Menag Ungkap Kemenag dapat Tambahan Anggaran untuk Perkuat Pesantren dan Madrasah Swasta

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:10 WIB
Menag Ungkap Kemenag dapat Tambahan Anggaran untuk Perkuat Pesantren dan Madrasah Swasta
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kementeriannya akan mendapat tambahan anggaran untuk bantu pesantren yang tergolong rentan. [Dok Kemenag]
baca 10 detik
  • Kemenag dapat tambahan anggaran untuk bantu pesantren dan madrasah swasta.
  • Pesantren disebut belum banyak tersentuh bantuan pemerintah.
  • Nasaruddin minta negara beri perhatian tanpa diskriminasi pada pesantren.

Suara.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) akan memperoleh tambahan anggaran untuk dialokasikan dalam membantu pesantren yang tergolong rentan secara finansial.

Ia menjelaskan bahwa seluruh pesantren di Indonesia merupakan lembaga pendidikan berbasis swasta, sehingga sebagian besar tidak tersentuh oleh dukungan keuangan dari pemerintah.

"Kemarin juga kami mendapatkan apresiasi, mendapatkan sedikit anggaran tambahan untuk memperhatikan madrasah yang swasta ini," kata Nasaruddin saat acara penandatanganan MoU Sinergi Penyelenggaraan Infrastruktur Pesantren di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Nasaruddin belum merinci besaran nominal tambahan anggaran tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa dana itu akan difokuskan untuk membantu pesantren dan madrasah swasta, terutama yang mengalami keterbatasan operasional.

Menurutnya, banyak pesantren masih bergantung pada sumber dana internal dan dukungan masyarakat dalam menjalankan kegiatan pendidikan sehari-hari.

Kendati demikian, Nasaruddin mengakui ada pula pesantren yang memilih tetap mandiri tanpa menerima bantuan pihak lain.

"Pondok Pesantren sudah 300 tahun mengabdi tanpa pamrih. Pondok pesantren sangat-sangat berjasa atas kemerdekaan Republik Indonesia. Ini investasi yang dilakukan oleh pondok pesantren," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pondok pesantren memiliki peran historis dalam perjalanan bangsa, bahkan sejak masa penjajahan.

baca juga

Karena itu, negara dinilai perlu memberikan perhatian khusus kepada pesantren yang membutuhkan agar tidak terjadi ketimpangan dalam sistem pembiayaan pendidikan keagamaan.

"Kedepan seperti tidak terjadi semacam diskriminasi, ada yang dimanjakan dalam sistem pembiayaan, tapi ada juga Pondok pesantren ini belum tersentuh sama sekali," ucap Nasaruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Alasan Tak Mau Gegabah Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Jadi Prioritas

Polisi Ungkap Alasan Tak Mau Gegabah Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Jadi Prioritas

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 12:17 WIB

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 20:53 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny, ICJR Desak Polisi Sita Aset untuk Ganti Rugi Korban, Bukan Sekadar Bukti

Tragedi Ponpes Al Khoziny, ICJR Desak Polisi Sita Aset untuk Ganti Rugi Korban, Bukan Sekadar Bukti

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×