- Banjir parah melanda RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Minggu (8/3) pagi dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
- Banjir tersebut dipicu curah hujan ekstrem sejak Sabtu malam serta dampak air kiriman dari luapan Kali Sunter.
- BPBD mencatat sedikitnya 39 RT dan 13 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta ikut terendam banjir akibat hujan deras.
Wilayah yang paling parah terkena dampak adalah rumah-rumah yang posisinya berada tepat di bantaran kali.
Di beberapa titik tertentu, kedalaman air bahkan dilaporkan sudah mendekati angka dua meter, yang sangat membahayakan keselamatan warga jika tetap bertahan di dalam rumah.
Adapun RT yang terdampak genangan di RW 04 Cipinang Melayu meliputi RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 7.
Meskipun wilayah ini sudah sering mengalami kejadian serupa setiap tahunnya, banjir kali ini tetap mengejutkan warga karena merupakan kejadian pertama di tahun ini dengan intensitas yang cukup tinggi.
"Itu langganan, kalau banjir pasti mereka terdampak dan ini hanya terjadi di satu RW saja, yaitu RW 4. Tapi untuk tahun ini, ini pertama kalinya kita mengalami banjir," ucap Subagyo.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya secara mandiri untuk mengevakuasi anggota keluarga yang rentan, seperti lansia dan anak-anak.
Terkait bantuan logistik maupun evakuasi resmi dari instansi terkait, pihak pengurus wilayah menyatakan masih dalam proses koordinasi.
Pendataan warga yang terdampak menjadi prioritas sebelum bantuan disalurkan secara merata ke titik-titik pengungsian.
Mengenai bantuan dari pemerintah, Subagyo menyebut hingga kini belum ada bantuan yang masuk ke lokasi.
Baca Juga: Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
Biasanya, bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan warga terdampak dilakukan, terutama jika sudah ada warga yang mengungsi.
Saat ini, fokus utama pengurus RW adalah memantau perkembangan debit air dan memastikan kesiapan lokasi-lokasi yang akan dijadikan tempat pengungsian sementara bagi warga yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati.
Kondisi banjir ternyata tidak hanya terjadi di Cipinang Melayu. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu telah menyebabkan puluhan RT di seluruh Jakarta terendam.
Skala banjir kali ini cukup luas, mencakup wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga beberapa ruas jalan protokol yang menghambat mobilitas warga di hari libur.
"Banjir terjadi akibat hujan deras di Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) sampai dengan Minggu," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.
BPBD mencatat sedikitnya terdapat 39 RT dan 13 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi.