Geger Eks Rektor UGM Cabut Pernyataan Soal Ijazah Jokowi, Pengamat Duga Ada Tekanan Besar

Selasa, 22 Juli 2025 | 15:57 WIB
Geger Eks Rektor UGM Cabut Pernyataan Soal Ijazah Jokowi, Pengamat Duga Ada Tekanan Besar
Selamat Ginting, Analis Politik & Militer Universitas Nasional. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Suara.com - Panggung politik nasional kembali memanas setelah mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Sofian Effendi, secara mengejutkan mencabut pernyataannya yang berkaitan dengan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Langkah kontroversial ini sontak memantik bola liar spekulasi, terutama setelah pengamat politik dan militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, menyuarakan dugaan adanya tekanan kuat di balik keputusan tersebut.

Pencabutan pernyataan, yang sebelumnya sempat dianggap sebagai penegasan validitas ijazah Jokowi dari almamaternya, kini justru membuka babak baru polemik yang tak berkesudahan.

Keputusan Prof. Sofian Effendi ini menjadi sorotan tajam, memunculkan pertanyaan besar: kekuatan apa yang bermain di belakang layar?

Pengamat Curiga Adanya Tekanan: "Ada Sesuatu di Balik Itu"

Kecurigaan mengenai adanya intervensi di balik pencabutan pernyataan ini dilontarkan secara gamblang oleh Selamat Ginting.

Dalam sebuah diskusi di kanal Podcast Forum Keadilan TV, ia meyakini keputusan tersebut tidak lahir dari ruang hampa.

viral pengakuan mantan rektor UGM Prof. Sofian Effendi.
viral pengakuan mantan rektor UGM Prof. Sofian Effendi.

"Ada sesuatu di balik pencabutan pernyataan tersebut," ujar Selamat Ginting dikutip dari YouTube, mengisyaratkan adanya faktor eksternal yang memaksa Prof. Sofyan Effendi mengubah sikapnya.

Menurut Ginting, dari kacamata hukum, pernyataan awal Sofyan Effendi memang sebatas petunjuk, bukan bukti materiel yang menentukan.

Baca Juga: Farhat Abbas Semprot Roy Suryo Cs Soal Ijazah Palsu Jokowi: Kicauan Bebek-Bebek Desa!

Namun, yang menjadi inti persoalan adalah dugaan tekanan yang dialami oleh sang guru besar.

"Kami menduga adanya upaya penekanan terhadap Sofyan Effendi," tegasnya.

Draf Disodorkan dan Isu Gedung Mangkrak Jadi Alat Tekan?

Dugaan adanya tekanan semakin diperkuat dengan informasi yang dihimpun Selamat Ginting. Ia menyebut draf surat pencabutan pernyataan itu diduga bukan disusun sendiri oleh Prof. Sofyan Effendi.

Sang mantan rektor disebut hanya tinggal membubuhkan tanda tangan.

Lebih jauh, Ginting memaparkan dugaan "alat sandera" yang digunakan untuk menekan Sofyan Effendi. Isu proyek pembangunan yang belum tuntas di UGM diduga menjadi senjata utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI