PSI Sorot Kinerja Pemprov DKI Atasi Banjir Rob Jakarta: Mulai Pencegahan dari Musim Kemarau

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 20 November 2025 | 20:11 WIB
PSI Sorot Kinerja Pemprov DKI Atasi Banjir Rob Jakarta: Mulai Pencegahan dari Musim Kemarau
Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PSI Francine Widjojo. (Foto: Dok PSI)
baca 10 detik
  • BMKG mengancam Jakarta dengan banjir rob dan cuaca ekstrem, sementara Pemprov DKI menerima rapor merah mitigasi banjir.
  • Anggota DPRD DKI, Francine Widjojo, menyoroti keluhan warga mengenai banjir yang berulang dan semakin parah.
  • PSI mengkritik Pemprov DKI karena pengerukan saluran air tidak rutin dan proyek pencegahan banjir dilakukan saat musim hujan.

Suara.com - Peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai ancaman banjir rob dan cuaca ekstrem yang mengintai Jakarta akhir bulan ini menjadi alarm keras. Namun, di tengah kekhawatiran warga, kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mitigasi banjir justru mendapat rapor merah dari parlemen Kebon Sirih.

Kritik tajam datang dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo. Berdasarkan hasil serap aspirasi langsung dari masyarakat, Francine menemukan keluhan yang sama berulang kali, banjir di lingkungan mereka kini terasa semakin parah.

"Kalau dari hasil reses kemarin ya, 24 kegiatan bersama dengan warga, banyak keluhan yang kami terima terkait dengan banjir berulang dan makin parah di kondisi-kondisi lingkungan pemukiman warga," ujar Francine di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Menurut PSI, salah satu akar masalahnya adalah penanganan yang tidak konsisten. Francine menyoroti pentingnya pengerukan saluran air dan kali sebagai langkah fundamental yang seharusnya menjadi rutinitas, bukan sekadar proyek reaktif.

"Termasuk salah satu hal yang harusnya rutin dilakukan itu adalah pengerukan," katanya.

Ia meyakini, jika program pengerukan dijalankan secara disiplin dan menyeluruh di seluruh penjuru Ibu Kota, dampaknya akan sangat signifikan dalam meredam luapan air.

"Karena ketika pengerukan ini rutin dilakukan di seluruh saluran air dan kali di Jakarta, ini sudah sangat membantu warga Jakarta supaya banjirnya tidak terlalu parah," jelas Francine.

Proyek Musim Hujan: Resep Gagal Pemprov DKI

Namun, catatan paling kritis dari PSI adalah soal momentum pengerjaan proyek yang kerap salah kaprah. Francine menyentil kebiasaan Pemprov DKI yang seolah baru "terbangun" dan sibuk melakukan perbaikan fisik justru ketika musim hujan sudah di depan mata.

baca juga

"Dan tolong juga bagi Pemprov DKI Jakarta agar melakukan pekerjaan-pekerjaan untuk pengendalian banjir atau pencegahan ini dilakukan pada musim kemarau," pintanya.

Logika sederhana di balik kritik ini adalah efektivitas. Pengerjaan proyek infrastruktur pengendali banjir, seperti pembangunan tanggul, membutuhkan kondisi kering agar material bangunan dapat mengeras sempurna dan kokoh. Ketika dipaksakan saat musim hujan, hasilnya bisa fatal.

"Jangan nunggu ketika pada saat musim hujan, ada orang lapor, baru mulai dilakukan perbaikan," lanjut Francine.

Ia tidak hanya berbicara teori. Francine membeberkan contoh kegagalan nyata akibat perencanaan yang buruk ini, yakni insiden jebolnya tanggul di Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang sedang dalam proses pembangunan.

"Yang kejadian di Kali Pesanggrahan, karena penanggulannya dilakukan pada saat musim hujan, jebol," ungkapnya.

Insiden ini menjadi bukti konkret bagaimana tata kelola proyek yang tidak efisien berujung pada kerugian. Infrastruktur yang dibangun untuk menahan air justru hancur oleh air bahkan sebelum sempat berfungsi.

"Jadi belum berfungsi, udah jebol duluan pada saat proses pembangunannya," tutup Francine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pohon Tumbang Lumpuhkan MRT, PSI Desak Pemprov DKI Identifikasi Pohon Lapuk: Tolong Lebih Gercep!

Pohon Tumbang Lumpuhkan MRT, PSI Desak Pemprov DKI Identifikasi Pohon Lapuk: Tolong Lebih Gercep!

News | Kamis, 20 November 2025 | 19:17 WIB

Diguyur Hujan Deras, Wilayah Jaksel Dikepung Banjir

Diguyur Hujan Deras, Wilayah Jaksel Dikepung Banjir

Foto | Selasa, 18 November 2025 | 19:31 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Rombak Puluhan Rute! Cek Jalur Alternatif Anda

Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Rombak Puluhan Rute! Cek Jalur Alternatif Anda

News | Selasa, 18 November 2025 | 19:12 WIB

Ketika Banjir Lebih Menakutkan di 'Kampung Zombie' Cililitan

Ketika Banjir Lebih Menakutkan di 'Kampung Zombie' Cililitan

News | Selasa, 18 November 2025 | 18:13 WIB

Melihat 'Kampung Zombie' Cililitan Diterjang Banjir, Warga Sudah Tak Asing: Kayak Air Lewat Saja

Melihat 'Kampung Zombie' Cililitan Diterjang Banjir, Warga Sudah Tak Asing: Kayak Air Lewat Saja

News | Selasa, 18 November 2025 | 16:07 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 16 RT Terendam, Pela Mampang Paling Parah Hingga 80 cm

Jakarta Dikepung Banjir: 16 RT Terendam, Pela Mampang Paling Parah Hingga 80 cm

News | Selasa, 18 November 2025 | 15:58 WIB

Terkini

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:05 WIB

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:03 WIB

×