Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 06 Januari 2026 | 15:12 WIB
Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar
Sebuah rumah kontrakan mewah di Jalan Gito Gati, Padukuhan Penen, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang beroperasi nonstop selama 24 jam akhirnya digerebek polisi. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polisi membongkar rumah kontrakan di Jalan Gito Gati, Sleman, Yogyakarta, yang diduga kuat sebagai markas sindikat penipuan online internasional.
  • Kantor ilegal ini beroperasi 24 jam dengan puluhan karyawan dan menggunakan izin usaha yang diterbitkan dari Jawa Barat.
  • Kecurigaan warga didasari aktivitas tak pernah sepi, hingga polisi yang telah mengamati operasi sindikat berbulan-bulan melakukan penggerebekan.

Suara.com - Sebuah rumah kontrakan di kawasan elite Jalan Gito Gati, Sleman, Yogyakarta, yang dari luar tampak biasa saja, ternyata menyimpan aktivitas luar biasa. Polisi baru saja membongkar tempat ini yang diduga kuat menjadi markas operasional sindikat penipuan online (scam) berskala internasional.

Fakta-fakta mengejutkan pun terungkap di balik tembok rumah di Padukuhan Penen, Donoharjo, Kecamatan Ngaglik tersebut. Selain beroperasi tanpa henti selama 24 jam penuh, kantor misterius ini ternyata mengantongi izin usaha dari luar daerah dan telah lama membuat warga sekitar resah dan curiga.

Ketua RW 33 setempat, Wahyu Agung Purnomo, menjadi salah satu saksi kunci saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan. Ia diminta langsung untuk menyaksikan proses penggeledahan dan melihat tumpukan barang bukti yang diamankan dari dalam rumah.

Menurut Wahyu, rumah tersebut baru sekitar satu tahun terakhir disewa oleh pihak pengelola. Sebelumnya, properti itu kerap berganti penyewa.

"Kurang lebih setahun yang lalu, belum lama. Dulu itu memang rumah dikontrakkan," kata Wahyu kepada awak media, Selasa (6/1/2026).

Izin Usaha 'Siluman' dan Kecurigaan Warga

Kejanggalan pertama yang terungkap adalah soal legalitas. Alih-alih mengurus izin di Sleman atau DIY, pengelola kantor ini menggunakan perizinan yang diterbitkan dari lokasi yang sangat jauh, yakni Jawa Barat. Fakta ini menguatkan dugaan bahwa operasi mereka sengaja dibuat sulit untuk dilacak.

"Izinnya juga tidak di Sleman tapi di daerah Jawa Barat," ungkapnya.

Kecurigaan warga sebenarnya sudah muncul sejak lama. Aktivitas di dalam rumah yang tak pernah sepi, ditambah pemandangan puluhan sepeda motor yang selalu terparkir hingga memakan marka jalan, menimbulkan tanda tanya besar di benak masyarakat sekitar.

baca juga

Keluhan ini, kata Wahyu, bahkan sudah disampaikan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan. Satpol PP pun sempat turun tangan untuk menindaklanjuti laporan, namun aktivitas di dalam rumah tersebut tak kunjung berhenti hingga akhirnya digerebek polisi.

Setiap Kamar Penuh Laptop dan Ponsel

Saat diminta menyaksikan penggeledahan, Wahyu melihat dengan mata kepala sendiri betapa masifnya operasi di dalam rumah tersebut. Hampir seluruh ruangan, baik di lantai satu maupun lantai dua, disulap menjadi ruang kerja yang dipenuhi perangkat digital.

Ia menggambarkan pemandangan di mana setiap kamar dijejali meja-meja kerja yang di atasnya terdapat tumpukan laptop dan ponsel, layaknya sebuah kantor perusahaan teknologi.

"Barang bukti berupa beberapa HP dan laptop banyak sekali karena itu ada di lantai bawah dan lantai atas. Setiap kamar itu ada barang buktinya masing-masing di atas meja," tuturnya.

Pihak kepolisian, menurut Wahyu, menyebut bahwa lokasi ini bukanlah target baru. Sindikat ini rupanya telah berada di bawah radar pengawasan aparat selama berbulan-bulan sebelum akhirnya dilakukan penindakan.

"Kasusnya memang sudah diamati berbulan-bulan," imbuhnya.

Untuk menjalankan operasinya selama 24 jam, sindikat ini mempekerjakan puluhan karyawan yang bekerja dalam sistem tiga shift. Diperkirakan ada sekitar 50 hingga 60 orang yang bekerja di lokasi tersebut.

"Kalau kemarin itu info dari kepolisian memang yang mau dimintai keterangan kurang lebih sekitar 50 sampai 60 orang," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga

Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:00 WIB

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:26 WIB

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB

Harga Tiket dan Lokasi On The Rock Jogja, Destinasi Viral Mirip Pantai Pandawa Bali

Harga Tiket dan Lokasi On The Rock Jogja, Destinasi Viral Mirip Pantai Pandawa Bali

Your Say | Senin, 05 Januari 2026 | 11:26 WIB

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 08:25 WIB

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

×