Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:56 WIB
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin. (tangkap layar/ ist)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya mengungkap pembunuhan karyawan ayam goreng (AH) di Bekasi akibat penolakan rencana pencurian.
  • Pelaku (DS dan S) awalnya ingin mencuri mobil majikan, namun beralih target karena pengamanan ketat.
  • Kedua tersangka pembunuhan kini telah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan seorang karyawan ayam goreng, di kawasan Kabupaten Bekasi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, korban berinisial AH dibunuh oleh kedua pelaku lantaran ogah mengikuti rencana pencurian.

Kedua pelaku merencanakan pencurian terhadap mobil pemilik kios tempat mereka bekerja usai ditinggal mudik

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. 

Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," kata Iman, saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, pelaku awalnya ingin menguasai mobil milik majikan. Namun rencana berubah karena pengamanan ketat.

"(Motif) Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," ujar dia.

"Namun tetap si korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut," sambung dia.

Kekinian kedua pelaku telah tertangkap dan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Meski demikian, hingga saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut.

baca juga

"Saat ini, kedua tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya," pungkasnya.

Diketahui kedua pelaku berinisial DS alias A, dan S. Mereka merupakan orang yang bertugas menggoreng ayam, sementara korban merupakan penjaga kios.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pemilik usaha bernama Elen Saputra dirinya memiliki tiga orang karyawan. Ketiganya tinggal di ruko tersebut.

"Sebelum kejadian, pemilik usaha bersama keluarganya diketahui pulang kampung ke Cilacap pada Rabu malam, 18 Maret 2026," katanya.

Saat itu, dua karyawannya, SMN dan ANC, juga berencana pulang ke kampung masing-masing. Sementara korban tetap tinggal di ruko karena tidak memiliki keluarga.

Namun, situasi berubah mencurigakan saat pemilik kembali ke lokasi dan menemukan jasad di dalam freezer penyimpanan daging ayam. Korban diduga kuat adalah Abdul Hamid, berdasarkan ciri-ciri fisik yang dikenali.

Lebih mencurigakan lagi, dua karyawan lainnya, SMN dan ANC, tidak dapat dihubungi. Nomor telepon keduanya sudah tidak aktif.

Pemilik usaha juga melaporkan adanya barang yang hilang, yakni dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario, serta uang tunai sebesar Rp500 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×