Dipotong Rp15 Triliun, Jakarta Alami Pemangkasan Dana Transfer dari Pusat Paling Besar

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:30 WIB
Dipotong Rp15 Triliun, Jakarta Alami Pemangkasan Dana Transfer dari Pusat Paling Besar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)
baca 10 detik
  •  Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov dalam menjaga kinerja dan pelayanan publik di tengah keterbatasan fiskal.
  • Usai keputusan pemangkasan dari Kementerian Keuangan, rancangan APBD 2026 terpaksa disesuaikan menjadi Rp79,06 triliun.
  • Pramono akan tetap menjaga semangat dan optimisme dalam melanjutkan pembangunan Jakarta.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah dengan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat paling besar di Indonesia untuk tahun anggaran 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov dalam menjaga kinerja dan pelayanan publik di tengah keterbatasan fiskal.

“Ini kan tidak hanya dialami di Jakarta, ini dialami oleh seluruh daerah. Memang pemotongan Jakarta paling besar,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Dari data yang diterima Pemprov, pemerintah pusat memangkas dana transfer ke DKI Jakarta sebesar Rp15 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan provinsi besar lainnya seperti Jawa Barat yang hanya berkurang Rp2,45 triliun dan Jawa Timur sebesar Rp2,81 triliun.

“Ini menjadi tantangan bagi saya dan Pak Wagub untuk bisa menyelesaikan target kami dengan baik,” ujar Pramono.

Sebelumnya, DPRD dan Pemprov DKI telah merencanakan APBD tahun 2026 dengan total sebesar Rp95,35 triliun, termasuk proyeksi penerimaan dari dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), serta dana alokasi khusus (DAK) yang mencapai Rp26 triliun.

Namun, usai keputusan pemangkasan dari Kementerian Keuangan, rancangan APBD 2026 terpaksa disesuaikan menjadi Rp79,06 triliun.

Penurunan signifikan ini dinilai akan memengaruhi sejumlah program prioritas, meski Pemprov memastikan tak ada pemotongan untuk sektor vital seperti pendidikan dan bantuan sosial.

Pramono menegaskan, di tengah keterbatasan tersebut, pihaknya akan tetap menjaga semangat dan optimisme dalam melanjutkan pembangunan Jakarta.

baca juga

“Pemerintah Jakarta akan berusaha. Yang biasanya dengan anggaran yang cukup besar, tahun ini sebenarnya Rp95 triliun akan menjadi Rp79 triliun, kami tetap harus dengan senyum dan optimisme untuk bisa membangun Jakarta,” pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Temui Pramono di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

Menkeu Purbaya Temui Pramono di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 09:38 WIB

Dana Transfer Dipangkas Rp 15 Triliun, APBD DKI 2026 Anjlok dan Gubernur Perintahkan Efisiensi Total

Dana Transfer Dipangkas Rp 15 Triliun, APBD DKI 2026 Anjlok dan Gubernur Perintahkan Efisiensi Total

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 21:23 WIB

Gubernur Pramono Putihkan 1.238 Ijazah, Habiskan Anggaran Rp4,13 Miliar

Gubernur Pramono Putihkan 1.238 Ijazah, Habiskan Anggaran Rp4,13 Miliar

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:25 WIB

Perintah Pusat Pangkas Dana Transfer, Pramono Pastikan Program Masyarakat Ini Aman

Perintah Pusat Pangkas Dana Transfer, Pramono Pastikan Program Masyarakat Ini Aman

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×