Eks Kabareskrim Bedah CCTV Kos Arya Daru: Ada Blind Spot dan Sikap Aneh Penjaga

Tasmalinda

Selasa, 15 Juli 2025 | 17:33 WIB
Eks Kabareskrim Bedah CCTV Kos Arya Daru: Ada Blind Spot dan Sikap Aneh Penjaga
kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39). Penjaga kos mengintip kamar korban di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Pengungkapan penyebab kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, dinilai menghadapi sejumlah tantangan dan kejanggalan.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, memberikan analisis tajam mengenai beberapa aspek yang perlu didalami secara saksama oleh penyidik.

Menurut Ito, yang kini menjabat sebagai Duta Besar, salah satu keanehan utama terletak pada rekaman CCTV di lokasi kejadian.

"Saat almarhum Arya masuk kamar setelah membuang sampah, posisi CCTV dalam keadaan blind spot," ujar Ito dalam wawancaranya bersama kompasTV. 

Titik buta ini menjadi celah kritis dalam investigasi, karena tidak memungkinkan polisi untuk memastikan apakah ada orang lain yang telah menunggu atau masuk ke dalam kamar korban sebelumnya.

Kejanggalan kedua yang disorot Ito adalah perilaku penjaga kos.

Berdasarkan rekaman yang beredar, penjaga kos tampak beberapa kali mendatangi kamar korban sebelum akhirnya mendobrak paksa.

"Kejanggalan dari saya, kenapa dia enggak ketuk pintunya? Karena istrinya kan ingin memastikan," tanya Ito, merujuk pada permintaan istri korban yang khawatir karena tidak bisa menghubungi suaminya.

Perilaku ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur dan motif sang penjaga saat itu.

baca juga

Ito menekankan bahwa kasus seperti ini memerlukan pendekatan Scientific Crime Investigation atau penyidikan kejahatan berbasis ilmiah.

"Polisi untuk masalah ini betul-betul harus sangat hati-hati dan harus betul-betul cermat ya membaca semua masukan," jelasnya.

Ini berarti penyidik harus mengintegrasikan berbagai bukti, mulai dari hasil otopsi, analisis forensik TKP, penelusuran jejak digital dari gawai korban, hingga otopsi psikologis untuk memahami kondisi mental Arya Daru sebelum meninggal.

Kombinasi dari semua analisis ilmiah inilah yang diharapkan dapat memberikan jawaban pasti dan mematahkan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Publik menanti hasil kerja cermat dan tepat dari kepolisian, bukan sekadar kesimpulan yang terburu-buru.

Kronologi Kematian Arya Daru

Kasus kematian misterius diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (39), menyita perhatian publik. Ditemukan tak bernyawa dengan kepala terlilit lakban di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025, kasus ini meninggalkan banyak pertanyaan.

Untuk memahami kompleksitas kasus ini, penting untuk menelusuri kembali rangkaian peristiwa yang terjadi, detik demi detik, berdasarkan keterangan polisi dan saksi.

Berikut adalah kronologi lengkap yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber terverifikasi.

Senin, 7 Juli 2025: Aktivitas Terakhir

Malam sebelum ditemukan meninggal, Arya Daru Pangayunan masih terlihat beraktivitas seperti biasa di lingkungan kosnya.

Sekitar Pukul 22.00 WIB: Korban terlihat oleh penjaga malam saat sedang makan di area dapur kos.
Menjelang Pukul 22.30 WIB: Berdasarkan rekaman CCTV, korban sempat keluar dari kamar untuk membuang sampah dan menyapa penjaga kos.[

Pukul 22.40 WIB: Panggilan Pertama Istri yang Gagal

Kecurigaan mulai muncul dari sang istri yang berada di luar kota. Merasa khawatir, ia mencoba menghubungi penjaga kos untuk meminta bantuan mengecek kondisi suaminya.

Namun, upaya pertamanya tidak berhasil.

