BEM SI Desak Prabowo Bentuk Tim Investigasi Makar dan Tolak Militerisme

Bernadette Sariyem, Novian Ardiansyah

Jum'at, 05 September 2025 | 10:53 WIB
BEM SI Desak Prabowo Bentuk Tim Investigasi Makar dan Tolak Militerisme
BEM SI Kerakyatan dalam konferensi pers seusai menyampaikan aspirasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI Kerakyatan, meminta Presiden Prabowo segera membentuk tim pencari fakta alias TPF Makar.

Hal itu disampaikan perwakilan BEM SI Kerakyatan ketika bertemu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Menteri Pendidikan Tinggi (Mendikti) Brian Yuliarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025) malam.

"Dalam pertemuan, kami menyampaikan 17+8 tuntutan rakyat. Kami secara tegas juga menekan, menuntut, Presiden RI segera membentuk tim investigasi terkait dugaan makar," kata Koordinator Media BEM SI Kerakyatan Pasha Fazillah Afap. 

Dia mengatakan, tim investigasi itu harus berisi sosok maupun lembaga independen tanpa melibatkan institusi TNI maupun Polri.

Menurutnya, pembentukan tim investigasi yang independen ini sangat penting untuk mengetahui asal muasal kerusuhan, penjarahan, yang membarengi aksi-aksi massa. 

Selain tim investigasi makar dan kerusuhan, dia menuturkan mahasiswa juga menekan pemerintah untuk mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

"Kami juga sebelumnya sudah menyampaikan tuntutan ini di DPR. Kini, kami merasa perlu menekannya langsung di hadapan eksekutif."

Pasha menyebut, pihak Istana memberikan respons yang positif terhadap tuntutan mahasiswa.

"Mensesneg sudah memberikan respons yang cukup positif dan segera disampaikan ke Bapak Presiden. Mereka bilang presiden tidak bisa menemui karena mengikuti acara maulid di Istiqlal," kata dia.

Prabowo harus tolak militerisme

Kaleb Otniel Aritonang, Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, menambahkan poin tuntutan lain yang tak kalah penting.

Ia menegaskan pemerintah, baik lembaga eksekutif, yudikatif, maupun legislatif, harus secara konsisten menegakkan supremasi sipil dan menolak segala bentuk militerisme yang dapat mengancam demokrasi.

"Kami sekali lagi BEM SI Kerakyatan juga menekankan bahwasanya pemerintah, eksekutif, yudikatif, dan legislatif, menegakkan supremasi sipil dan tolak militerisme, sebab seharusnya militer menjadi alat negara dan harus balik ke barak," tegas Kaleb.

Ia juga menyinggung tentang 17+8 tuntutan rakyat yang sedang menjadi tren, di mana Mensesneg dan Mendikti disebut telah berjanji untuk mengakomodasi aspirasi tersebut.

Palosa, Koordinator Wilayah BEM SI Kerakyatan Banten-Jabodetabek, menyatakan belum ada linimasa yang pasti soal realisasi semua tuntutan itu dari pemerintah.

Namun, ia menekankan janji pemerintah untuk menindaklanjuti "dalam tempo secepat-cepatnya" harus terus diawasi oleh seluruh elemen masyarakat.

"Artinya apa pun tuntutannya per hari ini kita sampaikan langsung ke lembaga eksekutif, harus tetap masyarakat dan kami, rekan-rekan mahasiswa, kawal," jelas Palosa.

Pertemuan ini, menurutnya, bukanlah kemenangan mutlak, melainkan awal dari proses pengawalan kebijakan yang lebih intensif untuk memastikan janji pemerintah tidak hanya menjadi retorika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Dialog Bareng Mahasiswa di Istana: Tuntutan 17+8 Dibawa Menteri Sampai ke Meja Presiden

Hasil Dialog Bareng Mahasiswa di Istana: Tuntutan 17+8 Dibawa Menteri Sampai ke Meja Presiden

News | Jum'at, 05 September 2025 | 10:17 WIB

BEM SI Kerakyatan "Gedor" Istana: Desak RUU Perampasan Aset, Usut Makar, Tolak Militerisme

BEM SI Kerakyatan "Gedor" Istana: Desak RUU Perampasan Aset, Usut Makar, Tolak Militerisme

News | Jum'at, 05 September 2025 | 09:41 WIB

BEM SI Mendadak Batalkan Aksi Demo 2 September Hari Ini, Ada Apa?

BEM SI Mendadak Batalkan Aksi Demo 2 September Hari Ini, Ada Apa?

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:58 WIB

Tidur Beralas Seadanya ala TNI: Pengalaman Kepala Sekolah Rakyat yang Tuai Pro Kontra

Tidur Beralas Seadanya ala TNI: Pengalaman Kepala Sekolah Rakyat yang Tuai Pro Kontra

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 19:29 WIB

Retret Kepala Sekolah Rakyat: Ancaman Disiplin yang Menyempitkan Akal?

Retret Kepala Sekolah Rakyat: Ancaman Disiplin yang Menyempitkan Akal?

Liks | Rabu, 18 Juni 2025 | 07:23 WIB

Eks Tim Mawar Pimpin Bea Cukai: Dikhawatirkan Demoralisasi dan Penyalahgunaan Wewenang

Eks Tim Mawar Pimpin Bea Cukai: Dikhawatirkan Demoralisasi dan Penyalahgunaan Wewenang

Liks | Jum'at, 23 Mei 2025 | 08:36 WIB

Koar-koar Rezim Prabowo Tak Bercorak Militerisme ala Orba, Pigai: Sekarang Pemerintah Sipil

Koar-koar Rezim Prabowo Tak Bercorak Militerisme ala Orba, Pigai: Sekarang Pemerintah Sipil

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 11:45 WIB

Mahasiswa Gelar Aksi Tolak PPN 12 Persen di Monas, Sempat Saling Dorong Sebelum Bubarkan Diri

Mahasiswa Gelar Aksi Tolak PPN 12 Persen di Monas, Sempat Saling Dorong Sebelum Bubarkan Diri

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 20:13 WIB

Publik Harus Waspada, Imparsial Sebut Rezim Prabowo Bercorak Militerisme: Cuma Itu yang Bisa Dia Banggakan

Publik Harus Waspada, Imparsial Sebut Rezim Prabowo Bercorak Militerisme: Cuma Itu yang Bisa Dia Banggakan

News | Sabtu, 09 November 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB