Paradoks Banjir Sumatra: Menhut Klaim Deforestasi Turun, Ratusan Ribu Hektare Lahan Kritis Terkuak

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 04 Desember 2025 | 15:22 WIB
Paradoks Banjir Sumatra: Menhut Klaim Deforestasi Turun, Ratusan Ribu Hektare Lahan Kritis Terkuak
Menhut Raja Juli Antoni (kanan) dan Wamenhut Rohmat Marzuki dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis (4/12/2025) ANTARA/Prisca Triferna
baca 10 detik
  • Menteri Kehutanan mengklaim deforestasi nasional turun 23,01% menjadi 166.450 hektare per September 2025.
  • Klaim penurunan deforestasi juga terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sesuai paparan di Raker DPR Kamis (4/12/2025).
  • Data lain menunjukkan ratusan ribu hektare lahan kritis dan perubahan tutupan hutan terjadi dalam DAS terdampak banjir.

Suara.com - Di tengah sorotan tajam publik terhadap bencana banjir dahsyat yang menerjang Sumatra, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengklaim laju kerusakan hutan atau deforestasi di tiga provinsi terdampak justru menunjukkan tren penurunan signifikan sepanjang tahun 2025.

Namun, di balik klaim positif tersebut, terungkap data lain dari paparan sang menteri, yakni adanya ratusan ribu hektare lahan kritis dan perubahan masif tutupan hutan di dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) yang kini menjadi pusat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam Rapat Kerja (Raker) yang digelar bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta pada hari Kamis (4/12/2025) ini, Raja Juli Antoni memaparkan bahwa angka deforestasi secara nasional berhasil ditekan. Angkanya turun 23,01 persen, dari 216.216 hektare pada 2024 menjadi 166.450 hektare per September 2025.

Ia menegaskan bahwa tren positif ini juga tercermin di wilayah-wilayah yang sedang dilanda banjir.

"Penurunan deforestasi tersebut juga teridentifikasi pada tiga provinsi terdampak banjir," kata Menhut Raja Juli Antoni.

Secara rinci, Kemenhut mencatat deforestasi di Aceh mengalami penurunan 10,04 persen, dari 11.228 hektare (periode 2023-2024) menjadi 10.100 hektare (periode 2024-September 2025).

Kondisi serupa diklaim terjadi di Sumatra Utara, di mana laju deforestasi turun 13,98 persen dari 7.141 hektare menjadi 6.142 hektare.

Sementara itu, Sumatra Barat mencatatkan penurunan 14 persen, dari 6.634 hektare menjadi 5.705 hektare pada periode yang sama.

Akan tetapi, paparan Menhut tidak berhenti di situ. Ia juga membuka data mengenai 'perubahan tutupan lahan' dari hutan menjadi non-hutan yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019-2024) di dalam 31 DAS yang terdampak banjir.

baca juga

Data inilah yang memberikan gambaran lebih utuh mengenai kondisi ekologis di hulu wilayah bencana.

Di Aceh, misalnya, dalam periode tersebut telah terjadi perubahan tutupan lahan seluas 21.476 hektare. Mirisnya, sebagian besar atau 12.159 hektare perubahan itu terjadi di dalam kawasan hutan negara.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Kementerian Kehutanan mengidentifikasi adanya 217.301 hektare lahan dalam kategori kritis di dalam 31 DAS terdampak banjir di provinsi tersebut, atau mencakup 7,1 persen dari total area.

Pemandangan serupa terlihat di Sumatera Utara. Di 13 DAS yang terdampak banjir, terjadi perubahan tutupan lahan seluas 9.424 hektare selama 2019-2024.

Dari jumlah itu, 3.427 hektare berada di dalam kawasan hutan. Total lahan kritis di wilayah DAS terdampak di Sumut bahkan mencapai 207.482 hektare, atau setara dengan 14,7 persen dari total luasan DAS.

Sementara di Sumatera Barat, wilayah banjir yang berada di 13 DAS mencatatkan perubahan tutupan lahan seluas 1.821 hektare pada periode yang sama, dengan 1.444 hektare di antaranya terjadi di dalam kawasan hutan.

Di wilayah DAS terdampak itu, teridentifikasi lahan kritis seluas 39.816 hektare, atau sekitar 7,0 persen dari total luas DAS yang kini terendam banjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solidaritas untuk Perantau Sumatra: Dari Seniman Gamping hingga Polda DIY Turun Tangan

Solidaritas untuk Perantau Sumatra: Dari Seniman Gamping hingga Polda DIY Turun Tangan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:45 WIB

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:01 WIB

Gibran Tenangkan Pengungsi Banjir Bandang Sumatera, Janjikan Percepatan Pemulihan di Agam

Gibran Tenangkan Pengungsi Banjir Bandang Sumatera, Janjikan Percepatan Pemulihan di Agam

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:14 WIB

Potret Kawasan Aceh Tamian Usai Disapu Banjir Bandang

Potret Kawasan Aceh Tamian Usai Disapu Banjir Bandang

Foto | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:00 WIB

BRI Peduli Tanggap Bencana Banjir Sumatra, Percepat Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

BRI Peduli Tanggap Bencana Banjir Sumatra, Percepat Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 21:25 WIB

Puan Maharani Soal Bantuan Bencana Dilempar dari Heli: Jaga Martabat Korban

Puan Maharani Soal Bantuan Bencana Dilempar dari Heli: Jaga Martabat Korban

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:40 WIB

Akhirnya! Pemerintah Akui Kerusakan Lingkungan Perparah Bencana Banjir Sumatra

Akhirnya! Pemerintah Akui Kerusakan Lingkungan Perparah Bencana Banjir Sumatra

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 22:35 WIB

Terkini

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

×