernah datang ke kantor, mempresentasikan konsep itu. Tapi mereka juga belum punya kapal sendiri," katanya.

Kemenhub Sebut Banyak PR

Suara senada datang dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pihaknya menegaskan bahwa rencana ini membutuhkan kajian yang komprehensif dan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

baca juga

"Untuk itu (rencana kebijakan pemberangkatan ibadah umrah dan haji Indonesia melalui moda transportasi laut) dibutuhkan kajian komprehensif," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, di Jakarta, Jumat.

Kemenhub menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, antara lain:

  • Kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan.
  • Keterbatasan armada kapal yang tersedia.
  • Kajian biaya, apakah benar bisa lebih terjangkau dari pesawat.
  • Durasi perjalanan yang sangat lama dan pengaruhnya pada kenyamanan jamaah.

"Selain itu juga aspek sarananya, terkait kapal yang tersedia saat ini, juga hal ini terkait apakah biaya transportasi terjangkau dan pangsa pasar yang ada karena menggunakan kapal tentunya membutuhkan waktu yang lebih lama," ujarnya.

Meski penuh tantangan, pemerintah tetap membuka peluang. Menag Nasaruddin menyebut jika semua infrastruktur dan persyaratan terpenuhi, opsi ini bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. Kami juga kemarin berbicara dengan sejumlah pejabat-pejabat di Saudi Arabia," ujar Menteri Agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Tuntas: Kloter Terakhir Jemaah Haji 2025 Tinggalkan Madinah

Misi Tuntas: Kloter Terakhir Jemaah Haji 2025 Tinggalkan Madinah

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 13:22 WIB

Ketua Komisi VIII DPR: Umrah Masih Mungkin Lewat Jalur Laut, Kalau Haji Berat

Ketua Komisi VIII DPR: Umrah Masih Mungkin Lewat Jalur Laut, Kalau Haji Berat

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:15 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Kami Belum Pernah Wacanakan Haji Via Laut

Menag Nasaruddin Umar: Kami Belum Pernah Wacanakan Haji Via Laut

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:21 WIB

BP Haji Sebut Haji Jalur Laut Lebih Mahal, Menag Menyanggah: Tergantung!

BP Haji Sebut Haji Jalur Laut Lebih Mahal, Menag Menyanggah: Tergantung!

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:25 WIB

Eks Irjen Kemenag Bongkar Dugaan Korupsi Haji Era Yaqut Tembus Rp 2 Triliun: Itu Pelanggaran Serius!

Eks Irjen Kemenag Bongkar Dugaan Korupsi Haji Era Yaqut Tembus Rp 2 Triliun: Itu Pelanggaran Serius!

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:01 WIB

Soal Haji Lewat Jalur Laut, BP Haji: Lebih Mahal karena Pakai Kapal Wisata

Soal Haji Lewat Jalur Laut, BP Haji: Lebih Mahal karena Pakai Kapal Wisata

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:21 WIB

DPR Sepakati Revisi UU Haji dan Umrah: Perlindungan Jemaah Jadi Prioritas?

DPR Sepakati Revisi UU Haji dan Umrah: Perlindungan Jemaah Jadi Prioritas?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 07:31 WIB

Setelah Ustaz Khalid Basalamah, Giliran Kepala BPKH Diperiksa KPK Terkait Kasus Rasuah Haji

Setelah Ustaz Khalid Basalamah, Giliran Kepala BPKH Diperiksa KPK Terkait Kasus Rasuah Haji

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 23:02 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×