Antrean Panjang, Menkes Targetkan 2027 Seluruh Provinsi Bisa Operasi Bypass Jantung

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:06 WIB
Antrean Panjang, Menkes Targetkan 2027 Seluruh Provinsi Bisa Operasi Bypass Jantung
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/ist)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melontarkan gebrakan untuk mengakhiri drama antrean panjang operasi jantung di Indonesia. Ia memasang target ambisius; pada tahun 2027, seluruh provinsi di Indonesia wajib mampu melakukan operasi bypass jantung.

Budi Gunadi mengungkap ketimpangan layanan kesehatan jantung di Indonesia. Pada akhir 2022, ia menyebut hanya ada sembilan provinsi yang memiliki kemampuan melakukan operasi bypass.

Akibatnya? Antrean pasien mengular gila-gilaan, mulai dari 6 hingga 18 bulan.

"Banyak keluarga kita bahkan pejabat-pejabat daerah harus menunggu lama untuk bisa mendapatkan akses operasi," kata Budi dalam sebuah konferensi internasional di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Derita Pasien Luar Jawa: Ongkos Mahal, Nyawa Taruhannya

Kondisi ini, menurut Budi, menciptakan penderitaan berlapis bagi pasien dari luar Pulau Jawa. Mereka tidak hanya harus menanggung beban biaya tambahan karena harus membawa seluruh keluarga ke Jawa, tetapi juga menghadapi risiko kematian di tengah jalan.

Keterlambatan tindakan medis akibat antrean dan jarak menjadi taruhan nyawa yang tidak bisa ditolerir lagi.

Melihat realitas pahit ini, Budi Gunadi tidak mau lagi ada kompromi. Ia memasang target yang tegas.

"Tahun 2027, semua provinsi sudah bisa melakukan operasi bypass jantung,” ucapnya.

baca juga

Kemenkes mengklaim telah bekerja keras memperluas layanan. Dari yang tadinya hanya 9 provinsi pada 2022, kini sudah meningkat menjadi 25 provinsi pada 2024. Sisa 13 provinsi lagi akan dikejar dalam tiga tahun ke depan.

"Sehingga semua masyarakat Indonesia tidak perlu antre lama, tidak perlu pindah semua keluarganya ke Jawa hanya untuk mendapatkan layanan operasi," tegas Budi.

Untuk mewujudkan target ambisius ini, Kemenkes tidak akan bekerja sendirian. Mereka akan menggandeng organisasi profesi dan pemerintah daerah. Dukungan dari para gubernur dan kepala daerah dinilai menjadi kunci utama.

Selain itu, pemerintah juga sedang melakukan pemetaan sistematis untuk mempercepat produksi dan distribusi dokter spesialis jantung, agar tidak ada lagi provinsi yang tanpa tenaga ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Spesialis Langka di Daerah Terpencil? Pemerintah Siapkan Jurus Jitu Ini

Dokter Spesialis Langka di Daerah Terpencil? Pemerintah Siapkan Jurus Jitu Ini

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 23:00 WIB

Menko Pratikno Akui Indonesia Krisis Dokter Spesialis, Target Tambah 70.000 di 2032

Menko Pratikno Akui Indonesia Krisis Dokter Spesialis, Target Tambah 70.000 di 2032

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:21 WIB

Butuh Waktu 35 Tahun, Bagaimana Cara RI Hadapi Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis?

Butuh Waktu 35 Tahun, Bagaimana Cara RI Hadapi Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:19 WIB

Terkini

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:06 WIB

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×