- BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir pada Minggu pagi (8/3/2026) merendam 75 RT dan 19 ruas jalan akibat hujan deras Sabtu malam.
- Genangan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan bervariasi, mencapai ketinggian maksimal 1,7 meter di beberapa titik.
- BPBD mengoordinasikan berbagai dinas untuk menyedot genangan dan mengimbau masyarakat menghubungi 112 saat keadaan darurat.
Di Kelurahan Halim Kampung Melayu, terdapat 19 RT yang terendam dengan ketinggian air mencapai 130 cm.
Sedangkan di Kelurahan Halim Perdana Kusuma, tercatat ada 12 RT yang tergenang dengan ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 70 cm.
19 Ruas Jalan Jakarta yang Tergenang
Selain area pemukiman, banjir juga melumpuhkan akses di 19 ruas jalan penting di Jakarta. Ketinggian air di jalan raya ini berkisar antara 10 cm hingga 120 cm, yang sangat berisiko bagi kendaraan bermotor, terutama roda dua. Berikut adalah daftar jalan yang tergenang:
- Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
- Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
- Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara
- Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan
- Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur
- Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke
- Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat
- Jalan Cileduk Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir
- Jalan Cileduk Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir
- Jalan Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kelurahan Ulujami
- Jalan Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan
- Jalan Beo, Kelurahan Pesanggrahan
- Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami
- Jalan Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kelurahan Kedoya Selatan
- Jalan Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara
- Jalan Rawa Indah RT 003 RW 003, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Karet Pasar Baru Barat I Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat
- Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat
- Jalan Bendungan Hilir, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Upaya ini dilakukan secara maraton guna memastikan air segera surut dan aktivitas warga kembali normal.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," katanya.