Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:52 WIB
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana. (Dok. Ist)
  • Presiden Prabowo Subianto bertemu pucuk pimpinan TNI di Istana Merdeka pada Jumat (16/1/2026) membahas keamanan regional.
  • Pertemuan tersebut dihadiri Panglima TNI beserta Kepala Staf Angkatan untuk menerima arahan strategis Presiden.
  • Fokus arahan mencakup strategi pertahanan, keamanan, geostrategi, serta pentingnya modernisasi alutsista TNI.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto kembali mengumpulkan jajaran pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/1/2026). Pertemuan ini digelar di tengah dinamika keamanan regional dan agenda modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) yang terus digenjot pemerintah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Panglima TNI beserta Wakil Panglima, serta para Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

“Presiden Prabowo Subianto menerima pertemuan rutin bersama beberapa pejabat utama Tentara Nasional Indonesia (TNI), di antaranya Panglima dan Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara, di Istana Merdeka, Jakarta,” kata Teddy dalam keterangan tertulis pada Sabtu (17/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Pertahanan, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet. Prabowo disebut tidak hanya mendengar laporan, tetapi juga memberikan arahan langsung terkait langkah strategis TNI ke depan.

Menurut Teddy, Presiden menekankan sejumlah isu krusial, mulai dari strategi pertahanan dan keamanan hingga arah geostrategi Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan kawasan.

“Menyampaikan beberapa arahannya sebagai Panglima Tertinggi kepada pucuk pimpinan TNI terkait strategi pertahanan dan keamanan, serta rencana geostrategi mendatang,” ujarnya.

Pertemuan tertutup ini menegaskan pola kepemimpinan Prabowo yang memilih berkomunikasi langsung dengan pimpinan militer. Selain memperkuat koordinasi lintas matra, Prabowo juga menyoroti pentingnya modernisasi pertahanan sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional.

Meski digelar rutin, Istana tidak merinci secara spesifik isu sensitif apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa: Prabowo Minta Langkah Konkret untuk Amankan Bahan Baku Mobil Listrik

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa: Prabowo Minta Langkah Konkret untuk Amankan Bahan Baku Mobil Listrik

Video | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah

Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:25 WIB

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Kubu Nadiem Hadirkan 3 Petinggi Google dari Singapura sebagai Saksi di Sidang Kasus Chromebook

Kubu Nadiem Hadirkan 3 Petinggi Google dari Singapura sebagai Saksi di Sidang Kasus Chromebook

News | Senin, 20 April 2026 | 13:03 WIB

Donald Trump Cari Musuh Baru! Washington Ancam Kuba: Bebaskan Tapol atau Kami Serang

Donald Trump Cari Musuh Baru! Washington Ancam Kuba: Bebaskan Tapol atau Kami Serang

News | Senin, 20 April 2026 | 13:02 WIB

Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!

Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!

News | Senin, 20 April 2026 | 13:01 WIB

3 Fakta Kapal Touska Iran yang Diserang dan Disita AS di Laut Oman

3 Fakta Kapal Touska Iran yang Diserang dan Disita AS di Laut Oman

News | Senin, 20 April 2026 | 13:00 WIB

Kabur Saat Teror Penembakan di Supermarket Kyiv, Dua Polisi Ini Bernasib Apes

Kabur Saat Teror Penembakan di Supermarket Kyiv, Dua Polisi Ini Bernasib Apes

News | Senin, 20 April 2026 | 12:59 WIB

Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, WEF Sebut 44 Persen Skill Pekerja Perlu Diperbarui

Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, WEF Sebut 44 Persen Skill Pekerja Perlu Diperbarui

News | Senin, 20 April 2026 | 12:58 WIB

Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk

Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk

News | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

Terkuak! Motif Pelaku Habisi Nyawa Nus Kei, Dendam Kesumat Pembunuhan Bekasi 2020

Terkuak! Motif Pelaku Habisi Nyawa Nus Kei, Dendam Kesumat Pembunuhan Bekasi 2020

News | Senin, 20 April 2026 | 12:48 WIB

24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?

24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?

News | Senin, 20 April 2026 | 12:38 WIB

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

News | Senin, 20 April 2026 | 12:37 WIB