- Jenderal Zhang Youxia, sekutu dekat Xi Jinping, diselidiki karena tuduhan pengkhianatan membocorkan rahasia nuklir Tiongkok kepada CIA.
- Kementerian Pertahanan Tiongkok mengonfirmasi penahanan Zhang dan Jenderal Liu Zhenli atas pelanggaran disiplin serius awal pekan ini.
- Pembersihan ini merupakan bagian kampanye antikorupsi Xi, berisiko stabilitas operasional PLA karena hilangnya personel senior berpengalaman.
Suara.com - Laporan terbaru mengenai pembersihan besar-besaran di tubuh militer China jadi sorotan dunia awal pekan ini.
Jenderal Zhang Youxia, yang selama ini dikenal sebagai sosok paling berpengaruh kedua di angkatan bersenjata China sekaligus sekutu dekat Presiden Xi Jinping, kini berada di bawah penyelidikan ketat.
Ia dituduh melakukan pengkhianatan berat dengan membocorkan rahasia program senjata nuklir Beijing kepada Amerika Serikat.
Laporan yang dirilis oleh The Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (25/1/2026) mengungkapkan bahwa Zhang diduga tidak hanya menjual informasi strategis kepada pihak asing, tetapi juga terlibat dalam praktik suap jabatan yang sistematis di dalam Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Skandal Bocornya Dokumen Nuklir dan Keterlibatan CIA
Menurut sumber-sumber tingkat tinggi yang dikutip dalam pengarahan tersebut, Zhang Youxia dituduh telah menyerahkan data teknis mengenai kapabilitas nuklir China kepada Badan Intelijen Pusat AS (CIA).
Motivasi di balik tindakan ini diduga kuat adalah keuntungan finansial pribadi.
Selain pengkhianatan informasi, Zhang juga diduga menerima suap dalam proses promosi perwira militer.
Salah satu kasus yang mencolok adalah peran Zhang dalam memfasilitasi kenaikan jabatan Li Shangfu menjadi Menteri Pertahanan, sebelum akhirnya Li sendiri dipecat karena kasus korupsi pada tahun 2023 lalu.
Baca Juga: Drama China Falling Into Your Smile: di Balik Profesionalitas Pemain Esports
Langkah hukum terhadap Zhang ini bukan sekadar rumor. Pada Sabtu (24/1/2026), Kementerian Pertahanan Nasional China mengeluarkan pernyataan resmi yang menggemparkan.
Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa dua jenderal bintang empat sedang diproses karena "pelanggaran disiplin dan hukum yang serius."
Tokoh-tokoh yang ditahan adalah:
- Jenderal Zhang Youxia (75): Wakil Ketua Senior Komisi Militer Pusat (CMC) dan anggota Politbiro Partai Komunis China.
- Jenderal Liu Zhenli (61): Kepala Staf Gabungan CMC.
Keduanya kini tidak lagi tampak dalam berbagai pertemuan resmi negara. Absennya kedua jenderal ini di hadapan publik telah memicu spekulasi mengenai keretakan di lingkaran dalam kekuasaan Xi Jinping.
Penyingkiran Zhang Youxia dipandang sebagai momen paling drastis dalam kampanye antikorupsi yang digelorakan Xi Jinping sejak 2012.
Zhang bukan sekadar pejabat biasa; ia adalah "teman masa kecil" Xi dengan latar belakang keluarga yang sama-sama berasal dari veteran revolusi era Mao Zedong.