Gerak-gerik Terakhir Diplomat Arya Daru di CCTV, Pakar: Tak Ada Niat Bunuh Diri

Tasmalinda

Senin, 14 Juli 2025 | 20:52 WIB
Gerak-gerik Terakhir Diplomat Arya Daru di CCTV, Pakar: Tak Ada Niat Bunuh Diri
Diplomat Muda Kemlu RI Arya Daru Pangayunan terlihat masih hidup dan sempat membuang sesuatu dalam plastik hitam pada Senin (7/7/2025) tengah malam Pukul 23.23 WIB.

Suara.com - Kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah kos diplomat muda, Arya Daru, menjadi saksi bisu aktivitas terakhirnya sebelum ditemukan tewas secara mengenaskan. Rekaman ini kini menjadi salah satu fokus utama penyidikan polisi dan analisis para ahli, termasuk pakar mikro ekspresi Kirdi Putra.

Menurut Kirdi, apa yang ditampilkan dalam CCTV justru melemahkan dugaan bahwa Arya Daru tewas akibat bunuh diri.

Gerak-gerik yang terekam menunjukkan pola perilaku yang wajar dan tidak mengindikasikan adanya tekanan psikologis berat yang mendorong seseorang untuk mengakhiri hidupnya.

Penyelidikan kasus ini berpusat pada pertanyaan besar: bunuh diri atau dibunuh?

Kirdi Putra memberikan pandangannya dari sudut pandang analisis perilaku dan psikologis. Dalam wawancara di newssore, ia menjelaskan jika  rekaman CCTV yang memperlihatkan Arya Daru berjalan santai untuk membuang kantong hitam adalah sebuah anomali jika dikaitkan dengan teori bunuh diri.

"Jadi kalau kita lihat bahwa ketika CCTV, rekaman CCTV itu menunjukkan bahwa Arya Daru ini jalan, membuang sampah, seperti itu, sebetulnya ada dua poin yang bisa kita lihat di sini," ujar Kirdi.

Poin pertama, menurut Kirdi, adalah tentang pola. Manusia cenderung beraktivitas berdasarkan pola atau kebiasaan. Jika membuang plastik hitam yang jika diibaratkan sampah di waktu tersebut adalah rutinitas korban, maka apa yang terekam adalah sebuah kewajaran.

Namun, justru kewajaran inilah yang menjadi ganjil.

"Seseorang yang katakanlah mengalami kondisi misalnya suicidal, pengin bunuh diri, dia mengalami kondisi depresi, biasanya dia sudah tidak terlalu peduli tentang keadaan misalnya diri kebersihan dirinya, kerapihan, dan sebagainya. Ini kan dia masih melakukan pola tersebut," jelasnya.

baca juga

Orang yang berada di ambang keputusan fatal seperti itu seringkali sudah abai terhadap rutinitas duniawi.

Poin kedua yang disorot Kirdi adalah pentingnya keterangan dari orang-orang terdekat, terutama sang istri. Kekhawatiran istri korban hingga berulang kali menghubungi penjaga kos adalah indikator kuat adanya penyimpangan dari pola komunikasi yang biasa terjadi.

Perubahan pola ini adalah "red flag" atau tanda bahaya yang harus didalami.

"Keterangan istri korban sangat penting," tegas Kirdi. Penyidik harus menggali secara verbatim atau kata per kata, apa percakapan terakhir antara korban dan istrinya, serta apa yang dikatakan sang istri kepada penjaga kos saat meminta tolong untuk melakukan pengecekan.

Lebih lanjut, Kirdi juga menyinggung bahwa orang yang berniat bunuh diri jarang melakukannya secara diam-diam tanpa sinyal apa pun.

"Ada bocoran-bocoran yang biasanya disempilkan ke orang-orang terdekatnya, tapi orang enggak ngeh aja biasanya," tuturnya.

Sinyal ini bisa berupa keluhan, curhat tentang masalah berat, atau bahkan ancaman yang ia terima. Jika hal-hal ini ada, maka motifnya bisa jadi bukan depresi murni, melainkan ketakutan.

Analisis dari CCTV dan psikologi perilaku ini membuka kemungkinan lain yang lebih kelam. Polisi diharapkan tidak hanya fokus pada temuan di TKP, tetapi juga menggabungkannya dengan analisis digital forensik terhadap rekaman CCTV untuk memastikan tidak ada rekayasa, serta menggali lebih dalam keterangan saksi kunci untuk mengungkap misteri di balik kematian sang diplomat muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Ungkap 5 Keanehan Kematian Diplomat Arya Daru, Bukan Bunuh Diri?

Pakar Ungkap 5 Keanehan Kematian Diplomat Arya Daru, Bukan Bunuh Diri?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 20:19 WIB

Misteri Tangan di Jendela Kos: Penampakan Aneh di Tengah Investigasi Kematian Arya Daru

Misteri Tangan di Jendela Kos: Penampakan Aneh di Tengah Investigasi Kematian Arya Daru

News | Senin, 14 Juli 2025 | 19:42 WIB

Kronologi Jam per Jam Sebelum Arya Daru Tewas: Mengapa Istri Meminta Penjaga Kos Cek Kamar?

Kronologi Jam per Jam Sebelum Arya Daru Tewas: Mengapa Istri Meminta Penjaga Kos Cek Kamar?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:12 WIB

Peran Orang Dekat dalam Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Kata Ahli Kriminologi

Peran Orang Dekat dalam Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Kata Ahli Kriminologi

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:50 WIB

Kasus Arya Daru Gampang Diusut, Kata Bekto Suprapto: Tapi Ada Syaratnya

Kasus Arya Daru Gampang Diusut, Kata Bekto Suprapto: Tapi Ada Syaratnya

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:30 WIB

Eks Wabareskrim: Periksa Arya Daru Pangayunan Kidal Atau Tidak!

Eks Wabareskrim: Periksa Arya Daru Pangayunan Kidal Atau Tidak!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:26 WIB

LIVE: Suara Tak Senonoh dari Speaker GBK, Pacu Jalur Diklaim Malaysia

LIVE: Suara Tak Senonoh dari Speaker GBK, Pacu Jalur Diklaim Malaysia

Video | Senin, 14 Juli 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×