Geram Legislator Senayan Soal Bandara PT IMIP Beroperasi Tanpa Libatkan Negara: Kedaulatan Terancam!

Bangun Santoso

Rabu, 26 November 2025 | 14:35 WIB
Geram Legislator Senayan Soal Bandara PT IMIP Beroperasi Tanpa Libatkan Negara: Kedaulatan Terancam!
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh. ANTARA/Handout/aa.
  • Bandara di PT IMIP, Morowali beroperasi tanpa otoritas pemerintah, memicu kecaman serius dari DPR RI.
  • Anggota Komisi I DPR RI soroti absennya aparat negara seperti Bea Cukai dan Imigrasi di fasilitas tersebut.
  • Menteri Pertahanan mengonfirmasi kondisi ini, mendorong desakan penertiban hukum guna menjaga kedaulatan NKRI.

Suara.com - Polemik serius menyangkut kedaulatan negara mencuat dari kompleks industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah. Keberadaan sebuah bandara yang beroperasi secara mandiri tanpa keterlibatan otoritas resmi pemerintah memicu reaksi keras dari parlemen.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, secara tegas mengecam operasional bandara tersebut. Ia menilainya sebagai bentuk kelalaian fatal yang berpotensi mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, fasilitas sepenting bandara tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa pengawasan negara.

Oleh Soleh membeberkan sebuah fakta yang mengkhawatirkan, di mana tidak ada satu pun aparat pemerintah yang memiliki akses untuk melakukan pengawasan di area bandara tersebut.

Baik itu otoritas penerbangan sipil, petugas Bea Cukai, maupun aparat Imigrasi, semuanya disebut tidak dapat masuk ke dalam fasilitas vital itu.

Kondisi ini, menurutnya, adalah pelanggaran berat terhadap prinsip dasar pengelolaan wilayah udara dan perbatasan sebuah negara yang berdaulat.

“Tidak ada bandara yang boleh beroperasi tanpa melibatkan negara. Jika ada bandara yang berjalan sendiri tanpa pengawasan pemerintah, itu sama saja dengan ada negara dalam negara. Hal seperti itu tidak boleh terjadi,” ujar Oleh Soleh kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).

Kecurigaan dan desakan ini semakin menemukan momentumnya setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengonfirmasi langsung kondisi tersebut.

Saat melakukan peninjauan latihan TNI di Morowali, Menhan membenarkan bahwa bandara di kawasan industri itu memang beroperasi tanpa kehadiran perangkat negara seperti Bea Cukai dan Imigrasi.

Menyikapi temuan serius ini, Oleh Soleh mendesak pemerintah untuk tidak tinggal diam. Ia meminta Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, beserta seluruh aparat pertahanan dan keamanan untuk segera turun tangan mengambil langkah hukum serta tindakan penertiban yang tegas.

“Ini harus diusut tuntas. Pemerintah tidak boleh ragu untuk menindak tegas siapa pun yang mengoperasikan fasilitas strategis tanpa otoritas negara. Kedaulatan adalah harga mati,” tegasnya.

Lebih jauh, politisi PKB itu menegaskan bahwa keberadaan bandara "pribadi" tanpa kontrol negara bukan hanya sekadar pelanggaran regulasi penerbangan.

Ini adalah sebuah celah besar yang dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai ancaman keamanan nasional.

Potensi penyelundupan barang ilegal, lalu lintas orang tanpa pengawasan, hingga aktivitas terlarang lainnya menjadi sangat terbuka lebar tanpa adanya pantauan dari pemerintah.

Menyikapi keseriusan masalah ini, Oleh Soleh menyatakan bahwa Komisi I DPR RI akan segera mengambil langkah konkret.

Pihaknya berencana memanggil kementerian terkait untuk meminta penjelasan resmi dan mempertimbangkan untuk melakukan kunjungan kerja langsung ke Morowali guna memastikan situasi di lapangan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Isu mengenai operasional Bandara PT IMIP ini pertama kali mengemuka ke publik setelah kunjungan kerja Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ke Morowali.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Menhan secara khusus meninjau kesiapan pengamanan kedaulatan negara di area Objek Vital Nasional (Obvitnas), termasuk Bandara PT IMIP yang memiliki lokasi sangat strategis.

Dalam peninjauan tersebut, Sjafrie menyoroti adanya celah yang sangat mungkin dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal yang jelas-jelas merugikan kepentingan nasional. Ia bahkan menyebut operasional bandara tanpa perangkat negara sebagai sebuah anomali yang sangat serius.

"Ini menunjukkan kehadiran negara terhadap semua kegiatan-kegiatan ilegal yang selama ini terjadi dan ini sangat merugikan negara," ujar Sjafrie.

Pernyataan keras dari seorang Menteri Pertahanan ini seolah menjadi konfirmasi atas kekhawatiran publik yang selama ini beredar mengenai adanya praktik "negara di dalam negara" di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia tersebut.

Kunjungan Menhan bersama timnya juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat mulai serius untuk menertibkan dan mengamankan wilayah-wilayah strategis yang rawan akan pelanggaran, terutama di sektor pengelolaan sumber daya alam.

Digelarnya latihan terintegrasi TNI di Morowali dan Bangka Belitung menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga setiap jengkal kedaulatan dan aset bangsa dari ancaman apa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Bandara 'Ilegal' di Morowali, Benarkah Diresmikan Jokowi? Fakta Dua Bandara Terungkap

Heboh Bandara 'Ilegal' di Morowali, Benarkah Diresmikan Jokowi? Fakta Dua Bandara Terungkap

News | Rabu, 26 November 2025 | 14:21 WIB

Milik Siapa PT IMIP? Heboh Bandara Morowali Disebut Ilegal, Jadi 'Negara dalam Negara'

Milik Siapa PT IMIP? Heboh Bandara Morowali Disebut Ilegal, Jadi 'Negara dalam Negara'

News | Rabu, 26 November 2025 | 12:53 WIB

Bandara 'Hantu' Morowali, Isu Negara dalam Negara dan Ancaman Kedaulatan Mengemuka

Bandara 'Hantu' Morowali, Isu Negara dalam Negara dan Ancaman Kedaulatan Mengemuka

News | Rabu, 26 November 2025 | 12:31 WIB

7 Kontroversi Bandara IMIP: Dugaan Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi dan Sulitnya Akses

7 Kontroversi Bandara IMIP: Dugaan Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi dan Sulitnya Akses

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 12:18 WIB

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:53 WIB

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

News | Senin, 17 November 2025 | 10:47 WIB

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Foto | Rabu, 12 November 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB