Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

M Nurhadi

Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Israel melancarkan serangan udara besar di Lebanon pada Rabu (8/4/2026), menewaskan 254 orang dan memicu eskalasi militer regional.
  • Perbedaan persepsi ruang lingkup gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mengancam kelancaran perundingan damai di Islamabad.
  • Konflik tersebut berdampak pada jatuhnya harga minyak dunia sebesar 14 persen serta penutupan akses strategis Selat Hormuz oleh Iran.

Suara.com - Harapan akan perdamaian permanen di Timur Tengah kini berada di ujung tanduk. Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru saja mengumumkan gencatan senjata pada Selasa lalu, eskalasi militer justru meningkat tajam di wilayah Lebanon.

Pada Rabu (8/4/2026) waktu setempat, Israel melancarkan serangan udara terdahsyatnya yang menewaskan ratusan orang, memicu ancaman balasan dari Teheran dan keraguan besar akan keberlangsungan perundingan damai yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu mendatang.

Negosiator utama Iran sekaligus Ketua Parlemen, Mohammed Bager Qalibaf, menyatakan bahwa melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat dalam situasi saat ini adalah hal yang "tidak masuk akal."

Pihak Iran menilai Israel telah melanggar kesepakatan gencatan senjata melalui intensifikasi serangan terhadap milisi Hizbullah yang didukung Teheran.

Di sisi lain, Iran juga menuding Amerika Serikat melanggar semangat perjanjian dengan terus mendesak Iran menghentikan program nuklirnya sebagai syarat utama.

"Dalam situasi seperti itu, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidaklah masuk akal," tegas Qalibaf dalam pernyataan resminya.

Perselisihan Definisi Wilayah Gencatan Senjata

Pangkal dari ketegangan terbaru ini adalah adanya perbedaan persepsi mengenai ruang lingkup geografis gencatan senjata. Pemerintah Israel dan Amerika Serikat menegaskan bahwa kesepakatan dua minggu yang diumumkan Trump hanya berlaku untuk konflik langsung antara AS-Israel dengan Iran, namun tidak mencakup operasi militer di Lebanon.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengonfirmasi bahwa pasukannya tidak akan berhenti menggempur posisi Hizbullah.

baca juga

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, yang dijadwalkan memimpin delegasi AS dalam perundingan mendatang, memberikan pernyataan senada saat berada di Budapest.

"Saya rasa Iran mengira gencatan senjata itu mencakup Lebanon, padahal sebenarnya tidak." ujar Vance kepada wartawan, dikutip via Reuters.

Situasi di lapangan menunjukkan dampak kemanusiaan yang sangat berat. Layanan pertahanan sipil Lebanon melaporkan sedikitnya 254 orang tewas akibat serangan Israel sepanjang hari Rabu.

Beirut menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi mencapai 91 orang. Sejumlah warga menyatakan bahwa serangan udara Israel kali ini terjadi secara mendadak tanpa adanya peringatan evakuasi yang biasa diberikan sebelumnya.

Sebagai respons, kelompok Hizbullah mengumumkan pada Kamis dini hari bahwa mereka telah meluncurkan roket ke wilayah Israel utara sebagai aksi balasan atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Gejolak Pasar Global dan Krisis Energi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Video | Kamis, 09 April 2026 | 14:42 WIB

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:36 WIB

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:30 WIB

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 07:27 WIB

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:20 WIB

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

News | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

Riau | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:14 WIB

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 07:07 WIB

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

News | Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

×