Negara Bobol Rp17 Triliun! Pemerintah Akui 45% Bansos PKH dan Sembako Dinikmati Orang Tak Berhak

Bangun Santoso

Senin, 22 September 2025 | 13:00 WIB
Negara Bobol Rp17 Triliun! Pemerintah Akui 45% Bansos PKH dan Sembako Dinikmati Orang Tak Berhak
Ilustrasi bansos
baca 10 detik
  • Pemerintah secara resmi mengakui bahwa 45% penyaluran bansos PKH dan sembako tidak tepat sasaran
  • Berdasarkan data BPS, total 1.902.433 keluarga penerima (616.367 dari PKH dan 1.286.066 dari bansos sembako) telah dinilai tidak layak lagi menerima bantuan
  • Sebagai solusi, pemerintah akan menerapkan sistem digital menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) 

Suara.com - Sebuah fakta mengejutkan diungkap oleh Pemerintah Republik Indonesia: sebanyak 45 persen bantuan sosial (bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako selama ini salah sasaran.

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari potensi kerugian uang negara yang nilainya fantastis, mencapai Rp14 hingga Rp17 triliun. Dana raksasa yang seharusnya menjadi penyelamat bagi warga miskin, justru menguap dan dinikmati oleh mereka yang tidak berhak.

Pengakuan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, yang dikutip pada Minggu (21/9/2025). Kebocoran anggaran ini menjadi tamparan keras bagi sistem penyaluran bantuan sosial di Tanah Air, yang selama ini menjadi andalan untuk menekan angka kemiskinan.

Data terbaru dari Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan angka yang lebih konkret. Hasilnya, ditemukan sebanyak 616.367 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan PKH ternyata sudah tidak layak lagi menerima bantuan.

Tak hanya itu, jumlah yang lebih besar tercatat pada program bansos sembako, di mana 1.286.066 keluarga penerima juga dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai warga miskin yang patut dibantu.

Artinya, hampir dua juta keluarga yang selama ini rutin menerima uluran tangan pemerintah, teridentifikasi sebagai penerima yang "salah alamat".

Menghadapi carut-marut data ini, pemerintah akhirnya mengakui adanya masalah serius dalam sistem penyaluran bansos. Keakuratan data menjadi biang keladi utama yang menyebabkan bantuan tidak sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.

"Masih banyakya penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran menjadi alasan utama pemerintah untuk segera membenahi sistem yang ada," tulis Bakom Pemerintah di akun Instagramnya.

Sebagai langkah korektif, pemerintah tidak mau lagi menggunakan cara-cara konvensional. Sebuah terobosan berbasis teknologi kini disiapkan untuk menambal kebocoran.

baca juga

Solusi yang ditawarkan adalah Program Pilot Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang akan mengintegrasikan data penerima dengan sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dengan pemanfaatan IKD, data setiap warga negara akan terverifikasi secara digital dan real-time, meminimalisir celah manipulasi data dan memastikan setiap rupiah bantuan sosial jatuh ke tangan yang tepat.

Pemerintah menyebut program ini sebagai langkah strategis untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Jadwal Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 18 Juta KPM

Catat! Jadwal Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 18 Juta KPM

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 12:56 WIB

Diminta DPR Tambah Bansos Sembako, Menkeu Purbaya Langsung Sanggupi: APBN Cukup!

Diminta DPR Tambah Bansos Sembako, Menkeu Purbaya Langsung Sanggupi: APBN Cukup!

News | Kamis, 18 September 2025 | 17:30 WIB

Menkeu Purbaya Setuju Tambah Bansos Beras 10 Kg Plus Minyak 2 Liter

Menkeu Purbaya Setuju Tambah Bansos Beras 10 Kg Plus Minyak 2 Liter

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 17:09 WIB

Freelancer dan Ojol Jadi Prioritas Stimulus 'Bansos' Pemerintah, Dapat Apa Saja?

Freelancer dan Ojol Jadi Prioritas Stimulus 'Bansos' Pemerintah, Dapat Apa Saja?

News | Rabu, 17 September 2025 | 15:07 WIB

Bansos Beras Lanjut, 18 Juta Keluarga Dapat Beras 10 Kg pada Oktober-November

Bansos Beras Lanjut, 18 Juta Keluarga Dapat Beras 10 Kg pada Oktober-November

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 07:40 WIB

Korupsi Bansos Beras: Kubu Rudy Tanoesoedibjo Klaim Sebagai Transporter, KPK Beberkan Bukti Baru

Korupsi Bansos Beras: Kubu Rudy Tanoesoedibjo Klaim Sebagai Transporter, KPK Beberkan Bukti Baru

News | Selasa, 16 September 2025 | 22:34 WIB

KPK Dinilai 'Main Satu Arah', Tim Hukum Rudy Tanoe Tuntut Pembatalan Status Tersangka

KPK Dinilai 'Main Satu Arah', Tim Hukum Rudy Tanoe Tuntut Pembatalan Status Tersangka

News | Selasa, 16 September 2025 | 20:55 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×