Pelarian Otak Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura Berakhir di Bandara Soetta

Hairul Alwan

Senin, 21 Juli 2025 | 14:52 WIB
Pelarian Otak Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura Berakhir di Bandara Soetta
Salah satu buron atau daftar pencarian orang (DPO) tersangka kasus perdagangan bayi saat digiring petugas di Mapolda Jabar, Kota Bandung. [ANTARA/HO-Polda Jabar]

Suara.com - Pelarian salah satu tokoh kunci dalam jaringan perdagangan bayi internasional akhirnya terhenti di gerbang kedatangan Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta).

LS (69), seorang wanita yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) perdagangan bayi, tak berkutik saat diamankan setibanya di Bandara Soetta, Tangerang.

Penangkapannya menjadi pukulan telak bagi sindikat yang diduga telah menjual puluhan bayi ke Singapura dan membuka tabir modus operandi mereka yang rapi dan terstruktur.

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, yang telah lama memburu LS, berhasil mengendus kepulangannya berkat kerja sama intelijen yang solid dengan pihak imigrasi.

Setelah Polda Jabar mengajukan surat pencekalan, sistem di bandara langsung menandai kedatangan LS, memungkinkan tim kepolisian untuk bergerak cepat.

"Akhirnya LS diamankan di imigrasi dan kita langsung berangkat ke sana, langsung dipimpin oleh Dirreskrimum Polda Jabar," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan di Bandung, Senin.

Peran Sentral dan Modus Pemalsuan Dokumen

Penangkapan LS dianggap sebagai sebuah terobosan besar. Menurut Hendra, wanita berusia 69 tahun ini bukanlah pemain biasa.

Ia memegang peran sentral sebagai penghubung langsung antara para agen di Indonesia dengan pihak pembeli atau agensi adopsi ilegal di Singapura, menjadikannya 'otak' atau tokoh vital dalam jaringan ini.

baca juga

"Yang bersangkutan ini mempunyai peran besar terhadap jaringan perdagangan dan penculikan bayi," tegas Hendra.

Dengan tertangkapnya LS, polisi kini memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai cara kerja sindikat tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Surawan, menjelaskan bahwa sindikat ini beroperasi dengan memalsukan serangkaian dokumen krusial untuk mengelabui petugas dan melegalkan status bayi-bayi yang diperdagangkan. Mereka memalsukan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), hingga identitas pelaku.

"Dalam akta itu disampaikan bahwa orangtua kandungnya adalah yang ada dalam KK sehingga ini sudah ada unsur pemalsuannya," kata Surawan, mengungkap salah satu modus licik mereka.

Setelah semua dokumen palsu itu siap, bayi-bayi malang tersebut kemudian dibuatkan paspor dan diberangkatkan ke Singapura melalui Jakarta seolah-olah mereka bepergian bersama orang tua kandungnya.

Puluhan Bayi Diduga Jadi Korban

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta Nikah Berujung Maut Anak Dedi Mulyadi Diambil Alih Polda, EO Jadi Target Utama?

Pesta Nikah Berujung Maut Anak Dedi Mulyadi Diambil Alih Polda, EO Jadi Target Utama?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 14:23 WIB

Nestapa Bayi-Bayi Korban Perdagangan: Menteri PPPA Pastikan Pendampingan dan Perlindungan Hukum

Nestapa Bayi-Bayi Korban Perdagangan: Menteri PPPA Pastikan Pendampingan dan Perlindungan Hukum

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 14:44 WIB

Pesta Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Tewaskan 3 Orang, Kapolda Jabar: Semua Sudah Sesuai Prosedur

Pesta Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Tewaskan 3 Orang, Kapolda Jabar: Semua Sudah Sesuai Prosedur

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 13:03 WIB

Kasus Perdagangan Bayi, HNW Minta Anggaran KemenPPPA Ditingkatkan: Perlidungan Anak Harus Diperkuat

Kasus Perdagangan Bayi, HNW Minta Anggaran KemenPPPA Ditingkatkan: Perlidungan Anak Harus Diperkuat

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 09:48 WIB

Polisi Tewas di Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Bripka Cecep Sempat Pingsan saat Istirahat

Polisi Tewas di Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Bripka Cecep Sempat Pingsan saat Istirahat

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:57 WIB

Hiburan Rakyat Pesta Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Berujung Maut, 1 Polisi dan 2 Warga Tewas

Hiburan Rakyat Pesta Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Berujung Maut, 1 Polisi dan 2 Warga Tewas

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×