Minta MK Hapus Uang Pensiun DPR, Lita Gading Dibalas Hakim: Mereka kan Kerja

Agatha Vidya Nariswari, Rosiana Chozanah

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:37 WIB
Minta MK Hapus Uang Pensiun DPR, Lita Gading Dibalas Hakim: Mereka kan Kerja
Lita Gading meminta MK menghapus uang pensiun DPR [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
baca 10 detik
  • Lita Gading dan Syamsul Jahidin menjalani sidang perdana di MK terkait gugatan penghapusan uang pensiun seumur hidup bagi anggota DPR yang hanya menjabat satu periode.

  • Dalam sidang, hakim mempertanyakan alasan penghapusan dan meminta pemohon memberi solusi alternatif yang adil bagi anggota DPR.

  • Lita Gading mengajak publik mendukung permohonan ini sebagai langkah awal menuju keadilan sistem pensiun yang lebih setara bagi seluruh warga negara.

Suara.com - Psikolog sekaligus psikiater Lita Linggayani Gading, atau Lita Gading, dan advokat Syamsul Jahidin telah menjalani sidang perdana terkait permohonan dihapuskannya uang pensiun DPR yang diberikan seumur hidup.

Sidang tersebut digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Lita Gading pun berbagi kepada publik terkait agenda sidang perdana hari ini melalui sebuah postingan di TikTok.

"Jadi tadi itu pemaparan-pemaparan. Dari yang kita ajukan itu, didengarkan oleh hakim. Lalu beliau memberikan saran, masukan, kurangnya yang kita sampaikan itu bisa ditambahin," tutur Lita Gading dalam perjalanan pulang dari Gedung MK.

Selain pemaparan, hakim juga mengajukan beberapa pertanyaan kepada Lita Gading. Pertanyaan yang dilemparkan berkenaan dengan alasan mereka menggugat uang pensiun DPR.

"Gini pertanyaannya, tadi dititikberatkan hakim ketua, 'kenapa Anda menitikberatkan dihapuskannya pensiun DPR ini? Semisal, Anda para pemohon, mungkin nanti atau berapa tahun ke depan jadi anggota DPR, terus tidak mendapat pensiun, terus bagaimana perasaan Anda?'," sambungnya.

Menurut Hakim Ketua, para anggota DPR juga telah bekerja dan berhak mendapatkan uang pensiun layaknya pegawai lainnya.

"'Harus adil juga dong untuk mereka, mereka kan pernah kerja', katanya seperti itu. 'Apa pendapat kalian kalau tidak dihapuskan, apa solusi terbaiknya menurut kalian?' gitu guys," lanjut Lita Gading mengungkap pertanyaan dari hakim.

Sayangnya, Lita Gading tidak menjelaskan lebih banyak terkait jawaban untuk membalas dua pertanyaan tersebut. Alih-alih, ia meminta publik untuk mendukung aksinya dalam memohon penghapusan dana pensiun DPR.

"Semoga ini awal yang baik untuk rakyat Indonesia dan permohonan kita dikabulkan oleh MK dan menjadi bagian dari sejarah Indonesia untuk menghapuskan pensiun DPR itu," pungkasnya.

baca juga

Diketahui, Lita Gading dan Syamsul Jahidin mengajukan gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980 ke MK pada 30 September 2025.

Mereka menggugat pasal 1 a, pasal 1 f, dan pasal 12 UU Nomor 12/1980 tentang Hak Keuangan/Administrasi Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara Serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara.

Dalam gugatan yang diajukan, pemohon mempertanyakan kedudukan anggota DPR sebagai bagian dari Lembaga Tinggi Negara yang dinilai berhak menerima uang pensiun meskipun masa jabatannya telah berakhir.

Pemohon juga membandingkan skema pensiun tersebut dengan sistem yang berlaku bagi pekerja di sektor lain, yang umumnya harus memenuhi masa kerja lebih panjang dan kontribusi berkelanjutan sebelum bisa menikmati manfaat pensiun.

"Tidak seperti pekerja biasa, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia tetap berhak atas uang pensiun meski hanya menjabat satu periode alias lima tahun. Hak ini dijamin UU nomor 12 tahun 1980," tulis pemohon.

"Rakyat biasa harus menabung lewat BPJS Ketenagakerjaan atau program pensiun lain yang penuh syarat, anggota DPR justru mendapat pensiun seumur hidup hanya dengan sekali duduk di kursi parlemen," imbuh pemohon dalam perkara nomor 176/PUU-XXIII/2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU PDP Dinilai Bisa Jadi 'Tameng' Pejabat Korup, Koalisi Sipil Minta MK Beri Pengecualian

UU PDP Dinilai Bisa Jadi 'Tameng' Pejabat Korup, Koalisi Sipil Minta MK Beri Pengecualian

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Uji Materi UU PDP di MK, Koalisi Sipil Minta Jurnalisme Tak Dianggap Perbuatan Melawan Hukum

Uji Materi UU PDP di MK, Koalisi Sipil Minta Jurnalisme Tak Dianggap Perbuatan Melawan Hukum

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:30 WIB

Siap Terbitkan PMA, Kemenag Sebut Putusan MK Perkuat Pengelolaan Zakat

Siap Terbitkan PMA, Kemenag Sebut Putusan MK Perkuat Pengelolaan Zakat

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×