Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

M Nurhadi

Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Israel melancarkan serangan udara besar di Lebanon pada Rabu (8/4/2026), menewaskan 254 orang dan memicu eskalasi militer regional.
  • Perbedaan persepsi ruang lingkup gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mengancam kelancaran perundingan damai di Islamabad.
  • Konflik tersebut berdampak pada jatuhnya harga minyak dunia sebesar 14 persen serta penutupan akses strategis Selat Hormuz oleh Iran.

Meskipun situasi keamanan di darat memburuk, pasar keuangan global memberikan reaksi yang beragam namun signifikan. Indeks saham dunia dilaporkan melonjak sementara harga minyak mentah justru jatuh hingga 14 persen ke level sekitar $95 per barel.

Sebelumnya, harga minyak sempat menyentuh titik terendah di angka $90,40 per barel pasca-pengumuman kesepakatan awal pekan ini.

Kendati demikian, harga minyak patokan Brent tetap bertahan sekitar $25 lebih tinggi dibandingkan periode sebelum serangan gabungan AS-Israel dimulai pada akhir Februari lalu.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah mengubah dinamika kekuatan energi di kawasan Teluk secara permanen. Hingga saat ini, Selat Hormuz tetap ditutup bagi kapal-kapal yang tidak memiliki izin khusus.

Angkatan Laut Garda Revolusi Iran bahkan merilis peta rute alternatif guna menghindari ranjau laut, sebuah langkah yang diinterpretasikan sebagai penegasan kendali Teheran atas jalur logistik energi global.

Selain masalah Lebanon, isu program nuklir Iran tetap menjadi duri dalam daging bagi upaya diplomasi. Presiden Donald Trump mengklaim melalui media sosial bahwa Iran telah setuju untuk menghentikan pengayaan uranium dan menyerahkan stok yang ada.

"Amerika Serikat, bekerja sama dengan Iran, akan menggali dan menyingkirkan semua 'Debu' Nuklir yang terkubur dalam-dalam...," tulis Trump.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Qalibaf yang menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan gencatan senjata yang dipahami Iran, mereka tetap diizinkan melanjutkan aktivitas pengayaan uranium.

Ketidaksamaan pandangan ini menunjukkan bahwa masalah fundamental antara kedua negara belum tersentuh meskipun kedua belah pihak sempat mendeklarasikan "kemenangan" atas perang lima minggu yang telah menelan ribuan korban jiwa tersebut.

baca juga

Dunia internasional merespons situasi ini dengan kecemasan. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam keras serangan Israel di Lebanon dan menyebutnya sebagai serangan yang membabi buta.

Ia menegaskan melalui pernyataan di platform X bahwa Lebanon harus sepenuhnya dicakup dalam kesepakatan gencatan senjata demi stabilitas regional.

Sementara itu, pemimpin dari 13 negara Eropa, Jepang, dan Kanada mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak segera diakhirinya permusuhan untuk mencegah krisis energi global yang lebih parah.

Di dalam negeri Iran, ribuan warga turun ke jalan untuk merayakan jeda serangan, namun suasana tersebut dibayangi oleh ketidakpastian.

Banyak warga yang meragukan apakah diplomasi akan benar-benar berhasil di bawah bayang-bayang kebijakan luar negeri Trump yang dinamis dan sikap keras militer Israel.

Kini, perhatian tertuju pada pertemuan di Islamabad hari Sabtu. Jika tidak ada kompromi mengenai status Lebanon dan transparansi program nuklir, gencatan senjata dua minggu ini kemungkinan besar hanya akan menjadi jeda singkat sebelum konflik yang lebih besar kembali berkobar di Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Video | Kamis, 09 April 2026 | 14:42 WIB

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:36 WIB

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

×