Adu Kekayaan Pramono Anung vs Dedi Mulyadi, Tunggangan Siapa Paling Mewah?

Wakos Reza Gautama

Senin, 14 Juli 2025 | 15:40 WIB
Adu Kekayaan Pramono Anung vs Dedi Mulyadi, Tunggangan Siapa Paling Mewah?
Adu kekayaan Pramono Anung vs Dedi Mulyadi. [kolase suara.com]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut-sebut tengah terlibat perang terbuka. Pernyataan kedua tokoh belakangan ini diduga menyiratkan adanya persaingan politik.

Yang paling kentara adalah ketika acara rapat koordinasi (rakor) penguatan sinergi pemberantasan korupsi KPK RI dan Pemerintah Daerah pada Kamis (10/7/2025).

Pramono dan Dedi yang sama-sama berpidato membahas mengenai kemajuan yang sudah dicapai di daerahnya masing-masing. 

Saat membahas soal kemacetan, Pramono dengan bangga mengatakan bahwa Jakarta kini bukan lagi kota termacet di Indonesia. 

"Sekarang nomor satunya Bandung, mumpung Pak Gubernur Jawa Barat belum ada. Nomor 1 Bandung, nomor 2 Medan, Nomor 3 Palembang. Dan di dunia, (rangking) Jakarta nomornya 90," papar Pram.

Pernyataan ini direspons Dedi Mulyadi dengan mengatakan bahwa urusan kemacetan adalah wewenang Wali Kota Bandung bukan dirinya sebagai Gubernur Jabar. Lagian kata Dedi, walau Bandung macet tapi cuacanya tetap dingin tidak seperti Jakarta yang panas. 

Dedi juga mengatakan banjir yang terjadi di Jakarta bukanlah banjir kiriman dari Bogor. Menurut dia sudah siklus alami, air mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah.

Mantan Bupati Purwakarta ini lalu menyindir terjadinya banjir karena adanya alih fungsi lahan yang para pelakunya dari Jakarta.

“Kalau mau kita jujur, perubahan alih fungsi lahan dan tata ruang di Bogor juga kan para pengusahanya dari mana. Gitu lho,” ujarnya.

baca juga

Saling sindir dan balas komentar ini dianggap publik sebagai bentuk perang dingin dan persaingan politik antara Pramono dan Dedi.

"Jadi secara tidak langsung inilah yang kita sebut sebagai balas pantun politik, sindir-menyindir dan bahkan bisa disebut sebagai perang terbuka antara dua gubernur," papar Adi dikutip dari Youtube Adi Prayitno Official.

Sebagai pejabat publik, kedua tokoh ini tak lepas dari tranparansi dalam hal harta kekayaan. Lalu siapa yang paling tajir di antara keduanya?

Harta Kekayaan Pramono Anung

Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sudah melaporkan jumlah harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tertanggal 10 April 2025, total kekayaan Pramono sebesar Rp114.518.499.429 (Rp114 miliar lebih).

Berikut rincian harta Pramono Anung

A. TANAH DAN BANGUNAN sebanyak 9 bidang senilai 35.427.059.686

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN senilai 4.244.377.900

1. MOBIL, MINI COOPER SEDAN Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp175.000.000
2. MOBIL, MITSUBISHI OUTLANDER JEEP Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp85.000.000
3. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp900.000.000
4. MOBIL, MERCEDES BENZ EQS Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp3.084.377.900

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 19.135.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 37.250.208.528

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 19.078.728.915

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 115.135.375.029

III. HUTANG Rp. 616.875.600

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 114.518.499.429

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi juga sudah melaporkan jumlah harta kekayaannya ke KPK begitu menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Total harta kekayaan Dedi Mulyadi sebesar Rp19.627.455.771 (Rp19 miliar lebih).

Artinya jumlah harta kekayaan Dedi Mulyadi lebih sedikit dibanding Pramono Anung. Berikut rincian harta yang dimilik Dedi Mulyadi:

A. TANAH DAN BANGUNAN sebanyak 173 bidang senilai Rp11.957.926.000

B. ALAT TRANSPORTASI senilai RP8.224.000.000

1. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2003, HASIL SENDIRI Rp. 8.000.000
2. LAINNYA, POLYGON COLLOUS T8 Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 15.000.000
3. MOTOR, TRIUMPH SCRAMBLER 1.200 XE Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 355.000.000
4. MOTOR, VESPA SEI GIORNI LIMITED EDITION Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 146.000.000
5. MOBIL, LEXUS LX 600 Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp.3.650.000.000
6. MOBIL, LEXUS MICRO/MINIBUS Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp.1.500.000.000
7. MOBIL, MERCEDEZ BENZ/S 450 L 4MATIC (V223) AT (CKD)
SEDAN Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 2.550.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.522.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.219.279.771

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 22.923.205.771

III. HUTANG Rp. 3.295.750.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 19.627.455.771

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rivalitas Politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi bak Messi vs Ronaldo, Kok Bisa?

Rivalitas Politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi bak Messi vs Ronaldo, Kok Bisa?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 14:48 WIB

Kunjungan ke New York Sepekan, Pramono Tetap Pantau Pemerintahan DKI

Kunjungan ke New York Sepekan, Pramono Tetap Pantau Pemerintahan DKI

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:42 WIB

Ini Pernyataan Saling Sindir Pramono Anung dan Dedi Mulyadi yang Bikin Panas

Ini Pernyataan Saling Sindir Pramono Anung dan Dedi Mulyadi yang Bikin Panas

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:37 WIB

Fakta di Balik Pidato Tanpa Tegur Sapa Pramono Anung dan Dedi Mulyadi, Benarkah Perang Dingin?

Fakta di Balik Pidato Tanpa Tegur Sapa Pramono Anung dan Dedi Mulyadi, Benarkah Perang Dingin?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 12:08 WIB

Hotman Paris Desak Kang Dedi Mulyadi Copot Direksi RSUD Linggajati Terkait Kasus Bayi Meninggal

Hotman Paris Desak Kang Dedi Mulyadi Copot Direksi RSUD Linggajati Terkait Kasus Bayi Meninggal

News | Senin, 14 Juli 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×