Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 15:53 WIB
Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia
Ilustrasi Sampah plastik di Dasar Laut (freepik/freepik)

Suara.com - Mikroplastik kini menjadi ancaman nyata yang kian meluas. Pada 2024, Indonesia tercatat sebagai penyumbang polusi plastik terbesar ketiga di dunia dengan total 3,4 juta metrik ton per tahun, menurut laporan Ecoton.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui penemuan terbarunya mengungkapkan bahwa limbah plastik kini tidak hanya ditemukan di wilayah pesisir, tetapi juga telah menyebar hingga ke dasar laut. Padahal, selama ini laut kerap dianggap sebagai wilayah yang sulit tersentuh oleh polusi. 

Jejak Polusi Manusia Mencapai Dasar Samudera 

Melalui 11 stasiun pengamatannya yang tersebar di Selat Makassar hingga Selat Lombok, peneliti menemukan sekitar 1,062 partikel mikroplastik dalam setiap 1 persen air laut. Temuan ini menunjukkan bahwa mikroplastik telah menyebar secara luas di perairan Indonesia, dengan lebih dari  90 persen mikroplastik yang ditemukan berbentuk serat atau fiber yang umumnya ditemukan pada limbah tekstil. 

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), limbah tekstil menyumbang sekitar 2,63 persen dari total sampah nasional. Meskipun persentasenya terlihat kecil, tetapi dampak yang ditimbulkan sangat besar. Fenomena ini juga semakin diperparah oleh praktik fast fashion. Berdasarkan laporan greenmatch.co.uk (8/4/2026),  sebanyak 60 persen kain yang digunakan berasal dari nilon dan poliester yang tidak bisa terurai secara alami. 

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Laut Dalam, BRIN, Corry Yanti Manullang, menyatakan bahwa keberadaan mikroplastik juga disebabkan oleh kegiatan mencuci pakaian. Dimana serat-serat kain yang ada dapat terlepas dan mengalir masuk ke sistem perairan. 

“Baju yang kita pakai juga bisa menghasilkan mikroplastik. Saat dicuci, serat-serat kecil dari kain sintetis dapat terlepas dan akhirnya masuk ke sistem perairan,” Ucap Corry.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, pencemaran mikroplastik akan semakin parah dan berpotensi membahayakan ekosistem laut

Ancaman Nyata Bagi Ekosistem Laut 

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mikroplastik telah mencapai kedalaman hingga  2.450 meter di jalur utama arus lintas Indonesia atau Indonesian Through Flow (ITF). Kawasan ini merupakan bagian penting dari segitiga karang atau coral triangle yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati. 

Oleh karena itu, keberadaan mikroplastik tentunya menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut. Bahkan, mikroplastik telah ditemukan dalam tubuh organisme laut, seperti kopepoda. Temuan ini meningkatkan kemungkinan mikroplastik ikut terkonsumsi oleh manusia. 

Hasil penelitian tentang mikroplastik ini diharapkan bisa membuat masyarakat lebih sadar betapa pentingnya permasalahan mikroplastik. Dimana tidak hanya merusak laut, tetapi juga berpotensi untuk masuk ke dalam tubuh kita. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paragon Resmikan Empties Station di Halte CSW, Dorong Pengelolaan Sampah Kosmetik Berkelanjutan

Paragon Resmikan Empties Station di Halte CSW, Dorong Pengelolaan Sampah Kosmetik Berkelanjutan

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 18:24 WIB

Bukan Sekadar Tren, Bisnis Hijau Ternyata Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bukan Sekadar Tren, Bisnis Hijau Ternyata Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 15:35 WIB

Mencari Cukup di Tengah Riuh Kota: Perjalanan Nada Arini Jalani Sustainable Living

Mencari Cukup di Tengah Riuh Kota: Perjalanan Nada Arini Jalani Sustainable Living

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 15:28 WIB

Terkini

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:46 WIB

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:44 WIB

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:36 WIB

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:35 WIB

BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:27 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:10 WIB