Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:29 WIB
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
Aktivis senior, Dokter Zulkifli S Ekomei. (Tangkap layar)
  • Aktivis senior Zulkifli S Ekomei mengkritik respons reaktif pemerintah terhadap kritik BEM UGM.
  • Pemerintah seharusnya mengundang Tiyo untuk berdialog daripada menyerang balik soal etika dan diksi.
  • Zulkifli mendesak elite pemerintah menggunakan kritik tersebut sebagai cermin introspeksi dan evaluasi diri.

Suara.com - Sikap reaktif dari lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam merespons kritik tajam dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mendapat sorotan dari aktivis senior, Dokter Zulkifli S Ekomei. Ia menilai pemerintah seharusnya mengedepankan ruang dialog dan introspeksi diri, bukan justru sibuk menyerang balik pemuda tersebut terkait urusan etika.

Zulkifli menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai defensif. Menurutnya, jika Tiyo menyuarakan temuan atau kejanggalan di lapangan terkait program negara, langkah paling bijak bagi penguasa adalah mengundangnya ke meja perundingan.

"Itu yang saya kritisi, justru harusnya (Tiyo) diundang, diajak bicara, berdialog. Itulah konsep bangsa kita, bermusyawarah untuk menyampaikan mufakat," tegas Zulkifli dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, Kamis (26/2/2026).

Lebih lanjut, Zulkifli juga merespons teguran dari pihak Istana yang mempermasalahkan adab dan etika Tiyo. Diketahui, Istana menyoroti penggunaan diksi "rezim yang bodoh dan inkompeten" yang dilontarkan oleh pemuda tersebut. Alih-alih menyalahkan bahasa sang pemuda, Zulkifli justru meminta para elite pemerintahan untuk menjadikan kritik tersebut sebagai cermin untuk evaluasi diri.

"Kalau saya dituduh bodoh, saya introspeksi. Apa benar saya bodoh? Kan begitu. Harus introspeksi. Sudahlah, jangan terlalu diserang ikut menyerang. Kita introspeksi, salah kita banyak kok," ungkapnya.

Secara terbuka dan ksatria, Zulkifli bahkan menyebut bahwa kaum tua saat ini adalah generasi yang gagal. Oleh karena itu, ia mengimbau para senior untuk merangkul kaum muda yang berani bersuara kritis, bukan malah memusuhinya.

"Saya kan selalu ngomong, generasi saya generasi gagal loh. Yang merusak republik ini generasi saya. Nah, sekarang ketika ada anak muda yang mengkritisi generasi saya, ya kita rangkul untuk kita ajak bicara," tambahnya.

Zulkifli berpandangan bahwa karut-marut persoalan bangsa saat ini berakar dari kesalahan sistemik di masa lalu yang mungkin tidak sepenuhnya dipahami oleh Generasi Z seperti Tiyo. Ia menyebut amandemen dasar negara hingga sistem pemilu sebagai salah satu penyebab utamanya.

"Saya yakin mereka (anak muda) nggak tahu bahwa penyebab ini semua itu ketika kita mengkhianati para pendiri negara. Ketika Pancasila dan UUD 45 diganti sehingga kita jadi seperti ini, pemilihan langsung yang membuat bangsa kita terpecah," paparnya.

Sebab itu, Zulkifli mendorong para tokoh senior untuk mengambil peran membimbing kaum muda dengan cara memberikan pemahaman historis yang benar, sekaligus tetap menghargai keberanian mereka dalam menyuarakan kebenaran.

"Kita ajak bicara nih, kita kasih masukan. 'Ini loh, adik-adikku, persoalan sebenarnya terjadi'. Saya salut kalian mau menyampaikan kebenaran itu dulu. Jujur menyampaikan kebenaran itu sudah saya hargai," ujarnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Rakyat Menentang MBG, Justru Disebut Lawan HAM?

Fenomena Rakyat Menentang MBG, Justru Disebut Lawan HAM?

Video | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:00 WIB

Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global

Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 07:25 WIB

Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!

Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:07 WIB

Terkini

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:14 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:01 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB