Ketum HMI Jabar Siti Nurhayati Ngaku Diteror Usai Bela Andrie Yunus, Keluarga Sempat Mengungsi

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 14:30 WIB
Ketum HMI Jabar Siti Nurhayati Ngaku Diteror Usai Bela Andrie Yunus, Keluarga Sempat Mengungsi
Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy. (tangkap layar)
  • Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menerima teror intimidasi setelah mengunggah solidaritas untuk aktivis Andrie Yunus.
  • Siti menolak tawaran perlindungan polisi dan pendekatan oknum militer agar tidak terseret dalam konflik kepentingan antar-institusi tersebut.
  • Siti sempat mengungsikan keluarganya demi keamanan namun tetap menolak menghapus video kritik demi tegaknya keadilan bagi korban.

Suara.com - Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy, mengungkap pengalaman pahit berupa teror dan intimidasi yang menimpanya. Teror tersebut muncul tak lama setelah ia mengunggah konten solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras.

Siti menceritakan bahwa ancaman tersebut datang melalui pesan singkat WhatsApp dan Direct Message (DM) Instagram pada 21 Maret 2026, tepat setelah ia mengunggah video pernyataan sikap.

“Di situ instruksinya saya harus diam, terus juga harus menghapus videonya, menyebutkan posisi ibu saya. Jika saya tidak menghapus videonya, saya akan bernasib sama seperti Bang Andrie,” ujar Siti dalam podcast Madilog di kanal Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (8/4/2026).

Didekati Dua Institusi

Pasca menerima teror tersebut, Siti mengaku didatangi pihak kepolisian dari bagian Cyber yang menawarkan perlindungan sekaligus meminta data. Namun, ia secara tegas menolak untuk membuat laporan resmi karena tidak ingin perhatiannya teralihkan dari substansi kasus Andrie Yunus.

“Saya di situ tegas menolak untuk tidak melaporkan karena alasannya pertama saya tidak mau terdistraksi untuk mengawal substansi dari kasus tersebut… kemudian saya tidak ingin menjadi peluru lah untuk kepentingan instansi terkait,” tuturnya.

Tak hanya kepolisian, dua minggu kemudian Siti mengaku dihubungi oleh pihak Kodim Jawa Barat dan BAIS. Dalam komunikasi tersebut, muncul narasi yang menurutnya mengindikasikan adanya persaingan kepentingan antar-institusi.

“Mereka melontarkan bahwa kalau misalkan ini tidak jelas berarti dimainkan oleh ‘sebelah’. Saya kan di situ bertanya sebelah itu siapa? Mereka bilang ya ‘cokelat’ lah karena kita ‘loreng’,” ungkap Siti menirukan percakapan dengan oknum tersebut.

Siti menegaskan dirinya tidak ingin masuk dalam pusaran konflik atau kepentingan antar lembaga tersebut.

“Saya bilang ya tidak peduli lah, saya enggak peduli dengan kepentingan kalian dan semuanya… Saya tidak memberikan data tersebut. Saya tidak ingin terbelenggu oleh kepentingan instansi-instansi tersebut,” tambahnya.

Keluarga Sempat Mengungsi

Meski mengaku tidak merasa takut, Siti mengatakan teror tersebut sempat mengguncang keluarganya, terutama karena sang ibu ikut disebut dalam ancaman.

Khawatir akan keselamatan orang tuanya, Siti bahkan memutuskan untuk mengosongkan rumah sementara waktu dan membawa keluarganya mengungsi.

“Sempat mengungsi selama seminggu lebih lah. Jadi rumah tempat tinggal dikosongin semua sekeluarga, saya bawa biar saya juga tetap lantang menyuarakan ini biar tidak terdistraksi,” jelasnya.

Siti juga mengungkap bahwa orang tuanya sempat terkejut ketika aparat kepolisian datang ke rumah setelah peristiwa teror tersebut. Sang ibu bahkan sempat meminta agar video yang diunggahnya di media sosial dihapus demi alasan keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:18 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Terkini

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:19 WIB

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:10 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:54 WIB

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:48 WIB

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB