Solidaritas Massa Aksi Sukses, Demonstran yang Diringkus Saat Ricuh di Sukabumi Akhirnya Dibebaskan

Andi Ahmad S

Senin, 01 September 2025 | 21:39 WIB
Solidaritas Massa Aksi Sukses, Demonstran yang Diringkus Saat Ricuh di Sukabumi Akhirnya Dibebaskan
Peserta aksi 1 September diamankan saat kerusuhan di DPRD Kota Sukabumi (Sumber: sukabumiupdate)
Baca 10 detik
  • Di Balik Aksi: "Gerakan Amarah Rakyat" dan 11 Tuntutannya
  • Kota Sukabumi Sempat 'Lumpuh': Sekolah Libur, Toko Tutup

Suara.com - Kekuatan solidaritas massa aksi Gerakan Amarah Rakyat Sukabumi terbukti berhasil. Seorang demonstran yang sebelumnya diringkus aparat saat kericuhan pecah di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Senin (1/9/2025), akhirnya dilepaskan kembali.

Momen pelepasan ini menjadi puncak dari negosiasi dan tekanan massa yang bertahan hingga Senin malam.

Aparat keamanan gabungan terlihat mengantarkan langsung sang demonstran ke Bundaran Tugu Adipura, di mana ribuan rekannya masih setia menunggu dengan satu tuntutan utama bebaskan kawan kami.

Setelah kericuhan di depan gedung dewan mereda, massa aksi tidak membubarkan diri. Mereka justru berkonsolidasi dan melanjutkan aksi di Tugu Adipura dengan agenda tunggal: menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan.

Tuntutan yang terus disuarakan tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan TNI dan Polri memenuhi permintaan tersebut, membawa kembali demonstran yang sempat ditahan dan menyerahkannya kepada massa.

Sesampainya di lokasi, ia langsung diarahkan ke mobil kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis, memastikan kondisinya baik-baik saja.

Pelepasan ini menjadi penutup dari drama yang dimulai beberapa jam sebelumnya. Aksi yang awalnya berjalan damai berubah menjadi chaos saat massa hendak meninggalkan area DPRD Kota Sukabumi sekitar pukul 16.00 WIB.

Entah siapa yang memulai, terjadi aksi saling lempar dan kejar antara peserta aksi dan aparat keamanan, polisi yang berjaga di depan gerbang DPRD.

Di tengah kekacauan itu, aparat tak berseragam meringkus seorang demonstran di depan SMPN 2 Kota Sukabumi.

Ia dituding berusaha melempari barikade aparat dan langsung digiring ke dalam area kantor DPRD, memicu kemarahan massa yang kemudian berujung pada aksi solidaritas di Tugu Adipura.

Aksi besar pada 1 September 2025 ini mengusung tajuk Gerakan Amarah Rakyat Sukabumi.

Dimulai dari Lapang Merdeka, ribuan massa dari berbagai elemen tumpah ke jalan, merespons situasi nasional, khususnya insiden kekerasan aparat di Jakarta yang dinilai mencederai demokrasi.

Dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, massa aksi menyampaikan 11 tuntutan utama, menjadikan Polres Sukabumi Kota, Pemkot, dan DPRD sebagai sasaran unjuk rasa mereka.

Aksi ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari aliansi mahasiswa Cipayung Plus (GMNI, HMI, PMII, KAMMI, IMM, dll) hingga pengemudi ojek online (ojol) dan warga lain yang datang tanpa atribut organisasi.

Antisipasi terhadap aksi besar ini membuat sebagian aktivitas di Kota Sukabumi praktis berhenti. Pemerintah daerah memutuskan untuk meliburkan seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA. Sejumlah kampus juga mengalihkan perkuliahan menjadi daring.

Pemandangan serupa terlihat di pusat-pusat ekonomi. Banyak pemilik usaha, terutama di sekitar rute demo, memilih untuk menutup toko mereka demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengamankan jalannya aksi, sebanyak 800 personel gabungan TNI-Polri disiagakan. Apel siaga yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi dan Dandim 0607 Letkol Czi Indra Gunawan menunjukkan keseriusan aparat dalam menghadapi potensi eskalasi massa.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Sukabumi Memanas! Kepala Demonstran Bocor Terkena Batu, Aksi Damai Berakhir Saling Kejar

Demo Sukabumi Memanas! Kepala Demonstran Bocor Terkena Batu, Aksi Damai Berakhir Saling Kejar

News | Senin, 01 September 2025 | 21:25 WIB

Angelina Sondakh Blak-blakan Sisi Gelap DPR: Sangat Kotor, Uang Jadi Candu

Angelina Sondakh Blak-blakan Sisi Gelap DPR: Sangat Kotor, Uang Jadi Candu

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 21:30 WIB

Tretan Muslim Usul Anggota DPR Tak Digaji, Yakin Kalangan Artis Mundur Pertama

Tretan Muslim Usul Anggota DPR Tak Digaji, Yakin Kalangan Artis Mundur Pertama

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 20:14 WIB

Hanung Bramantyo Beberkan Skema Kerusuhan 98, Minta Mahasiswa dan Ojol Pulang

Hanung Bramantyo Beberkan Skema Kerusuhan 98, Minta Mahasiswa dan Ojol Pulang

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 19:59 WIB

Viral 17+8 Tuntutan Rakyat untuk Presiden, DPR, TNI, dan Polri: Cek Isi Lengkapnya di Sini!

Viral 17+8 Tuntutan Rakyat untuk Presiden, DPR, TNI, dan Polri: Cek Isi Lengkapnya di Sini!

News | Senin, 01 September 2025 | 20:48 WIB

Rumuskan 17+8 Tuntutan Rakyat, 7 Tokoh Publik Ini Banjir Pujian dari Netizen

Rumuskan 17+8 Tuntutan Rakyat, 7 Tokoh Publik Ini Banjir Pujian dari Netizen

Tekno | Senin, 01 September 2025 | 19:59 WIB

Terkini

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:04 WIB

Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi

Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:43 WIB

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:13 WIB

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:03 WIB

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB