Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:00 WIB
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyambut usulan e-voting Pilkada, menegaskan kajian mendalam digitalisasi pemilu adalah kewajiban pemerintah.
  • Teknologi suara dan penghitungan elektronik (e-voting dan e-recap) selalu dibahas untuk memangkas proses rekapitulasi suara yang panjang.
  • Pemerintah terbuka mengkaji e-voting asalkan sistemnya sesuai karakter dan budaya bangsa Indonesia, memerlukan kajian bersama semua pihak.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons positif usulan mengenai penerapan sistem e-voting dalam pemilu khususnya Pilkada yang salah satunya disuarakan oleh PDI Perjuangan (PDIP).

Ia menegaskan, bahwa pemerintah memandang kajian mendalam terhadap digitalisasi pemilu adalah sebuah kewajiban demi menciptakan sistem yang lebih efisien.

Ia pun menjelaskan bahwa isu penggunaan teknologi, baik dalam metode pemberian suara (e-voting) maupun proses penghitungan suara (e-recap), selalu menjadi topik utama dalam setiap pembahasan mengenai sistem kepemiluan di Indonesia.

"E-voting sebenarnya setiap tahapan pembahasan sistem pekemiluan kita, itu selalu menjadi salah satu pokok bahasan ya. Baik e-vote yang dimaksud adalah tata cara masyarakat kita memilih, maupun elektronik dari sisi pasca pemilihannya,” ujar Prasetyo Hadi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Prasetyo menyoroti pentingnya teknologi untuk memangkas birokrasi waktu dalam proses rekapitulasi suara yang selama ini dinilai sangat panjang, mulai dari tingkat paling bawah hingga nasional.

"Bagaimana kita memanfaatkan teknologi misalnya, dengan digitalisasi, dengan elektronisasi, untuk memangkas waktu. Recap secara berjenjang mulai dari DPS, BPS, PPK, sampai ke KPU pusat itu kan memang panjang waktunya. Itu selalu menjadi salah satu yang pasti dibahas,” tambahnya.

Terkait desakan untuk mulai mengkaji penerapan e-voting pada hari pencoblosan, Prasetyo menyatakan pemerintah sangat terbuka.

Namun, ia memberikan catatan penting bahwa sistem yang diadopsi harus sesuai dengan karakter dan budaya bangsa Indonesia, bukan sekadar meniru negara lain.

“Menurut kami sebagai pemerintah wajib ya, kita bersama-sama mari semua mencurahkan pemikiran untuk mendesain pemilu kita itu jauh lebih baik lagi. Tetapi, yang paling mendasar adalah bagaimana sistem pemilihan itu mencerminkan sistem yang kita yakini paling tepat untuk bangsa dan negara kita,” tegasnya.

baca juga

Ia mengingatkan bahwa tidak semua sistem yang dianggap berhasil di negara lain otomatis cocok diterapkan di Indonesia.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk partai politik, DPR, hingga akademisi, untuk duduk bersama melakukan kajian.

“Jadi kalau kajian, menurut kami harus. Ya siapapun itu pemerintah, kemudian DPR, kemudian teman-teman akademisi yang memiliki keilmuan dalam sistem kepemiluan. Tapi tujuannya bukan untuk (mengklaim) sistem yang kami gagas itu yang paling benar, tidak. Mari kita mencari sistem yang memang betul-betul itu sesuai dengan budaya karakter bangsa kita,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol

Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:44 WIB

DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD

DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD

News | Senin, 19 Januari 2026 | 13:19 WIB

Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?

Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 13:28 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×