Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 09:59 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
Pangeran Mohammed bin Salman (MbS). [Reuters/Handout]
baca 10 detik
  • Pangeran MBS mendesak Trump melanjutkan tekanan militer ke Iran demi peluang bersejarah kawasan.

  • Arab Saudi khawatir Iran menjadi negara gagal yang mengancam keamanan stabilitas energi mereka.

  • Kerajaan Saudi secara resmi tetap mengutamakan pembelaan diri dan solusi damai atas konflik.

Netanyahu juga sepakat bahwa Iran merupakan duri dalam daging bagi stabilitas keamanan jangka panjang.

Namun terdapat perbedaan tipis mengenai dampak akhir dari keruntuhan negara Iran bagi kedua sekutu.

Perbedaan Dampak Keamanan Bagi Saudi

Para analis menilai Israel mungkin melihat kekacauan internal Iran sebagai sebuah kemenangan yang cukup manis.

Di sisi lain Arab Saudi justru merasa khawatir jika Iran menjadi negara gagal di masa depan.

Negara yang gagal di perbatasan mereka dianggap sebagai ancaman keamanan yang sangat serius dan langsung.

Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh sejumlah pejabat senior di pemerintahan Saudi maupun Amerika Serikat sendiri.

Ada ketakutan jika konflik ini terus berlarut tanpa ada penyelesaian yang pasti dan cepat.

Risiko Serangan Terhadap Instalasi Minyak

baca juga

Iran berpotensi melancarkan serangan balasan yang jauh lebih menghancurkan terhadap berbagai fasilitas minyak Saudi.

Amerika Serikat juga terancam terjebak dalam pusaran perang tanpa akhir di wilayah padang pasir.

Donald Trump sendiri menunjukkan sikap yang terkadang berubah-ubah dalam menanggapi situasi panas di lapangan.

Terkadang Trump menyatakan perang bisa usai dengan cepat namun di saat lain ia memberi sinyal eskalasi.

Baru-baru ini Trump sempat mengunggah pernyataan melalui akun media sosial pribadinya mengenai proses komunikasi.

Klaim Percakapan Produktif dengan Teheran

Trump mengeklaim bahwa pemerintahannya telah melakukan percakapan produktif dengan pihak Iran secara tertutup dan intensif.

Tujuan dari komunikasi tersebut adalah untuk mencari penyelesaian total atas segala permusuhan yang terjadi.

Meski demikian pihak Iran dengan tegas membantah adanya negosiasi yang sedang berlangsung dengan Washington.

Konsekuensi dari peperangan ini memang sangat masif bagi stabilitas ekonomi nasional Arab Saudi sendiri.

Serangan pesawat nirawak dan rudal telah mengganggu stabilitas pasar minyak global secara signifikan sekali.

Respons Resmi Kerajaan Arab Saudi

Pemerintah Saudi membantah kabar bahwa Pangeran Mohammed bin Salman adalah pihak yang mendorong perpanjangan perang.

Pihak kerajaan merilis pernyataan resmi untuk mengklarifikasi posisi mereka dalam konflik bersenjata yang sedang terjadi.

“Kerajaan Arab Saudi selalu mendukung penyelesaian damai atas konflik ini, bahkan sebelum dimulai,” kata pemerintah Saudi dalam sebuah pernyataan.

Mereka juga menegaskan bahwa komunikasi dengan pemerintahan Donald Trump tetap berjalan sangat erat dan harmonis.

Komitmen Saudi untuk menjaga perdamaian di kawasan diklaim tidak akan pernah berubah sedikit pun juga.

Prioritas Pertahanan Diri Arab Saudi

Fokus utama kerajaan saat ini adalah melindungi kedaulatan rakyat dan seluruh infrastruktur sipil mereka.

“Keprihatinan utama kami saat ini adalah untuk membela diri dari serangan harian terhadap rakyat dan infrastruktur sipil kami,” tambah pemerintah Arab Saudi.

Pihak Saudi menilai Iran lebih memilih melakukan provokasi berbahaya daripada menempuh jalan diplomasi yang tulus.

“Iran telah memilih permainan berbahaya di ambang batas daripada solusi diplomatik yang serius. Ini merugikan setiap pemangku kepentingan yang terlibat, tetapi tidak ada yang lebih dirugikan daripada Iran sendiri,” imbuh pernyataan itu.

Sikap Iran tersebut dinilai merugikan banyak pihak yang berkepentingan di seluruh wilayah Timur Tengah.

Desakan Terhadap Infrastruktur Energi Iran

Trump terkadang terlihat ingin segera menyudahi keterlibatan militer dalam perang yang sangat melelahkan ini.

Namun Pangeran MBS berargumen bahwa menghentikan tekanan sekarang adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal.

MBS mendesak agar serangan difokuskan pada penghancuran infrastruktur energi milik pemerintah Teheran secara total.

Langkah ini bertujuan untuk melemahkan kekuatan finansial dan operasional rezim Iran dari dalam secara sistematis.

Dengan demikian pengaruh Iran di kawasan diharapkan dapat berkurang secara drastis dalam waktu singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman

Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:16 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB