Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas

Bangun Santoso

Senin, 02 Maret 2026 | 13:49 WIB
Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [The White House]
baca 10 detik
  • Donald Trump menyatakan rencana strategis transisi kekuasaan Iran pada 1 Maret 2026 pasca operasi militer AS-Israel.
  • Operasi militer gabungan AS dan Israel berhasil melumpuhkan struktur kekuasaan tertinggi, menewaskan Ayatollah Khamenei.
  • Trump mendesak rakyat Iran mengambil alih negara dan mengancam personel keamanan yang menolak menyerah tanpa syarat.

Suara.com - Eskalasi ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mulai melakukan intervensi terhadap masa depan politik Iran.

Langkah ini diambil menyusul serangan militer besar-besaran yang dilancarkan oleh pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang telah melumpuhkan struktur kekuasaan tertinggi di Teheran.

Pada hari Minggu (1/3/2026), Donald Trump menyatakan bahwa dirinya telah menyusun rencana strategis untuk masa transisi kekuasaan di Iran.

Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan publik internasional, Trump mengaku sudah memiliki daftar figur potensial yang dianggap layak untuk menduduki kursi kepemimpinan di negara tersebut.

Hal itu terjadi setelah operasi militer AS berhasil menggulingkan dominasi ulama yang selama puluhan tahun menguasai Iran.

Kepada The New York Times, Trump mengungkapkan bahwa ia memiliki "tiga pilihan yang sangat bagus" untuk memimpin Iran di masa depan.

Meskipun klaim ini memicu spekulasi luas di kalangan diplomat global, Trump memilih untuk tetap merahasiakan identitas ketiga sosok tersebut dari publik untuk saat ini.

"Saya tidak akan mengungkapkannya sekarang," katanya dikutip AFP, Senin (2/3/2026).

Sikap Trump yang masih menyimpan rapat nama-nama calon pemimpin Iran tersebut berkaitan dengan fokus militer AS yang masih berlangsung di lapangan.

baca juga

Trump menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan stabilitas keamanan dan penyelesaian operasi militer secara menyeluruh sebelum mengumumkan langkah politik lebih lanjut.

"Mari kita selesaikan pekerjaan ini dulu," katanya.

Kondisi di Teheran sendiri saat ini dilaporkan sedang berada dalam ketidakpastian total. Serangan udara gabungan AS-Israel sebelumnya telah dikonfirmasi menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei.

Tidak hanya Khamenei, sejumlah petinggi militer dan tokoh politik penting lainnya juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut, termasuk mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

Kehilangan figur-figur sentral ini menciptakan kekosongan kekuasaan yang sangat besar di Republik Islam tersebut.

Melihat situasi yang sedang goyah, Donald Trump memanfaatkan momentum ini untuk berkomunikasi langsung dengan rakyat Iran.

Melalui sebuah pidato video yang disiarkan secara luas, Trump mendesak warga Iran untuk segera bangkit dan mengambil alih kendali negara mereka dari sisa-sisa rezim yang ada.

"Saya menyerukan kepada semua patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini untuk berani, gagah, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda," kata Trump dalam pidato video tersebut.

Seruan Trump ini dinilai sebagai upaya untuk memicu revolusi internal guna mempercepat runtuhnya sistem pemerintahan lama.

Di saat yang sama, militer Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan psikologis dan fisik terhadap kekuatan pertahanan Iran yang masih tersisa.

Markas besar Garda Revolusi (IRGC), yang selama ini menjadi tulang punggung kekuatan militer dan politik Iran, dilaporkan telah hancur total akibat gempuran militer AS.

Seiring dengan hancurnya pusat komando tersebut, Trump mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh personel keamanan Iran yang masih aktif.

Ia memberikan pilihan tegas antara menyerah secara damai atau menghadapi konsekuensi fatal di medan tempur.

"Saya sekali lagi mendesak Garda Revolusi, militer dan polisi Iran untuk meletakkan senjata Anda dan menerima kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti," katanya.

Pernyataan ini merupakan bagian dari strategi maximum pressure yang diterapkan Trump untuk meminimalisir perlawanan bersenjata di sisa-sisa wilayah Iran.

Trump menekankan bahwa tidak akan ada ruang negosiasi bagi mereka yang tetap memilih untuk melakukan perlawanan terhadap pasukan koalisi.

"Itu akan menjadi kematian yang pasti. Itu tidak akan menyenangkan," kata Trump masih dalam video yang sama.

Situasi geopolitik ini kini menjadi perhatian utama masyarakat dunia, termasuk di kota-kota besar Indonesia, mengingat dampak ekonomi dan keamanan global yang bisa ditimbulkan.

Dengan tewasnya tokoh-tokoh kunci seperti Khamenei dan Ahmadinejad, serta hancurnya markas elit Garda Revolusi, peta kekuatan di Timur Tengah dipastikan akan berubah secara permanen di bawah bayang-bayang intervensi politik Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Inggris Bersiap Evakuasi 94.000 Warganya

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Inggris Bersiap Evakuasi 94.000 Warganya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:41 WIB

Orang Dalam FIFA Blak-blakan Nasib Iran di Piala Dunia 2026

Orang Dalam FIFA Blak-blakan Nasib Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 13:36 WIB

Personel Militer AS Tewas, Publik Amerika Tak Dukung Aksi Donald Trump

Personel Militer AS Tewas, Publik Amerika Tak Dukung Aksi Donald Trump

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:35 WIB

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:31 WIB

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:17 WIB

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 12:57 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×