Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei

Bernadette Sariyem

Minggu, 01 Maret 2026 | 23:21 WIB
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei semasa hidup (kanan) dan Citra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]
  • CIA berhasil mengidentifikasi lokasi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelum serangan AS dan Israel.
  • Pelacakan CIA selama berbulan-bulan mencapai terobosan saat mengidentifikasi pertemuan pukul 09.40 di Teheran.
  • Israel mengonfirmasi keberhasilan serangan udara mereka dipandu oleh intelijen sangat akurat mengenai posisi Khamenei.

Suara.com - Tabir gelap yang menyelimuti operasi militer di jantung Iran mulai tersingkap. Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi lokasi tepat Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

CIA mengetahui posisi Ali Khamenei sesaat sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi.

Kerja sama intelijen ini memberikan data yang disebut-sebut memiliki tingkat "berakurasi tinggi" dalam membentuk keberhasilan operasi tersebut.

Laporan mendalam dari The New York Times, yang mengutip pejabat-pejabat senior yang mengetahui masalah ini, mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil kerja semalam.

Ini adalah puncak dari pengintaian teknis dan manusia yang sangat kompleks di salah satu wilayah yang paling sulit ditembus di dunia.

Pelacakan Berbulan-bulan dan Terobosan Pukul 09.40

Menurut laporan intelijen tersebut, CIA telah melacak pergerakan Ayatollah Ali Khamenei selama berbulan-bulan.

Fokus utama mereka adalah menyempurnakan pemahaman tentang pola keamanan, rute perjalanan, hingga kebiasaan harian sang pemimpin tertinggi.

Data ini dikumpulkan melalui berbagai kanal intelijen mutakhir untuk memetakan setiap kemungkinan celah dalam pengamanan ketat garda Iran.

Terobosan besar terjadi ketika CIA mendapatkan informasi krusial, bahwa Khamenei dijadwalkan menghadiri pertemuan pagi dengan para pejabat senior Iran.

Pertemuan tersebut berlokasi di sebuah kompleks kepemimpinan yang terletak di pusat kota Teheran, sebuah area yang selama ini dianggap sebagai zona paling aman di seluruh Iran.

Setelah intelijen ini dibagikan kepada Israel, kedua negara segera melakukan penyesuaian drastis terhadap rencana operasi mereka.

Citra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]
Citra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]

Awalnya, serangan direncanakan untuk dilakukan di bawah kegelapan malam guna meminimalisir risiko deteksi.

Namun, demi memanfaatkan peluang emas saat Khamenei berada di lokasi yang teridentifikasi, waktu serangan digeser menjadi siang hari, tepatnya pada pukul 9.40 pagi waktu Teheran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih dan CIA dilaporkan menolak untuk memberikan komentar resmi terkait rincian laporan The New York Times tersebut.

Peran Krusial Intelijen Israel (IDF)

Dalam sebuah pernyataan resmi dari militer Israel (IDF), mereka menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini adalah hasil dari sinergi intelijen yang luar biasa akurat.

Kematian Khamenei dipandang sebagai pencapaian strategis terbesar dalam upaya mereka melumpuhkan kekuatan yang mereka sebut sebagai poros teror di kawasan tersebut.

“Ali Khamenei merupakan sasaran operasi oleh Angkatan Udara Israel, yang dipandu intelijen IDF secara akurat. Persisnya saat dia berada di kompleks pemerintahan, Teheran, bersama pejabat senior lain," demikian pernyataan militer Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas

Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 23:01 WIB

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:44 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:43 WIB

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:24 WIB

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:52 WIB

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:28 WIB

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:15 WIB

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:58 WIB

Terkini

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB