Siap Bela Jokowi, Amien Rais Sebut UGM Jadi Badut

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:28 WIB
Siap Bela Jokowi, Amien Rais Sebut UGM Jadi Badut
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (dok Amien Rais)

Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais mengungkapkan bahwa kini Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kehilangan identitasnya.

Kampus yang sudah memiliki nama besar itu menurut Amien Rais kehilangan identitasnya usai menyelamatkan kasus dugaan ijazah palsu milik Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Usai menjadi seorang presiden, Amien menyebut bahwa Jokowi telah melakukan politisasi yang cukup ganas terhadap civitas akademika UGM.

“Sebagai salah satu alumni UGM seperti pernyataannya setelah Jokowi jadi presiden, banyak dosen UGM, dan banyak fakultas kehilangan identitas keUGMannya,” ujar Amien, dikutip dari youtubenya, Rabu (20/8/25).

“Jadi waktu itu seolah-olah memang Jokowi itu insinyur dari UGM. Walaupun demikan, begitu jadi presiden, dia melakukan politisasi yang agak ganas terhadap civitas akademika Universitas Gadjah Mada,” tambahnya.

Amien menyebut di masa jayanya, Jokowi merekrut dosen UGM sebanyak mungkin untuk dijadikan sebagai pejabat tinggi negara.

“Jokowi merekrut sebanyak mungkin dosen UGM menjadi pejabat tinggi negara. Ada yang jadi Menteri, Dirjen dan Irjen Kementerian. Komisaris BUMN dan lain – lain,” ucapnya.

Tujuan utama Jokowi melakukan hal itu menurut Amien hanyalah untuk mencari perlindungan dari persoalan ijazah palsunya.

“Karena Jokowi tidak punya ijazah yang asli, dia hanya punya ijazah palsu. Maka Jokowi sadar kalau publik sampai tahu Jokowi tidak pernah lulus S1 dari Fakultas Kehutanan UGM, maka satu-satunya Lembaga yang bisa membela dan melindungi dirinya adalah UGM,” urainya.

baca juga

Amien Rais mengatakan bahwa orang-orang besar UGM ikut terlibat masuk dan berusaha menyelamatkan nama Jokowi selama ini.

“Nah untuk itu ada rektor UGM bernama Pratikno yang integritas intelektualnya patut untuk dipertanyakan bisa menjadi arsitek utama bagaimana menaklukkan tokoh - tokoh kunci di UGM seperti rektor, Dekan Fakultas Kehutanan dan beberapa guru besar yang bisa diajak geleng angguk untuk membela Jokowi. Seandainya publik nanti ikut gelombang politik yang tanpa henti memburu terus ijazah palsu Jokowi,” terang Amien.

Ketakutan-ketakutan soal terbongkarnya dugaan ijazah palsu itu menurut Amien Rais kini akhirnya terjadi juga.

Banyak pakar yang kini mempersoalkan dugaan ijazah palsu milik Jokowi tersebut.

Bahkan menurut Amien, topik soal ijazah palsu Jokowi sudah menjadi salah satu topik menarik.

“Apa yang mereka khawatirkan kini menjadi kenyataan. Isu ijazah palsu Jokowi akhirnya menjadi salah satu topik menarik dalam berbagai talkshow TV hingga seminar – seminar semua membahas topik Jokowi,” terangnya.

Bukan Hanya Pakar, Jurnalis jadi Korban Ijazah?

Rupanya bukan hanya pakar yang Namanya masuk dalam laporan kasus dugaan ijazah palsu milik Presiden ke – 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), melainkan juga jurnalis.

Sebanyak tiga saksi menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu milik Jokowi, Selasa (19/8/25).

Ketiganya adalah, aktivis Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPRI), Meryati, Jurnalis dari satu Indonesia, Arif Nugroho, dan Youtuber dari ATOSASTRO Channel, Sunarto.

Kuasa hukum para saksi, Ahmad Khozinudin mengatakan bahwa negara tidak boleh membungkam tugas – tugas dari jurnalisme.

“Negara harus ada dan hadir terdepan menjamin kemerdekaan berekspresi termasuk kemerdekaan menyampaikan informasi kepada publik berkaitan dengan berbagai informasi apapun,” urainya.

“Kalau ada keberatan dengan informasi yang disampaikan, komplainnya jangan ke media. Jangan memanggil wartawan jadi saksi. Takut orang dipanggil polisi meskipun jadi saksi,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya meningkatkan status kasus tudingan ijazah palsu ke tahap penyidikan usai gelar perkara oleh penyidik Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum pada Kamis (10/7/25).

Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat ini tengah menangani enam laporan polisi, termasuk laporan yang dibuat oleh Jokowi.

Laporan Jokowi itu terkait pencemaran nama baik dan atau fitnah.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tahun Gagal Dijebloskan ke Bui, Relawan Jokowi Kini Mangkir Sidang PK, Hakim Beri Peringatan Keras

6 Tahun Gagal Dijebloskan ke Bui, Relawan Jokowi Kini Mangkir Sidang PK, Hakim Beri Peringatan Keras

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:48 WIB

Rocky Gerung Selalu Gencar Kritik Jokowi: 10 Tahun Saya Nganggur, Semua Dihalangi

Rocky Gerung Selalu Gencar Kritik Jokowi: 10 Tahun Saya Nganggur, Semua Dihalangi

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Roy Suryo Minta Diperiksa Kasus Ijazah Jokowi Sampai Maghrib: Selesai Nggak Selesai, Kami Pamit

Roy Suryo Minta Diperiksa Kasus Ijazah Jokowi Sampai Maghrib: Selesai Nggak Selesai, Kami Pamit

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:18 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×