Duit Halal Bukan Hasil Korupsi Kena Sandera PPATK, Wanita Ini Jerit Rekening Pribadi Kena Blokir

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 31 Juli 2025 | 15:08 WIB
Duit Halal Bukan Hasil Korupsi Kena Sandera PPATK, Wanita Ini Jerit Rekening Pribadi Kena Blokir
Wanita curhat rekeningnaya diblokir PPATK. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Kebiakan Pusat Pelaporan Analisis dan Transakssi Keuangan (PPATK) bikin geleng-geleng kepala. Gegaranya uang rakyat hasil kerja halal sampai keluar keringat malah ikut-ikutan ditahan.

Publik mengeluhkan kebijakan PPATK melakukan blokir terhadap rekening nganggur yang sudah lama tidak aktif bertransaksi atau rekening dormant.

Kebijakan tersebut dianggap pukul rata. Rakyat yang tidak tahu menahu dengan tindak tanduk urusan pidana, dibuat kaget atas pemblokiran sepihak oleh pusat.

Publik mempertanyakan mengapa uang yang mereka simpan di rekening sendiri, tidak bisa ditarik karena kena blokir PPATK. Padahal pada saat tertentu, semisal darurat uang itu dibutuhkan.

Kini publik dibuat kelimpungan gegara harus membagi waktu, pergi ke bank, dan mengurus formulir ini itu demi blokir rekening dibuka dan uang mereka bisa kembali.

Salah satu yang kini tengah ramai adalah cerita dari salah seorang wanita. Ia mengunggah video bagaimana ribetnya prosedur membuka rekening yang kadung diblokir PPATK.

Video curahan hati tersebut diunggah kembali oleh akun Instagram @rumpi_gosip.

Mulanya wanita tersebut menceritakan kronologi awal, di mana ia melakukan transfer uang dari rekening pribadi miliknya ke rekening pribadi miliknya yang lain yang sudah lma tidak dipakai, tetapi masih aktif.

Belakangan ia baru mengetahui rekening pribadi miliknya ternyata kena blokir. Menindaklanjuti hal itu, dia berinisiatif menelepon call center bank.

baca juga

"Akhirnya gue telepon call center. Akhirnya gue ceritain lah kronologinya, dari jamnya, transaksinya berapa, nominalnya, terus kejadiannya hari apa, pokoknya lengkap dan detail," kata wanita dalam video.

Menanggpi keluhan, call center mengarahkan wanita tersebut untuk menanyakan langsung ke bank perihal rekening yang diblokir. Singkat cerita, wanit tersebut menceritakan ulang kronologi sembari menunjukkan bukti transaksi.

Ketika di bank, wanita tersebut baru benar-benar mengetahui sebab rekeningnya tidak bisa diakses. Pihak bank menegaskan bahwa rekening terkait kena blokir dari PPATK.

"Si mba-mba itu bilang apa? Maaf bu ini udah diblokir dari pusat. Terus gue bilang, bukannya ini yang blokir itu mas mas CS yang kemarin saya telepon? Nggak, ini diblokir dari pusat ya ibu, dari PPATK, kalau nggak salah namanya," kata wanita dalam video.

"Terus gua langsung kaget dong? hah?" sambungnya.

Pihak bank lantas mencoba menenangkan wanita yang menjadi nasabahnya tersebut. Pihak bank menegaskan alasan rekening diblokir, bukan karena terlibat pidana seperti korupsi, melainkan karena rekening tidak ada aktif dan tidak ada transaksi.

"Ibu tenang dulu ya. Ini bukan kasus korupsi. Ini itu kalau misalnya emang udah nggak dipake rekeningnya dan nggak ada transaksi, meskipun ada uang mengendap itu bisa bisa terblokir dari pusat," kata pihak bank.

Mendengar jawaban itu, wanita dalam video mengaku heran. Di sisi lain, ia membutuhkan uang di dalam rekening pribadi miliknya yang diblokir.

"Gua langsung kaget dong. Sekarang ya, gua tuh sangat membutuhkan uang itu. Jadi gua berharap banget kalau uangnya itu bisa diambil," kata wanita dalam video.

"Dan ternyata nggak bisa diambil dong. Nggak bisa diambil sekarang uangnya. Nunggu persetujuan PPATK nya acc," sambungnya.

Pihak bank menyampaikan untuk pengajuan pembukaan blokir rekening harus mengisi formulis terlenih dahulu. Tetapi itu pun belum dipastikan akan ditindaklanjuti, kendati harus menungu selama tujuh hari.

"Itu pasti banget mba 7 hari? Gua tanya lagi dong. Terus mbanya cuma ngomong apa? Belum pasti ya ibu se-acc-nya dari pusat. Terus gua bilang tapi mba saya sangat butuh uangnya banget mba tolong banget saya butuh uangnya," kata wanita dalam video mengulang isi percakapan dengan pihak bank.

"Iya bu saya nggak bisa bantu apa apa, saat ini yang saya bisa bantu adalah membuatkan formulir pembukaan blokiran," kata wanita terkait mengulang jawaban pihak bank.

"Ya Allahu Robbi, di saat elu tuh butuh gitu kan tapi nggak bisa diambil duitnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Viral Video Pegawai Bank Dibentak Nasabah, Buntut Rekening Nganggur Diblokir PPATK

4 Fakta Viral Video Pegawai Bank Dibentak Nasabah, Buntut Rekening Nganggur Diblokir PPATK

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:46 WIB

Apa Itu Rekening Dormant yang Terancam Diblokir PPATK, Ini Kriterianya!

Apa Itu Rekening Dormant yang Terancam Diblokir PPATK, Ini Kriterianya!

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:06 WIB

Heboh Rekening 'Tidur' Diblokir, Ahli Sebut PPATK Jalankan Operasi Intelijen Keuangan

Heboh Rekening 'Tidur' Diblokir, Ahli Sebut PPATK Jalankan Operasi Intelijen Keuangan

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:04 WIB

Ada 140 Ribu Rekening Nganggur yang Nilainya Capai Rp428 Miliar Lebih

Ada 140 Ribu Rekening Nganggur yang Nilainya Capai Rp428 Miliar Lebih

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 10:10 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

×