BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

Bangun Santoso

Minggu, 05 April 2026 | 14:05 WIB
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
benda bercahaya di langit bikin heboh warga Lampung. [istimewa]
baca 10 detik
  • BRIN menyatakan benda langit misterius yang terlihat di Lampung pada Sabtu (4/4) merupakan sampah antariksa bekas roket China.
  • Objek tersebut pecah di atmosfer akibat gesekan panas ekstrem saat melintasi wilayah udara Indonesia menuju Samudera Hindia.
  • Analisis data orbit memastikan fenomena tersebut adalah sampah antariksa, bukan meteor alami ataupun aktivitas objek supranatural lainnya.

Suara.com - Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyebut benda langit misterius yang melintasi wilayah udara Lampung sebagaimana terlihat dalam video viral di media sosial pada Sabtu (4/4) merupakan sampah antariksa.

Fenomena ini sempat memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet setelah rekaman amatir yang menunjukkan objek bercahaya pecah di langit tersebar luas di berbagai platform digital.

Kepastian mengenai asal-usul objek tersebut disampaikan langsung oleh pihak BRIN setelah melakukan serangkaian analisis terhadap data lintasan objek di luar angkasa.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Minggu (5/4/2026).

Thomas menjelaskan sampah antariksa tersebut merupakan bekas roket China CZ-3B yang meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia.

Roket Long March 3B atau CZ-3B merupakan kendaraan peluncur generasi tua milik China yang sering digunakan untuk mengirimkan satelit komunikasi ke orbit transfer geostasioner.

Bekas komponen roket ini memang kerap menjadi sampah antariksa yang sewaktu-waktu dapat kembali masuk ke atmosfer bumi secara tidak terkendali.

Berdasarkan pemantauan global, objek ini telah terdeteksi oleh sistem pelacakan benda langit internasional sebelum akhirnya jatuh di wilayah Indonesia.

"Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," ujarnya.

baca juga

Space-Track sendiri merupakan pangkalan data publik yang dikelola oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk memantau ribuan objek buatan manusia di orbit bumi.

Thomas menjelaskan objek tersebut sekitar pukul 19:56 WIB ketinggiannya turun hingga mencapai ketinggian di bawah 120 km, sehingga dapat disaksikan oleh warga.

Pada ketinggian tersebut, objek mulai bergesekan dengan lapisan atmosfer bumi yang lebih tebal.

Gesekan ekstrem ini menghasilkan panas yang sangat tinggi sehingga material logam roket mulai berpijar dan terlihat seperti bola api atau meteor oleh pengamat di darat.

Proses hancurnya benda tersebut di langit merupakan fenomena alamiah saat benda buatan manusia kembali masuk ke bumi tanpa pelindung panas.

"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tutur Thomas Djamaluddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret

Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:44 WIB

BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan

BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:58 WIB

BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?

BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:57 WIB

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:54 WIB

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×