Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Bella

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:38 WIB
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Petugas BPBD Probolinggo melakukan asesmen setelah cuaca ekstrem yang menerjang di Desa Phosangit Leres, Sabtu (7/2/2026) petang. (BPBD Probolinggo)
  • Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Phosangit Leres, Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu sore (7/2).
  • Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada total 20 rumah warga di Dusun Bringin dan Kukun serta fasilitas umum.
  • BPBD Probolinggo telah melakukan pendataan kerusakan; dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden cuaca tersebut.

Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (7/2) petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan berdampak cukup luas di desa tersebut.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang mengakibatkan puluhan rumah dan fasilitas umum rusak di Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Probolinggo Oemar Sjarif di Probolinggo, seperti dikutip dari Antara, Minggu.

Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan rumah warga tersebar di dua dusun dengan kategori ringan hingga berat. Petugas BPBD telah mencatat jumlah rumah terdampak sebagai dasar penanganan lanjutan.

"Di Dusun Bringin terdapat 12 rumah rusak dan 8 rumah rusak di Dusun Kukun, semuanya yang terdampak di Desa Phosangit Leres," katanya.

Selain rumah warga, angin kencang juga merusak sejumlah fasilitas umum. Bangunan musala Sirojulfalah serta gedung SPPG dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Probolinggo langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Fokus utama penanganan diarahkan pada pendataan kerusakan serta memastikan keselamatan masyarakat.

Oemar menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

"Kami terus memantau perkembangan situasi dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat desa atau BPBD apabila terjadi kejadian serupa, guna mempercepat penanganan dan meminimalisir dampak bencana," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia

Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:21 WIB

7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi

7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:09 WIB

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:51 WIB

Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah

Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah

News | Senin, 02 Februari 2026 | 07:22 WIB

SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat

SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:39 WIB

Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini

Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:44 WIB

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:57 WIB

Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan

Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:14 WIB

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Video | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB