Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Bernadette Sariyem

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
Kolase foto PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) lambang dinas intelijen Israel Mossad (tengah) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Rencana Mossad yang dipresentasikan kepada Netanyahu dan Trump bertujuan memicu keruntuhan rezim Iran melalui pembunuhan terarah segera setelah perang dimulai.
  • Skenario intelijen tersebut gagal total karena rakyat Iran tidak memberontak akibat tingginya rasa takut terhadap aparat keamanan negara.
  • Kegagalan rencana memicu ketegangan antara Netanyahu dan Trump, serta terhambatnya operasi Kurdi karena penolakan Amerika Serikat.

Keyakinan bahwa Israel dan AS dapat mengobarkan pemberontakan massal kini dianggap sebagai kelemahan mendasar dalam persiapan perang.

Alih-alih runtuh, pemerintah Iran justru memperkuat posisinya dan meningkatkan eskalasi konflik dengan menyerang balik pangkalan militer, kota-kota, dan kapal-kapal di sekitar Teluk Persia.

Netanyahu kini dilaporkan mulai mengekspresikan rasa frustrasinya secara tertutup, karena janji-janji Mossad tidak membuahkan hasil.

Dalam satu pertemuan keamanan beberapa hari setelah perang dimulai, sang perdana menteri mengeluh bahwa Trump mungkin akan memutuskan untuk mengakhiri perang kapan saja, sementara operasi Mossad belum menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.

Netanyahu tetap bersikeras kampanye udara harus dibantu oleh kekuatan di darat untuk mencapai perubahan politik.

“Anda tidak bisa melakukan revolusi dari udara,” tegasnya dalam konferensi pers hari Kamis pekan lalu.

Ia menambahkan, “Harus ada komponen darat juga. Ada banyak kemungkinan untuk komponen darat ini, dan saya mengambil kebebasan untuk tidak membagikan kepada Anda semua kemungkinan tersebut.”

Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]
Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]

Skeptisime Intelijen dan Faktor Senapan Mesin

Kegagalan skenario ini sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak pihak. Para pemimpin militer AS telah memperingatkan Trump, warga Iran tidak akan turun ke jalan untuk memprotes saat bom-bom Amerika dan Israel jatuh di atas kepala mereka.

baca juga

Analis intelijen dari AMAN (intelijen militer Israel) juga meragukan serangan tersebut akan memicu perang saudara.

Nate Swanson, mantan pejabat Departemen Luar Negeri yang pernah berada di tim negosiasi Iran, menyebut bahwa rakyat Iran lebih memilih bertahan hidup daripada mati dalam pemberontakan yang tidak bersenjata.

Trump sendiri tampaknya mulai menyadari realitas ini setelah dua minggu perang berjalan. Pada 12 Maret, ia mengakui bahwa pasukan keamanan Iran berada di jalanan dengan “menembaki orang-orang dengan senapan mesin jika mereka ingin memprotes.”

Lebih lanjut, Trump menyatakan kekhawatirannya di Fox News Radio, “Jadi saya benar-benar berpikir itu adalah rintangan besar yang harus didaki bagi orang-orang yang tidak memiliki senjata. Saya pikir itu adalah rintangan yang sangat besar. Jadi itu akan terjadi, tapi mungkin tidak akan terjadi segera.”

"Opsi Kurdi" dan Keretakan Hubungan Sekutu

Salah satu elemen rahasia Mossad adalah mendukung invasi oleh kelompok milisi Kurdi Iran yang berbasis di Irak utara.

Selama hari-hari pertama perang, jet tempur Israel membombardir target polisi dan militer di Iran barat laut untuk membuka jalan bagi pasukan Kurdi.

Namun, langkah ini justru memicu ketegangan dengan Turki, sekutu NATO yang sangat menentang operasi bersenjata Kurdi.

Trump akhirnya secara eksplisit melarang para pemimpin Kurdi untuk mengirim milisi ke dalam Iran karena tidak ingin melihat mereka terbunuh.

Bahkan, Bafel Talabani, presiden dari salah satu partai politik utama Kurdi Irak, memperingatkan bahwa masuknya pasukan luar justru bisa menyatukan rakyat Iran untuk melawan gerakan separatis tersebut karena rasa nasionalisme yang kuat.

Meskipun harapan akan revolusi memudar, beberapa pejabat Israel masih mencoba optimis. Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, menyatakan di CNN bahwa perang ini harus diakhiri dengan peran aktif orang lokal.

“Saya pikir kita butuh pasukan di darat, tapi itu haruslah pasukan Iran... Dan saya pikir mereka akan datang,” ungkapnya.

Tapi bagi banyak pengamat, pernyataan ini terdengar lebih seperti harapan yang sulit terwujud daripada sebuah strategi militer yang matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:34 WIB

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:22 WIB

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:45 WIB

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

×