Kronologi Nepal Berdarah: 19 Tewas, Massa Pelajar Ditembak dalam Demo Anti Korupsi

M Nurhadi

Selasa, 09 September 2025 | 11:29 WIB
Kronologi Nepal Berdarah: 19 Tewas, Massa Pelajar Ditembak dalam Demo Anti Korupsi
Ilustarsi Demo di Nepal [X/via @thePiggsBoson]

Tragedi ini menimbulkan kemarahan dan memicu kecaman keras terhadap tindakan represif pemerintah.

Respons Pemerintah dan Pandangan Kontroversial

Menanggapi insiden berdarah ini, pemerintah Nepal dilaporkan menyalahkan para pengunjuk rasa atas jatuhnya korban. Pemerintah menuding aksi tersebut dilakukan oleh "anarkis" untuk menyebabkan kerusakan dan kekacauan, alih-alih sebagai bentuk protes yang sah.

Langkah ini dinilai oleh sebagian pihak sebagai upaya untuk menangkis tanggung jawab dan membenarkan tindakan keras yang telah dilakukan.

Laporan yang beredar juga menyoroti bahwa penargetan pelajar yang mengenakan seragam sekolah melanggar arahan Kementerian Pendidikan Nepal tahun 2021, yang menyatakan sekolah sebagai "zona damai".

Penggunaan seragam oleh para demonstran dinilai sebagai simbol kaum muda, sementara pemerintah mengarahkan kekerasan kepada mereka, yang menurut beberapa pihak, berpotensi melanggar Konvensi PBB tentang Hak Anak.

Secara luas, peristiwa ini dilihat sebagai contoh penerapan "teori aparatus negara represif" yang diungkapkan oleh Louis Althusser.

Sementara, dalam keterangan resminya, Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Nepal memberikan waktu tujuh hari hingga 28 Agustus untuk pendaftaran, namun karena tidak ada respons, pemerintah memberlakukan larangan tersebut.

Pemerintah Nepal memastikan pemblokiran akan dicabut begitu para pengelola media sosial memenuhi persyaratan pendaftaran. Namun, kebijakan ini menuai kecaman dari partai oposisi utama di negara itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Indonesia, Unjuk Rasa Berdarah di Nepal Tewaskan 19 Orang

Mirip Indonesia, Unjuk Rasa Berdarah di Nepal Tewaskan 19 Orang

News | Selasa, 09 September 2025 | 09:37 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Demo Mahasiswa karena Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Demo Mahasiswa karena Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

News | Selasa, 09 September 2025 | 11:00 WIB

3 Fakta Skandal Pungli Paskibra Pejabat Kesbangpol, Uang Makan Dipotong Puluhan Juta?

3 Fakta Skandal Pungli Paskibra Pejabat Kesbangpol, Uang Makan Dipotong Puluhan Juta?

News | Selasa, 09 September 2025 | 07:23 WIB

Terjerat Kasus Google Cloud, Nadiem Makarim Bisa Jadi Tersangka Ganda?

Terjerat Kasus Google Cloud, Nadiem Makarim Bisa Jadi Tersangka Ganda?

Video | Selasa, 09 September 2025 | 09:00 WIB

Rakyat Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan, DPR Sibuk dengan Angka Tunjangan

Rakyat Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan, DPR Sibuk dengan Angka Tunjangan

Video | Selasa, 09 September 2025 | 06:00 WIB

Cegah Ricuh Aksi Demo, Tito Karnavian Minta Siskamling Kembali Diaktifkan

Cegah Ricuh Aksi Demo, Tito Karnavian Minta Siskamling Kembali Diaktifkan

News | Senin, 08 September 2025 | 17:56 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×