Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:37 WIB
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
Nina Agustina, mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga putri mantan Kapolri Da’i Bachtiar, secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto dok. PSI)
baca 10 detik
  • Nina Agustina, mantan kader PDIP dan putri Da'i Bachtiar, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
  • Kepindahan politik Nina ditandai kunjungan ke Mabes PSI di Jakarta pada Rabu (4/3) dan disambut Kaesang Pangarep.
  • Pertemuan tersebut membahas komitmen bersama untuk memperkuat struktur dukungan PSI, terutama di wilayah Jawa Barat.

Suara.com - Nina Agustina, mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga putri mantan Kapolri Da’i Bachtiar, secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkah politik Nina—yang akrab disapa Nina Bachtiar—ini langsung mencuri perhatian publik. Kehadirannya diprediksi akan membawa angin segar sekaligus memperkuat mesin politik partai yang kini berlogo gajah tersebut.

Prosesi "hijrah" politik ini ditandai dengan kunjungan Nina ke Mabes PSI di Jakarta pada Rabu (4/3). Ia disambut hangat oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang didampingi jajaran elit DPW PSI Jawa Barat, termasuk Ketua DPW Abang Ijo Hafidin dan Sekretaris DPW Sendi Fardiansyah.

Sekretaris DPW PSI Jawa Barat, Sendi Fardiansyah, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni biasa, melainkan langkah strategis partai.

"Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas komitmen bersama untuk memperkuat struktur dan basis dukungan, khususnya di wilayah Jawa Barat," kata Sendi.

Masuknya figur dengan rekam jejak keluarga yang kuat seperti Nina dinilai sebagai amunisi baru bagi PSI. Menurut Sendi, fenomena perpindahan kader adalah hal yang wajar dalam iklim demokrasi yang sehat.

"Bergabungnya figur dengan latar belakang politik dan jangan keluarga yang kuat dinilai dapat memberikan nilai tambah tersendiri bagi PSI dalam menghadapi kontestasi politik mendatang," lanjut Sendi.

Meski telah resmi bergabung, PSI belum membocorkan posisi strategis apa yang akan ditempati oleh Nina Agustina dalam struktur partai.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:14 WIB

Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel

Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 19:59 WIB

Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun

Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun

News | Senin, 02 Maret 2026 | 22:20 WIB

PDIP Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Pemakaman Try Sutrisno

PDIP Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Pemakaman Try Sutrisno

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:00 WIB

Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik

Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×