Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Rabu, 11 Februari 2026 | 15:12 WIB
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya membenarkan dana pinjaman Inggris belum dicairkan, meskipun rencana pembangunan kapal sudah ada.
  • Menkeu Trenggono menegaskan dana pembangunan kapal bersumber dari pinjaman luar negeri Pemerintah Inggris (UK).
  • Kesepakatan bilateral Indonesia-Inggris meliputi investasi maritim £4 miliar untuk pembangunan 1.582 kapal dalam negeri.

Ia bahkan menyebut anggaran telah disiapkan, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kan ada yang enggak masuk akal. Uangnya gua keluarin, ordernya enggak ada. Ini apa-apaan. Rugi saya, pak. Kita utang, dialokasi enggak dipakai,” kata Purbaya.

Purbaya menekankan pentingnya penguatan industri perkapalan nasional.

Ia juga menyoroti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia mumpuni, tetapi industri galangan kapal belum berkembang optimal akibat minimnya kesempatan dan kebijakan yang kurang berpihak pada produksi dalam negeri.

Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah kebijakan impor kapal bekas yang menggerus permintaan terhadap kapal buatan lokal.

Ia juga menyoroti rendahnya pemanfaatan belanja pemerintah untuk mendukung galangan domestik, termasuk dalam program peremajaan kapal.

“Ke depan, kalau mau industri kita maju, demand domestik harus diamankan. Presiden bilang ada 2.491 kapal berusia lebih dari 25 tahun, itu pasti akan diganti,” ucapnya dikutip dari siaran pers Kemenkeu.

Purbaya menambahkan bahwa anggaran pengadaan kapal sebenarnya sudah disiapkan, namun belum memberi dampak signifikan bagi industri dalam negeri.

"Kita punya kemampuan, tapi underutilized karena tidak diberi kesempatan. Saya mau dorong pertumbuhan ekonomi, uangnya sudah saya anggarkan,” kata dia.

baca juga

Rencana besar pembangunan kapal di Indonesia sebelumnya telah mendapat dukungan penuh dari Inggris.

Dalam kunjungan kenegaraan ke London pada 20 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Inggris mendukung program pembangunan 1.500 kapal tangkap ikan melalui kerja sama maritim kedua negara.

Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dalam pertemuan bilateral di 10 Downing Street.

“Mereka akan dukung rencana kita membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu,” ujar Presiden.

Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan investasi di bidang maritim dengan Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp91,6 triliun.

Indonesia dan Inggris menyepakati pembangunan 1.582 kapal yang akan diproduksi dalam negeri, yang diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja hingga 600 ribu orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal

Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:11 WIB

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:03 WIB

Penonaktifan PBI BPJS Diprotes, Purbaya Buka Penyebabnya

Penonaktifan PBI BPJS Diprotes, Purbaya Buka Penyebabnya

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×