"07 Juli 2025 pukul 22.40 WIB, istri korban pertama kali menghubungi penjaga kost ke nomor HP yang lama (sudah tidak aktif) untuk cek kamar korban," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Pukul 23.23 WIB: Rekaman CCTV menunjukkan Arya Daru masuk kembali ke dalam kamarnya.

Pukul 23.24 WIB: Satu menit kemudian, CCTV kembali merekam korban keluar kamar sambil membawa sebuah kantong plastik, sebelum akhirnya masuk kembali.

Ini menjadi salah satu momen terakhir korban terekam kamera pengawas dalam keadaan hidup.

Selasa, 8 Juli 2025: Penemuan yang Mengejutkan

Kepanikan sang istri semakin memuncak ketika memasuki waktu dini hari dan suaminya masih tidak bisa dihubungi.

Pukul 00.48 WIB: Panggilan Kedua ke Nomor yang Benar

Setelah mendapatkan nomor yang baru, sang istri kembali menghubungi penjaga kos. "08 Juli 2025 pukul 00.48 WIB, istri korban menghubungi penjaga kost ke nomor HP yang baru untuk minta cek kamar korban," ujar Kombes Ade Ary.

Pukul 05.27 WIB: Permintaan Pengecekan Ketiga

Karena belum mendapat kabar yang menenangkan, sang istri untuk ketiga kalinya menghubungi penjaga kos, memohon agar kamar suaminya segera diperiksa.[2]

Pagi Hari (Sebelum 08.30 WIB): Pintu Didobrak Paksa

Atas permintaan istri korban dan karena tidak ada respons dari dalam, penjaga kos memutuskan untuk membuka paksa pintu kamar.[4] Rekaman yang beredar menunjukkan dua orang, termasuk penjaga kos, berusaha membuka jendela dan pintu kamar.

Sekitar Pukul 08.30 WIB: Penemuan Jasad

Pintu akhirnya berhasil dibuka. Penjaga kos yang pertama kali masuk dikejutkan dengan pemandangan mengerikan.

Arya Daru Pangayunan ditemukan terbaring kaku di atas tempat tidur dengan kondisi kepala tertutup lakban dan tubuh ditutupi selimut.

Penjaga kos kemudian segera menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan penemuan tersebut.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi penerimaan laporan dari warga sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim kepolisian segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses otopsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kriminolog Curigai Adanya Rekayasa Bunuh Diri di Kasus Kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan

Kriminolog Curigai Adanya Rekayasa Bunuh Diri di Kasus Kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 16:20 WIB

Seminggu Berlalu, Kasus Kematian Diplomat Muda Arya Daru Mandek? Ini Kata Polda Metro Jaya

Seminggu Berlalu, Kasus Kematian Diplomat Muda Arya Daru Mandek? Ini Kata Polda Metro Jaya

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:40 WIB

Kematian Arya Daru Pangayunan: Video Call Terakhir Jadi Petunjuk? Istri Ungkap Hal Janggal Ini

Kematian Arya Daru Pangayunan: Video Call Terakhir Jadi Petunjuk? Istri Ungkap Hal Janggal Ini

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:38 WIB

Diplomat Kemlu Tewas Terlakban: Cerita Kakak Ipar Ungkap Sosok 'Family Man' Arya Daru Pangayunan

Diplomat Kemlu Tewas Terlakban: Cerita Kakak Ipar Ungkap Sosok 'Family Man' Arya Daru Pangayunan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:54 WIB

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Ungkap Fakta Ini, Desak Pengawalan Kasus

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Ungkap Fakta Ini, Desak Pengawalan Kasus

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:52 WIB

Bedah Tuntas Metode Investigasi Ilmiah dalam Mengungkap Kematian Diplomat Arya

Bedah Tuntas Metode Investigasi Ilmiah dalam Mengungkap Kematian Diplomat Arya

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:50 WIB

Sepekan Berlalu, Ini 4 Teka-teki Kematian Arya Daru yang Masih Misterius

Sepekan Berlalu, Ini 4 Teka-teki Kematian Arya Daru yang Masih Misterius

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:25 WIB

Terkini

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

×