Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:36 WIB
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti dampak serius bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera terhadap sektor pangan dan ekosistem saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komisi IV bersama Menteri Pertanian, Menteri Perikanan, dan Menteri Kehutanan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
  • Ketua Komisi IV DPR RI menyoroti dampak serius banjir Sumatera terhadap sektor pangan dan ekosistem pada Raker 14 Januari 2026.
  • Banjir merusak ribuan hektare lahan produktif, mengakibatkan penurunan produksi pangan secara signifikan dan tekanan ekologis.
  • Penanganan pascabencana harus terintegrasi lintas sektor, mencakup tanggap darurat, rehabilitasi, dan mitigasi jangka panjang.

Suara.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti dampak serius bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera terhadap sektor pangan dan ekosistem.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komisi IV bersama Menteri Pertanian, Menteri Perikanan, dan Menteri Kehutanan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Titiek mengungkapkan bahwa banjir tersebut telah merusak ribuan hektare lahan produktif yang memicu penurunan produksi pangan secara signifikan.

“Bapak ibu yang kami hormati, bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan dampak yang sangat serius, khususnya terhadap sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan. Ribuan hektare lahan pertanian dan perikanan terdampak banjir sehingga produksi pangan terganggu dan mengalami penurunan produksi secara signifikan,” kata Titiek.

Selain kerugian ekonomi, Titiek menekankan adanya tekanan ekologis pada Daerah Aliran Sungai (DAS) yang jika dibiarkan akan mengancam keberlangsungan hidup para pelaku usaha di sektor terkait.

“Di sisi lain, Daerah Aliran Sungai (DAS) juga mengalami tekanan ekologis yang semakin berat. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi, tetapi juga mengancam ketahanan pangan nasional, keberlanjutan mata pencaharian pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan, serta keseimbangan ekosistem lingkungan hidup,” lanjutnya.

Mengingat skala kerusakannya, Titiek menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh dilakukan secara sendiri-sendiri oleh tiap kementerian, melainkan harus terintegrasi.

“Oleh karena itu, penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan pendekatan yang terintegrasi lintas sektor dan berorientasi pada pemulihan jangka pendek sekaligus penguatan ketahanan jangka menengah dan panjang,” tegasnya.

Dalam Raker tersebut, Komisi IV meminta penjelasan komprehensif dari ketiga menteri terkait empat poin utama:

  1. Tanggap Darurat: Langkah pemulihan cepat yang sedang dilakukan di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
  2. Rehabilitasi dan Rekonstruksi: Strategi memulihkan produktivitas, memperbaiki infrastruktur rusak, dan menjaga sumber daya hutan.
  3. Koordinasi Lintas Sektoral: Dukungan anggaran dan kebijakan teknis antara pemerintah pusat dan daerah agar pemulihan tepat sasaran.
  4. Mitigasi Jangka Panjang: Langkah adaptasi melalui pengelolaan tata air, DAS, sistem peringatan dini, serta praktik usaha tani yang tahan terhadap perubahan iklim.

"Raker kali ini untuk memperoleh penjelasan secara komprehensif, khususnya terkait langkah-langkah tanggap darurat dan pemulihan cepat, strategi rehabilitasi, koordinasi lintas kementerian, serta langkah-langkah mitigasi dan adaptasi ke depan guna mengurangi risiko bencana serupa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31 WIB

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09 WIB

KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra

KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:06 WIB

5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan

5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:30 WIB

Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir

Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:24 WIB

Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang

Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:57 WIB

Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik

Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:16 WIB

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:58 WIB

Jejak Sampah Skincare di Balik Wajah Industri Kecantikan

Jejak Sampah Skincare di Balik Wajah Industri Kecantikan

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:00 WIB

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:38 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB