Rocky Gerung Bongkar Alasan Mengejutkan Prabowo Pilih Diam Saat Gibran Terancam Dimakzulkan!

Bella | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 10:18 WIB
Rocky Gerung Bongkar Alasan Mengejutkan Prabowo Pilih Diam Saat Gibran Terancam Dimakzulkan!
Presiden RI Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (16/7/2025). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti situasi politik yang kian memanas terkait munculnya wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Rocky, isu tersebut bukan hanya mengarah ke dinamika di parlemen, tetapi juga menempatkan Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam posisi yang serba salah.

Dalam perbincangannya bersama Akbar Faizal, Rocky menyebut bahwa meskipun secara formal wacana pemakzulan Gibran tengah dibahas di DPR, sesungguhnya yang sedang diuji adalah posisi politik Prabowo.

Pengamat Politik, Rocky Gerung. [YouTube/Akbar Faizal]
Pengamat Politik, Rocky Gerung. [YouTube/Akbar Faizal]

Ia menyebut Prabowo paham benar bahwa ini merupakan tekanan nyata yang diarahkan kepadanya.

"Saya lebih memilih menyebutnya sebagai tekanan nyata terhadap Prabowo. Dan saya yakin Prabowo memahaminya. Tapi karena bahasa politik, dia tentu tidak akan menyampaikan itu secara langsung," ujar Rocky dikutip dari kanal youtube Akbar Faizal, Jumat (18/07/2024).

DPR saat ini dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad, yang dikenal sebagai orang dekat Prabowo. Rocky menilai, sikap DPR yang membiarkan isu pemakzulan Gibran terus bergulir bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Prabowo tidak secara aktif menghalangi proses tersebut.

"Kalau memang Prabowo anggap pemakzulan akan bikin kekacauan politik, dia tentu sudah akan menghentikan wacana itu. Tapi faktanya, dia tidak lakukan itu. Artinya, hal ini akan dibahas serius," tambahnya.

Menurut Rocky, Prabowo tengah memainkan strategi politik yang hati-hati. Ia menilai, Prabowo tidak ingin tampil terlalu reaktif terhadap isu ini karena justru bisa menimbulkan kecurigaan publik terhadapnya.

"Prabowo sedang menunggangi gelombang opini publik. Dia tahu, kalau terlalu reaktif, justru akan dicurigai publik. Tapi dia tampaknya sudah menyadari bahwa isu pemakzulan ini tidak bisa lagi ditutup-tutupi," ucap Rocky.

Ia juga menyebut bahwa wacana ini tidak bisa dilepaskan dari tekanan sejumlah kalangan, termasuk dari kelompok purnawirawan yang selama ini dikenal kritis terhadap Presiden Joko Widodo.

Dalam pandangan Rocky, Prabowo kini terlihat akomodatif atau setidaknya adaptif terhadap tuntutan-tuntutan politik yang mengemuka dari kelompok tersebut.

"Kalau kita baca antara baris, Prabowo tampak akomodatif, atau minimal adaptif terhadap tuntutan dari para purnawirawan. Inilah pertarungan hari ini," tegasnya.

Rocky bahkan meyakini bahwa proses menuju pemakzulan Gibran bisa saja dimulai dalam waktu dekat, terutama jika gelombang penolakan terhadap legitimasi Gibran terus menguat di masyarakat.

"Menurut intuisi saya, hal ini benar-benar akan terjadi. Ini adalah momentum Prabowo untuk menjawab tekanan publik melalui DPR. Bisa saja prosesnya dimulai minggu depan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika politik semacam ini berpotensi meniru pola perubahan besar di masa lalu, seperti pada tahun 1998, di mana gelombang reformasi tidak sepenuhnya berasal dari lembaga formal negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung soal Ijazah Palsu, Rocky Gerung Ungkap Alasan Kritik Jokowi Lebih Keras Dibanding Prabowo

Singgung soal Ijazah Palsu, Rocky Gerung Ungkap Alasan Kritik Jokowi Lebih Keras Dibanding Prabowo

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 10:04 WIB

Imbas Deal Trump-Prabowo! Pertamina Siap 'Borong' Minyak Mentah & LPG dari AS

Imbas Deal Trump-Prabowo! Pertamina Siap 'Borong' Minyak Mentah & LPG dari AS

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 09:16 WIB

Kilat 17 Menit, Dampak Bertahun-tahun: Diplomasi Dagang Prabowo-Trump

Kilat 17 Menit, Dampak Bertahun-tahun: Diplomasi Dagang Prabowo-Trump

Your Say | Jum'at, 18 Juli 2025 | 09:11 WIB

Prabowo Bakal Hadir di Sidang Umum PBB September Mendatang

Prabowo Bakal Hadir di Sidang Umum PBB September Mendatang

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 09:08 WIB

Dukung Program MBG, Kapolri Resmikan 28 SPPG Demi Jaga Quality Control

Dukung Program MBG, Kapolri Resmikan 28 SPPG Demi Jaga Quality Control

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 22:43 WIB

Gibran Mengaku Ditertawakan Gara-gara Kemenyan? Benarkah Bahan Baku Parfum Kelas Dunia?

Gibran Mengaku Ditertawakan Gara-gara Kemenyan? Benarkah Bahan Baku Parfum Kelas Dunia?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:25 WIB

Besok, Prabowo Bakal Luncurkan Langsung Tema dan Logo HUT ke-80 RI di Istana

Besok, Prabowo Bakal Luncurkan Langsung Tema dan Logo HUT ke-80 RI di Istana

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:34 WIB

Dorong Hilirisasi Kemenyan, Gibran Disinggung Apakah Bakal Jamin Perlindungan Hutan Adat?

Dorong Hilirisasi Kemenyan, Gibran Disinggung Apakah Bakal Jamin Perlindungan Hutan Adat?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:22 WIB

Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik

Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:30 WIB

Suara Live:  Hilirisasi Kemenyan Ditolak Mentah-Mentah? Gibran Ungkap Alasan di Baliknya!

Suara Live: Hilirisasi Kemenyan Ditolak Mentah-Mentah? Gibran Ungkap Alasan di Baliknya!

Video | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:39 WIB

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:30 WIB

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:45 WIB

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:42 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB