Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 10:02 WIB
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
Kim Jong Un foto bersama pasukan Korea Utara (x.com)
baca 10 detik
  • Korea Utara meluncurkan sepuluh rudal balistik misterius ke arah perairan Laut Jepang.

  • Donald Trump dinilai mulai frustrasi karena gagal mengendalikan situasi perang melawan pihak Iran.

  • Struktur pemerintahan Iran tetap solid meskipun serangan militer Amerika Serikat menargetkan para pemimpin.

Suara.com - Stabilitas keamanan dunia saat ini sedang berada dalam titik yang sangat mengkhawatirkan akibat dua gejolak besar.

Pemerintah Korea Selatan memberikan laporan resmi mengenai aktivitas militer terbaru dari tetangganya di wilayah utara, Korea Utara.

Negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut terdeteksi telah melepaskan sekitar 10 unit rudal balistik misterius.

Serangan proyektil tersebut diarahkan menuju kawasan perairan Laut Timur atau yang dikenal sebagai Laut Jepang.

Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2026 di tengah tingginya tensi politik regional.

Pihak otoritas Pyongyang hingga saat ini masih menutup rapat informasi mengenai jenis rudal yang mereka luncurkan.

Aksi ini disinyalir merupakan bentuk protes keras terhadap latihan militer gabungan antara Seoul dan Washington.

Militer Korea Utara sebelumnya sempat mengancam akan memberikan konsekuensi yang sangat mengerikan bagi para lawannya.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan memberikan rincian data mengenai titik asal peluncuran senjata mematikan tersebut.

baca juga

"Sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi yang diluncurkan dari area Sunan di Korea Utara menuju ke Laut Timur sekitar pukul 13.20 waktu setempat," tulis JCS.

Respons Jepang Terhadap Aktivitas Rudal Balistik Pyongyang

Kementerian Pertahanan Jepang turut memberikan konfirmasi resmi mengenai pergerakan senjata udara milik Korea Utara itu.

Pemerintah Jepang segera memantau lintasan proyektil tersebut untuk memastikan keamanan wilayah kedaulatan mereka sendiri.

Melalui saluran komunikasi digital, pihak Tokyo memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai ancaman keamanan ini.

Beberapa saat kemudian pihak Jepang memastikan bahwa seluruh proyektil tersebut telah jatuh ke permukaan laut.

Langkah agresif Korea Utara ini memperburuk hubungan diplomasi dengan Korea Selatan yang kini sedang berada di titik nadir.

Pyongyang bahkan secara terang-terangan menghina setiap upaya perdamaian yang diajukan oleh pihak Seoul belakangan ini.

Kondisi ketidakpastian ini ternyata tidak hanya terjadi di wilayah semenanjung Korea namun juga merembet ke Timur Tengah.

Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump kini sedang berjuang keras menghadapi perlawanan sengit dari pihak Iran.

Trump dinilai sedang mengalami tekanan mental yang luar biasa karena situasi perang yang semakin tidak menentu.

Analisis Pakar Terkait Keputusasaan Donald Trump

Seorang pengamat politik ternama asal Universitas Chicago memberikan pandangannya mengenai kondisi psikologis sang Presiden Amerika Serikat.

Robert Pape menilai bahwa serangan AS ke pusat ekspor minyak Iran merupakan tanda hilangnya kendali strategis.

Trump dianggap sedang berupaya keras untuk merebut kembali dominasi militer yang mulai luntur di kawasan tersebut.

"Sulit untuk memahami pikiran siapa pun, apalagi pikiran Donald Trump," kata Pape.

Kini fokus militer Amerika Serikat tertuju pada Pulau Kharg yang menjadi jantung ekonomi minyak bagi Teheran.

Pulau Kharg memiliki peran vital karena mengelola hampir seluruh total ekspor minyak mentah milik negara Iran.

Awalnya Washington memprediksi bahwa serangan besar-besaran terhadap Iran hanya akan memakan waktu beberapa hari saja.

Namun realita di lapangan menunjukkan bahwa Iran memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dari perkiraan awal.

Ambisi Amerika Serikat dan Israel untuk menghancurkan program nuklir serta meruntuhkan pemerintahan ulama belum juga terwujud.

Meskipun operasi militer tersebut berhasil menewaskan beberapa tokoh kunci Iran, namun sistem pemerintahan mereka tetap kokoh.

Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei ternyata tidak membuat struktur pertahanan Iran menjadi berantakan secara instan.

Negara tersebut telah memiliki mekanisme suksesi kepemimpinan yang sangat terorganisir untuk menghadapi situasi darurat perang.

Majelis Pakar yang terdiri dari puluhan ulama terpilih segera bekerja untuk menentukan arah masa depan negara.

Kombinasi ancaman rudal Korut dan kegagalan AS di Iran kini menjadi sorotan utama dalam dinamika politik internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield

Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:30 WIB

Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir

Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:43 WIB

Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik

Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:06 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×