Milik Siapa PT IMIP? Heboh Bandara Morowali Disebut Ilegal, Jadi 'Negara dalam Negara'

Bangun Santoso

Rabu, 26 November 2025 | 12:53 WIB
Milik Siapa PT IMIP? Heboh Bandara Morowali Disebut Ilegal, Jadi 'Negara dalam Negara'
Penampakan bandara di PT IMIP. (FOTO/imip.co.id)
baca 10 detik
  • Bandara khusus milik PT IMIP di Sulawesi Tengah viral karena beroperasi sejak 2014 tanpa pengawasan Bea Cukai dan Imigrasi.
  • Isu ilegal muncul setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti absennya perangkat negara, khawatir kedaulatan ekonomi terancam.
  • Mayoritas saham PT IMIP dikuasai Shanghai Decent Investment (Tiongkok) yang mengelola industri turunan nikel dan melayani ribuan pergerakan pesawat.

Suara.com - Keberadaan Bandara Khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah mendadak viral dan menjadi sorotan tajam publik. Fasilitas yang telah beroperasi sejak 2014 ini memicu polemik nasional setelah disebut beroperasi secara ilegal tanpa adanya pengawasan dari aparat negara seperti Bea Cukai dan Imigrasi.

Kekhawatiran ini pertama kali mengemuka setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Morowali pada November 2025.

Sjafrie menyebut kondisi bandara yang tidak memiliki perangkat negara sebagai sebuah anomali yang rawan terhadap kedaulatan ekonomi.

Pernyataan Menhan ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk pejabat negara yang khawatir kondisi ini berpotensi menciptakan "negara dalam negara".

Kenapa Bandara IMIP Disebut Ilegal?

Isu utama yang menjadikan Bandara IMIP disebut ilegal adalah absennya dua instansi vital negara, Bea Cukai dan Imigrasi. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang menemukan fakta tersebut saat meninjau latihan TNI di Morowali.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai lalu lintas orang dan barang yang keluar masuk kawasan industri tersebut tanpa melalui prosedur resmi kenegaraan.

Dukungan atas pernyataan Menhan datang dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung. Ia secara tegas menolak adanya "negara dalam negara" dan mendukung penuh langkah pemerintah untuk menertibkan kondisi di Bandara Morowali.

"Kita tidak boleh membiarkan sekecil apapun ada aset negara yang dikuasai oleh swasta secara ilegal," ujar Tamsil di Makassar, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (25/11/2025).

baca juga

Tamsil menjelaskan bahwa kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Ia mengaku sudah sering mendengar keluhan terkait aktivitas di kawasan tersebut yang tidak terpantau.

"Dan sudah sering kita dengarkan keluhan jika ada orang yang membawa hasil bumi tapi tidak melalui imigrasi, tidak melalui biaya cukai, tidak ada pajak," jelasnya.

Lebih lanjut, Tamsil menceritakan pengalamannya saat masih menjadi anggota DPR RI. Dalam sebuah pertemuan dengan perwakilan PT IMIP, pihaknya telah mempertanyakan beberapa isu krusial.

"Beberapa hal kita tanyakan termasuk tidak ada imigrasi, tidak ada biaya cukai di situ, termasuk penerimaan karyawan dari China banyak. Dari 2.000 karyawan, ada 1.994 yang didatangkan dari Tiongkok," lanjut dia.

Lantas, Siapa Pemilik PT IMIP?

Polemik ini mengarahkan perhatian publik pada PT IMIP sebagai entitas bisnis raksasa di balik operasional bandara tersebut. PT IMIP adalah perusahaan pengelola kawasan industri berbasis nikel yang terintegrasi, didirikan pada 19 September 2013.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara 'Hantu' Morowali, Isu Negara dalam Negara dan Ancaman Kedaulatan Mengemuka

Bandara 'Hantu' Morowali, Isu Negara dalam Negara dan Ancaman Kedaulatan Mengemuka

News | Rabu, 26 November 2025 | 12:31 WIB

7 Kontroversi Bandara IMIP: Dugaan Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi dan Sulitnya Akses

7 Kontroversi Bandara IMIP: Dugaan Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi dan Sulitnya Akses

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 12:18 WIB

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:53 WIB

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

News | Senin, 17 November 2025 | 10:47 WIB

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Foto | Rabu, 12 November 2025 | 09:00 WIB

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 09:00 WIB

Revitalisasi Terminal 1C Rampung, Kapasitas Bandara Soetta Bertambah 96 Juta Orang

Revitalisasi Terminal 1C Rampung, Kapasitas Bandara Soetta Bertambah 96 Juta Orang

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 19:42 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×