Kenapa Tak Tetapkan Bencana Nasional untuk Banjir Sumatra? Pemerintah Ungkap Alasannya

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Rabu, 03 Desember 2025 | 18:22 WIB
Kenapa Tak Tetapkan Bencana Nasional untuk Banjir Sumatra? Pemerintah Ungkap Alasannya
Warga menggunakan kabel baja yang untuk menyeberangi Sungai Juli pascaputusnya Jembatan Juli di jalan lintas Bireuen - Takengon, Aceh, Selasa (2/12/2025). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/bar]
  • Pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional untuk banjir di tiga provinsi Sumatra, tetapi penanganannya dilakukan skala nasional.
  • Presiden menginstruksikan pengerahan sumber daya maksimal dari kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk penanganan banjir Sumatra.
  • Anggaran penanganan bencana banjir Sumatra dipastikan tersedia dan akan ditambah jika diperlukan, tanpa membuka bantuan asing saat ini.

Suara.com - Pemerintah memilih tidak menetapkan status bencana nasional terhadap bencana banjir yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kendati demikian, pemerintah menegaskan penanganan bencana dilakukan dengann skala nasional.

"Penanganannya nasional," kata Menko PMK Pratikno dalam konferensi pers bersama di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan instruksi kepada seluruh kementerian/lembaga, TNI/Polri, serta semua komponen untuk mengerahkan sumber daya yang ada secara maksimal dalam penanganan banjir Sumatra.

"Ini penanganannya bener-bener penanganan full kekuatan secara nasional," kata Pratikno.

Apa Pertimbangannya?

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan terpenting saat ini adalah penanganan secara maksimal, terlepas dari status bencana nasional. Ia mengatakan banyak pertimbangan mengapa pemerintah tidak menetapkan bencana nasional. 

"Ya, banyak lah kan banyak pertimbangan ya. Ada hal-hal yang tidak bisa juga disampaikan ya. Pertimbangan-pertimbangan tersebut, yang paling penting adalah bukan masalah statusnya, tapi sekali lagi adalah masalah penanganannya," kata Pras.

Pras mengatakan pemerintah merasa penanganan yang dilakukan sejauh ini sudah cukup masif, di mana semua sumber daya nasional dikerahkan.

"Nah itu sementara pilihan yang diambil," kata Pras.

Anggaran Cukup?

Pras mengatakan pemerintah pusat mendukung terhadap pemerintah daerah dari segi anggaran. Ia berujar, Presiden Prabowo secara langsung memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk menyokong sepenuhnya proses penanganan terhadap bencana di Sumatra.

Pras memastikan anggaran tersedia dan cukup untuk menyokong penanganan bencana banjir Sumatra. Ia mengatakan ketersediaan sanah diambil dari Dana Siap Pakai di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tetapi bapak presiden sudah memberikan instruksi secara langsung, apabila Dana Siap Pakai secara jumlah nominal itu perlu dilakukan penambahan maka akan dilakukan penambahan. Dan ini juga termasuk berlaku kepada beberapa K/L terkait, contoh misalnya TNI maupun Kepolisian yang kita semua melihat bahwa TNI maupun Polri salah satu garda terdepan di dalam proses penanganan bencana, yang tentunya itu membutuhkan sumber daya keuangan yang itupun akan kita back up," tutur Pras.

Perlukah Bantuan Asing?

Sementara itu, terkait apakah pemerintah membuka bantuan asing untuk masuk membantu penanganan bencana di Sumatra, Pras menegaskan kesanggupan pemerintah dalam penanganan bencana sehingga belum membuka bantuan asing.

Pras mengaku memang sudah banyak negara-negara sahabat yang memberikan atensi baik menyampaikan keprihatinan maupun menawarkan bantuan. Terkait hal ini, ia mewakili pemerintah menyampaikan terima kasih.

"Namun demikian kita merasa bahwa pemerintah, dalam hal ini kita semua masih sanggup untuk mengatasi seluruh permasalahan yang kita hadapi," kata Pras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PMK Bantah Penjarahan Beras di Sibolga: Bantuan untuk Warga Banjir, Bukan Kerusuhan

Menteri PMK Bantah Penjarahan Beras di Sibolga: Bantuan untuk Warga Banjir, Bukan Kerusuhan

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:40 WIB

Ancaman Serius KLHK, Pemda Perusak Lingkungan Bakal 'Dihukum' Sanksi Berlapis

Ancaman Serius KLHK, Pemda Perusak Lingkungan Bakal 'Dihukum' Sanksi Berlapis

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:22 WIB

Banjir Sumatra Jadi Petaka, KLHK 'Obrak-abrik' Izin, Bakal Panggil Perusahaan Pekan Depan

Banjir Sumatra Jadi Petaka, KLHK 'Obrak-abrik' Izin, Bakal Panggil Perusahaan Pekan Depan

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo

Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK

Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:59 WIB

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG

Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?

DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!

Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:46 WIB

Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar

Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:45 WIB

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:42 WIB

Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?

Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:35 WIB

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB