Kronologi Nepal Berdarah: 19 Tewas, Massa Pelajar Ditembak dalam Demo Anti Korupsi

M Nurhadi

Selasa, 09 September 2025 | 11:29 WIB
Kronologi Nepal Berdarah: 19 Tewas, Massa Pelajar Ditembak dalam Demo Anti Korupsi
Ilustarsi Demo di Nepal [X/via @thePiggsBoson]
Baca 10 detik
  • Sembilan belas orang tewas dalam demo di Nepal.
  • Protes dipicu oleh larangan 26 media sosial.
  • Bentrokan dengan aparat berakhir tragedi berdarah.

Suara.com - Gelombang unjuk rasa di Nepal yang dipelopori oleh para pelajar dan generasi muda berakhir dengan tragedi.

Berdasarkan update laporan terkini Himalayan Times, setidaknya 19 orang meninggal dunia dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam bentrokan dengan aparat keamanan di Kathmandu pada 8 September 2025.

Insiden ini terjadi beberapa hari setelah pemerintah Nepal memberlakukan kebijakan kontroversial yang membatasi akses masyarakat ke media sosial.

Demo ini sendiri juga buntut kekecewaan masyarakat setempat terhadap pemerintah yang dianggap korup da lemahnya perlawanan korupsi pejabat.

Pada 5 September 2025, pemerintah Nepal melarang 26 platform media sosial ternama seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, X (sebelumnya Twitter), YouTube, dan Reddit.

Pemerintah menyatakan larangan ini bertujuan untuk menghentikan "ujaran kebencian".

Namun, langkah ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, yang menganggapnya sebagai upaya untuk membungkam kebebasan berpendapat dan membatasi akses masyarakat terhadap informasi.

Protes Antikorupsi Berujung Kekerasan

Sebagai respons terhadap larangan media sosial dan ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi dan politik, ribuan pelajar, generasi Z, dan warga sipil berkumpul di Maithighar Mandala, Kathmandu, pada 8 September.

baca juga

Massa berbaris dengan damai, membawa bendera nasional, buku, dan spanduk yang menyerukan diakhirinya korupsi dan sensor.

Aksi ini mencerminkan keresahan masyarakat, terutama para pemuda, yang merasa bahwa pemerintah telah gagal dalam memenuhi kebutuhan dan melindungi hak-hak mereka.

Namun, aksi damai tersebut berhadapan dengan respons keras dari pihak berwenang.

Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, Kepala Petugas Distrik Chhabi Rizal mengizinkan penggunaan peluru karet untuk "melindungi properti publik".

Ketika para pengunjuk rasa menolak membubarkan diri, polisi kemudian dilaporkan melepaskan tembakan dengan amunisi sungguhan.

Sejumlah saksi mata melaporkan melihat seorang pelajar ditembak di kepala saat masih mengenakan seragam sekolah. Laporan menyebutkan bahwa setidaknya 14 pelajar tewas, dan lebih dari 100 orang terluka dalam insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Indonesia, Unjuk Rasa Berdarah di Nepal Tewaskan 19 Orang

Mirip Indonesia, Unjuk Rasa Berdarah di Nepal Tewaskan 19 Orang

News | Selasa, 09 September 2025 | 09:37 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Demo Mahasiswa karena Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Demo Mahasiswa karena Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

News | Selasa, 09 September 2025 | 11:00 WIB

3 Fakta Skandal Pungli Paskibra Pejabat Kesbangpol, Uang Makan Dipotong Puluhan Juta?

3 Fakta Skandal Pungli Paskibra Pejabat Kesbangpol, Uang Makan Dipotong Puluhan Juta?

News | Selasa, 09 September 2025 | 07:23 WIB

Terjerat Kasus Google Cloud, Nadiem Makarim Bisa Jadi Tersangka Ganda?

Terjerat Kasus Google Cloud, Nadiem Makarim Bisa Jadi Tersangka Ganda?

Video | Selasa, 09 September 2025 | 09:00 WIB

Rakyat Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan, DPR Sibuk dengan Angka Tunjangan

Rakyat Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan, DPR Sibuk dengan Angka Tunjangan

Video | Selasa, 09 September 2025 | 06:00 WIB

Cegah Ricuh Aksi Demo, Tito Karnavian Minta Siskamling Kembali Diaktifkan

Cegah Ricuh Aksi Demo, Tito Karnavian Minta Siskamling Kembali Diaktifkan

News | Senin, 08 September 2025 | 17:56 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×