Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Bella | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
Ilustrasi- penganiayaan dan pengeroyokan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
  • Polda Metro Jaya mengklarifikasi keributan antara tersangka kekerasan seksual F dan simpatisan korban pada Kamis, 26 Maret 2026.
  • Insiden dipicu kekecewaan korban atas sikap tersangka F yang tidak kooperatif saat proses konfrontasi di Direktorat PPA.
  • Subdit Jatanras menangkap empat pelaku pengeroyokan terhadap rekan tersangka F yang menyebabkan korban mengalami sejumlah luka fisik memar.

Suara.com - Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa keributan dan dugaan pengeroyokan yang terjadi di lingkungan kepolisian pada Kamis (26/3/2026) lalu. Peristiwa ini melibatkan saudara F, yang merupakan tersangka kasus tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kekecewaan pihak korban pelecehan seksual saat dilakukan proses konfrontasi antara korban dan tersangka F.

Kronologi Pengeroyokan di Area PPA

Keributan pecah saat penyidik melakukan agenda konfrontasi antara F dan korban di Direktorat PPA dan PPO pada Kamis (26/3/2026) siang. Saat itu, kedua belah pihak membawa pendamping dan simpatisan.

“Pada saat dilakukan konfrontasi, terjadi perdebatan. Yang bersangkutan (tersangka F) tidak mengakui perbuatan dan lain-lain sehingga pihak korban kecewa, muncul cekcok, dan terjadi keributan ringan. Hal tersebut segera dapat diatasi oleh penyidik,” ujar Budi dalam keterangannya kepada awak media di Polda Metro Jaya, Rabu (1/4/2026).

Namun, keributan meluas ke area luar ruang penyidik. Rekan tersangka F berinisial R dan tersangka F sendiri menjadi sasaran amuk simpatisan korban yang merasa tidak puas dengan sikap F yang dinilai tidak kooperatif.

“Jadi ada dua lokasi, satu di lobi PPA dan satu di depan ruang penyidik. Bukan di dalam ruangan penyidik. Ada rasa kekecewaan dari pihak korban kekerasan seksual bahwa yang bersangkutan tidak kooperatif, tidak datang, serta membantah perbuatan yang dia lakukan,” kata Budi.

Empat Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bergerak cepat mengamankan empat orang pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban R (rekan F) mengalami luka memar dan pencekikan.

Adapun keempat orang yang ditangkap adalah:

HT, memukul dan menanduk dada korban R serta menampar pipi F. Lalu AT, mendorong korban R. Sementara I, memukul perut, memiting R, dan memukul kepala F. Adapun AK: Mendorong dan memukul saudara F.

Polisi: Jangan Bawa ke Ranah SARA

Polda Metro Jaya menghimbau masyarakat agar tetap objektif dan tidak terprovokasi oleh narasi yang beredar di media sosial, terutama yang membawa unsur SARA atau penggiringan opini (framing).

“Kami menghimbau agar kita semua bijak terkait berita-berita ataupun framing yang dibuat seolah-olah sebagai korban penganiayaan. Benar, menjadi korban (pengeroyokan), tetapi dalam perkara tindak pidana kekerasan seksual, yang bersangkutan merupakan tersangka,” pungkas Budi.

Pihak kepolisian juga mengingatkan agar peristiwa ini tidak dijadikan alat untuk menghambat penyidikan utama (obstruction of justice).

Hingga saat ini, berkas perkara pelecehan seksual dengan tersangka F masih dalam tahap penelitian oleh Jaksa Penuntut Umum (P-19) untuk pemenuhan kelengkapan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pengadilan.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:46 WIB

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:09 WIB

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:24 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Polda Metro Bungkam Ditanya Alasan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI

Polda Metro Bungkam Ditanya Alasan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:42 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:56 WIB

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB