Dana Transfer Dipangkas Rp 15 Triliun, APBD DKI 2026 Anjlok dan Gubernur Perintahkan Efisiensi Total

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 21:23 WIB
Dana Transfer Dipangkas Rp 15 Triliun, APBD DKI 2026 Anjlok dan Gubernur Perintahkan Efisiensi Total
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Fakhri]
  • Pemerintah pusat akan memangkas dana transfer ke daerah pada tahun anggaran 2026.
  • Pemangkasan dana transfer pusat ke DKI tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp 15 triliun.
  • Pramono Anung memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan efisiensi anggaran secara menyeluruh.

Suara.com - Pemerintah pusat akan memangkas dana transfer ke daerah pada tahun anggaran 2026. Untuk Provinsi DKI Jakarta, pemangkasan ini diperkirakan mencapai Rp 15 triliun, membuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI yang semula diproyeksikan Rp 95 triliun kini anjlok ke kisaran Rp 79 triliun.

Menyikapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan efisiensi anggaran secara menyeluruh.

"Seluruh OPD harus melakukan efisiensi. Kita... menyisir kembali belanja-belanja yang nonprioritas, menajamkan fokus belanja yang secara langsung akan dirasakan oleh masyarakat," kata Pramono di Balai Kota, Senin (6/10/2025).

Namun, ia menegaskan efisiensi tersebut tidak boleh menyentuh program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"Yang tidak boleh dikurangi adalah KJP maupun KJMU, karena ini merupakan landasan kita semua untuk melakukan perbaikan di Jakarta ini," ucap Pramono.

Pemprov Susun Ulang APBD 2026

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat khusus untuk menyusun ulang (reposturing) APBD 2026.

"Tadi disampaikan, yuk kita hitung kembali kira-kira belanja-belanja apa yang ternyata masih bisa kita efisiensikan," ujarnya.

Salah satu komponen yang akan ditinjau ulang adalah belanja gaji pegawai, namun ia memastikan tidak akan ada pemotongan gaji. Menurutnya, langkah ini sebatas rekonsiliasi atau pencocokan ulang data antara OPD dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Jakarta, Khoirudin, mengungkapkan bahwa pemangkasan ini terutama berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH).

"DBH kita akan berubah sekitar Rp 15 triliun, yang tersisa [hanya] Rp 11 triliun. Tentu ini akan mengubah postur angka yang sangat signifikan," kata Khoirudin pada (30/9).

Menutup pernyataannya, Gubernur Pramono mengingatkan jajarannya bahwa era anggaran besar dengan kontrol yang longgar kini telah berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelurahan Kapuk Dipecah Jadi 3: Lurah Klaim Warga Menanti Sejak Lama, Semua RW dan RT Setuju

Kelurahan Kapuk Dipecah Jadi 3: Lurah Klaim Warga Menanti Sejak Lama, Semua RW dan RT Setuju

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 21:13 WIB

PHRI: Okupansi Hotel Merosot, Terhentinya Proyek IKN Buat Kaltim Paling Terdampak

PHRI: Okupansi Hotel Merosot, Terhentinya Proyek IKN Buat Kaltim Paling Terdampak

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:50 WIB

Warga Dukung Pemekaran Kelurahan Kapuk: Semoga Urusan KTP Tak Lagi Ribet dan Bolak-balik

Warga Dukung Pemekaran Kelurahan Kapuk: Semoga Urusan KTP Tak Lagi Ribet dan Bolak-balik

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 19:04 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB