Pramono Ungkap Asal Usul Harimau Titipannya di Ragunan: Namanya Raja, Pakan Bayar Sendiri

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 12:21 WIB
Pramono Ungkap Asal Usul Harimau Titipannya di Ragunan: Namanya Raja, Pakan Bayar Sendiri
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambangi Taman Margasatwa Ragunan guna meninjau langsung kondisi satwa yang sedang menjadi buah bibir di jagat maya. (Suara.com/Adiyoga)
  • Seekor harimau Benggala bernama Raja kini berada di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, dan merupakan milik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
  • Pramono Anung menyatakan harimau Raja legal dipelihara karena tidak termasuk satwa yang dilindungi oleh regulasi negara saat kunjungan Kamis (20/11/2025).
  • Kepemilikan Raja bertujuan sebagai sarana edukasi publik, dengan semua biaya perawatan dan pakan ditanggung sepenuhnya oleh Pramono secara pribadi.

Suara.com - Fakta baru terungkap dari salah satu penghuni baru Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Seekor harimau Benggala gagah bernama Raja yang kini menjadi daya tarik pengunjung, ternyata merupakan satwa milik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Dalam kunjungannya ke Ragunan pada Kamis (20/11/2025), Pramono secara terbuka menceritakan status kepemilikan satwa eksotis tersebut.

Ia menegaskan bahwa Raja adalah jenis harimau yang legal untuk dipelihara karena tidak termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi oleh negara.

"Namanya Raja. Ini Benggala, yang termasuk tidak dilindungi. Kalau Sumatera kan nggak boleh," ujar Pramono di hadapan awak media.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah jawaban Pramono saat ditanya mengenai asal-usul ia bisa memiliki hewan buas tersebut. Dengan nada berseloroh, politikus senior itu memberikan jawaban singkat yang mengundang senyum.

"Dapat dari doa," seloroh Pramono.

Terlepas dari candaannya, Pramono memiliki alasan mulia di balik keputusannya menitipkan Raja di kebun binatang kebanggaan Jakarta itu. Ia ingin agar koleksi pribadinya dapat memberikan manfaat lebih luas sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

"Intinya, saya memang pengin menitipkan harimau ke tempat ini supaya bisa dinikmati publik, dan saya tidak memungut apapun," katanya.

Lebih dari itu, Pramono memastikan bahwa kehadiran Raja tidak akan membebani sepeser pun anggaran operasional Taman Margasatwa Ragunan. Seluruh biaya perawatan, terutama untuk pakan, akan menjadi tanggung jawab pribadinya.

"Untuk urusan pakan pun, kami bertanggung jawab," ucap Pramono.

Langkah ini sejalan dengan misinya untuk terus mempercantik dan meningkatkan daya tarik Ragunan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kehadiran Raja juga menjadi penegasan bahwa tidak semua satwa di sana dalam kondisi memprihatinkan, sekaligus menepis isu miring mengenai harimau kurus yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, karena Raja adalah individu yang berbeda dan terawat baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Langsung Harimau Viral Kurus di Ragunan, Pramono: Itu Video Waktu Covid, Sekarang Sangat Sehat

Cek Langsung Harimau Viral Kurus di Ragunan, Pramono: Itu Video Waktu Covid, Sekarang Sangat Sehat

News | Kamis, 20 November 2025 | 11:05 WIB

Warning Keras Pramono Anung ke 673 Kepsek Baru: Tak Ada Tempat untuk Bullying di Sekolah Jakarta!

Warning Keras Pramono Anung ke 673 Kepsek Baru: Tak Ada Tempat untuk Bullying di Sekolah Jakarta!

News | Rabu, 19 November 2025 | 19:51 WIB

Gebrakan Pramono Anung Lantik 2.700 Pejabat Baru DKI Dalam 2 Pekan, Akhiri Kekosongan Birokrasi

Gebrakan Pramono Anung Lantik 2.700 Pejabat Baru DKI Dalam 2 Pekan, Akhiri Kekosongan Birokrasi

News | Rabu, 19 November 2025 | 19:34 WIB

Pramono: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Berhak Terima KJP Plus

Pramono: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Berhak Terima KJP Plus

News | Rabu, 19 November 2025 | 18:40 WIB

Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72

Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72

Foto | Rabu, 19 November 2025 | 08:00 WIB

Pramono Sebut Harimau Kurus Viral di Ragunan Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya

Pramono Sebut Harimau Kurus Viral di Ragunan Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya

News | Selasa, 18 November 2025 | 13:51 WIB

Ultimatum Pramono ke Transjakarta: Citra Perusahaan Tak Boleh Rusak, Tindak Tegas Pelaku Pelecehan

Ultimatum Pramono ke Transjakarta: Citra Perusahaan Tak Boleh Rusak, Tindak Tegas Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 18 November 2025 | 13:08 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB