Jejak Uang Korupsi Kereta Api Mengarah ke Bupati Pati, KPK Dalami Peran Sudewo

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:38 WIB
Jejak Uang Korupsi Kereta Api Mengarah ke Bupati Pati, KPK Dalami Peran Sudewo
Bupati Pati Sudewo usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Bupati Pati Sudewo secara mendalam terkait dugaan aliran uang dalam skandal korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). 

Pemeriksaan ini mengonfrontasi Sudewo dengan fakta persidangan sebelumnya yang mengungkap adanya penyitaan uang miliaran rupiah dari rumahnya, tuduhan yang hingga kini terus dibantah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Sudewo didalami pengetahuannya mengenai proyek dan, yang terpenting, perputaran uang di dalamnya.

"SDW penyidik melakukan pendalaman terkait apa yang diketahuinya mengenai proyek pembangunan jalur kereta api khususnya di bagian Jawa Tengah, yaitu di wilayah Solo, Balapan," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025). 

"Termasuk juga saksi SDW didalami terkait dengan pengetahuannya mengenai aliran-aliran uang dalam perkara ini,” ujarnya.

Bantahan Keras

Pemeriksaan terhadap Sudewo menjadi krusial karena namanya telah berulang kali muncul dalam pusaran kasus ini.

KPK sebelumnya telah menyatakan bahwa Sudewo merupakan salah satu pihak yang diduga turut menerima commitment fee dari proyek tersebut.

"Ya, benar. Saudara SDW merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee terkait dengan proyek pembangunan jalur kereta,” kata Budi pada Rabu (13/8/2025) lalu.

baca juga

Fakta yang lebih memberatkan terungkap dalam sidang dengan terdakwa Kepala BTP Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya. 

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang itu, terungkap bahwa KPK telah menyita uang tunai sekitar Rp3 miliar dalam berbagai mata uang dari kediaman Sudewo.

Meski demikian, Sudewo secara konsisten membantah semua tuduhan. 

Ia tidak hanya menolak fakta penyitaan uang Rp 3 miliar tersebut, tetapi juga menyangkal tuduhan penerimaan uang lain, termasuk Rp 720 juta dari PT Istana Putra Agung dan Rp 500 juta dari pejabat BTP Bernard Hasibuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Diperiksa KPK, Bupati Pati Ungkap Siasat 'Jinakkan' Ahmad Husein Motor Demo Kenaikan Pajak

Usai Diperiksa KPK, Bupati Pati Ungkap Siasat 'Jinakkan' Ahmad Husein Motor Demo Kenaikan Pajak

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:22 WIB

Didesak Agar jadi Tersangka KPK, Bupati Sudewo soal Surat Warga Pati: Saya akan Istikamah dan Amanah

Didesak Agar jadi Tersangka KPK, Bupati Sudewo soal Surat Warga Pati: Saya akan Istikamah dan Amanah

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:06 WIB

Terancam Dimakzulkan, Bupati Pati Kini Diperiksa KPK: Uang Suap Kereta Api atau Gaji DPR?

Terancam Dimakzulkan, Bupati Pati Kini Diperiksa KPK: Uang Suap Kereta Api atau Gaji DPR?

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: Menanti Duel Panas PSG vs Barcelona

Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: Menanti Duel Panas PSG vs Barcelona

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Ketika Pejabat Menyebut Hidup Berjalan Normal di Tengah Kepungan Asap

Ketika Pejabat Menyebut Hidup Berjalan Normal di Tengah Kepungan Asap

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Kenapa Speaker Bluetooth Sudah Tersambung tapi Tidak Ada Suara? Ini Solusinya

Kenapa Speaker Bluetooth Sudah Tersambung tapi Tidak Ada Suara? Ini Solusinya

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Minta Pemerintah Buka Telinga Lebar-lebar Dengarkan Rakyat

Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Minta Pemerintah Buka Telinga Lebar-lebar Dengarkan Rakyat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Bangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

Bangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

Bekaci | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Pertamina Pecat Operator SPBU yang Salah Gunakan QR Warga di Kendari

Pertamina Pecat Operator SPBU yang Salah Gunakan QR Warga di Kendari

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap Tema dan Sejarah Singkatnya

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap Tema dan Sejarah Singkatnya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun

Batam | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:26 WIB

BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia

BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:25 WIB

×