Bareskrim Tetapkan Tersangka di Kasus Banjir Tapsel, Individu dan Korporasi Terseret

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 06 Januari 2026 | 14:25 WIB
Bareskrim Tetapkan Tersangka di Kasus Banjir Tapsel, Individu dan Korporasi Terseret
Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar]
baca 10 detik
  • Dittipidter Bareskrim menetapkan tersangka perorangan dan korporasi terkait banjir bandang Tapsel akibat kayu gelondongan.
  • Kasus bermula dari temuan kayu di DAS Garoga dan Anggoli, menyebabkan kerusakan signifikan pada jembatan dan jalan.
  • Penyidik menemukan alat berat dan adanya pembukaan lahan curam yang melanggar peraturan lingkungan hidup setempat.

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menetapkan tersangka perorangan dan korporasi dalam kasus kayu gelondongan yang diduga menjadi penyebab banjir bandang di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen M. Irhamni menyebut penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara bersama kejaksaan.

"Sudah, tersangka, dua-duanya (ada perorangan dan korporasi)," kata Irhamni saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2025).

Irhamni belum merinci identitas maupun jumlah pasti tersangka, baik dari unsur individu maupun korporasi. Penyidik masih melengkapi berkas perkara sebelum menyampaikan keterangan lebih lanjut ke publik.

Kasus ini bermula dari temuan kayu gelondongan di daerah aliran sungai (DAS) Garoga, Tapanuli Selatan, hingga Sungai Anggoli, Tapanuli Tengah.

Bareskrim sebelumnya telah menaikkan perkara tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup.

Kasubagops Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Fredya Trihararbakti sebelumnya mengatakan pengungkapan kasus dilakukan bersama Polda Sumut dan sejumlah kementerian serta lembaga terkait.

Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan perubahan bentang alam yang signifikan sebelum dan sesudah banjir.

Dua jembatan, Garoga dan Anggoli, tersapu arus deras hingga terputus. Jalan penghubung yang sebelumnya utuh berubah menjadi aliran sungai baru.

baca juga

"Yang tadinya jalan kemudian menjadi sungai," kata Fredya.

Tim gabungan juga menemukan penumpukan kayu di beberapa titik, terutama di KM 6 dan KM 8. Dari citra udara terlihat bukaan lahan besar disertai longsoran yang dinilai tidak terjadi secara alamiah.

Selain itu, penyidik menemukan satu buldoser dan dua ekskavator yang ditinggalkan tanpa operator di lokasi.

Alat berat tersebut kekinian telah diamankan, sementara penyidik mendalami peran operator dan pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan di lokasi.

Pemeriksaan ahli juga mengidentifikasi kayu karet dan durian yang tercampur material banjir.

Di kawasan itu ditemukan aktivitas pembukaan lahan pada area dengan tingkat kemiringan tertentu yang seharusnya tidak diperbolehkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gotong Royong Membangun Kembali Sumatra dan Aceh yang Diterjang Banjir

Gotong Royong Membangun Kembali Sumatra dan Aceh yang Diterjang Banjir

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:45 WIB

Apakah Aman Membeli Mobil Bekas Banjir? Pelajari Dulu Risikonya

Apakah Aman Membeli Mobil Bekas Banjir? Pelajari Dulu Risikonya

Otomotif | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:26 WIB

Aceh dan Bencana: Ketangguhan di Tanah Serambi Mekkah

Aceh dan Bencana: Ketangguhan di Tanah Serambi Mekkah

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:25 WIB

Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Marak, Ancaman Banjir Bandang Datang

Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Marak, Ancaman Banjir Bandang Datang

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

Pulihkan Transportasi Sumatra: Ratusan Juta Rupiah Disalurkan untuk Korban Banjir Medan-Padang

Pulihkan Transportasi Sumatra: Ratusan Juta Rupiah Disalurkan untuk Korban Banjir Medan-Padang

News | Senin, 05 Januari 2026 | 22:56 WIB

Gegara Banjir, Inflasi Aceh, Sumut, Sumbar Meroket di Akhir Tahun

Gegara Banjir, Inflasi Aceh, Sumut, Sumbar Meroket di Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 19:25 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×